Senin, 28 Desember 2015

Menelusuri Zaman Purbakala di Sangiran


Sangiran - Warisan Budaya Dunia 0.593
foto : dokumen pribadi

Dinosaurus, tyranosaurus, teori evolusi, Homo sapiens, hmm apa lagi ya ? Semua hal ini sangat berkaitan erat dengan kehidupan di zaman purba. Nah berbicara tentang zaman purba, ada sebuah situs budaya dan wisata yang menarik di daerah Sangiran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Mungkin teman-teman suudah sering mendengarnya kan ? Ya, tempat wisata ini memang sudah sangat terkenal di Indonesia. Nah kali ini ingin bercerita sedikit tentang bagaimana rasanya menelusuri zaman purbakala di Sangiran. Yuk kita simak tulisan berikut.


Sejarah Sangiran
Awalnya sangiran merupakan sebuah tempat dimana banyak ditemukan kerangka-kerangka hewan ataupun manusia purba. Penelitian pertama konon dilakukan oleh seorang Geolog bernama Eugene Dubois. Seiring berjalannya waktu penelitian banyak dilakukan di daerah ini termasuk oleh beberapa universitas seperti Universitas Gadjah Mada. Selanjutnya pada tahun 1996 Situs Sangiran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Singkat cerita pada tahun 2008, situs ini termasuk ke dalam daftar objek vital nasional di bidang kebudayaan dan pariwisata Indonesia.

Wisata Purbakala
Untuk masuk ke situs wisata ini tiap orang dikenai biaya yang tidak mahal. Cukup dengan Rp. 5000,00 per orang untuk mendapatkan tiket masuk. Untuk wisatawan yang membawa kendaraan dikenai tambahan biaya parkir. Wah murah banget kan ? Nah ketika masuk di tempat parkir, kita sudah langsung disambut oleh icon manusia purba. Hihi. Dalam situs Sangiran ini pengunjung dapat menelusuri beberapa area wisata. Masing-masing area mempunyai tema tersendiri, misalnya area tentang bagaimana asal-usul alam semesta, masa kejayaan zona megalithikum, dan lain sebagainya. Di masing-masing area banyak dipamerkan penemuan-penemuan potongan kerangka hewan purba dan manusia purba. Tapi jangan salah ya, ada juga yang cuma patung buatan lho hehe. Hal yang menarik, pengunjung juga bisa melihat bagaimana gambaran proses penelitian atau penemuan-penemuan kerangka tersebut melalui media audio visual. Bahkan pada beberapa kerangka, pengunjung boleh menyentuh kerangka asli nya langsung lho ! Puas kan hehe. Pengunjung yang datang pun dari berbagai kalangan. Mulai dari balita sampai lansia. Mulai dari turis lokal sampai mancanegara. Tempat ini memberi wawasan yang luas mengenai sejarah dan budaya. Bahkan ada sebuah situs tanah yang sudah berumur jutaan tahun di Sangiran. Wow. 

Cinderamata
Kalo habis wisata,yang namanya oleh-oleh ngga boleh ketinggalan. Apa aja ya oleh-oleh yang bisa didapat setelah berkunjung di Sangiran. Pertama tentunya ilmu dan wawasan bertambah ya hee. Selain itu kita juga bisa membeli oleh-oleh berupa kaos khas manusia purba di Sangiran,cindera mata berupa batu-batu, aksesories, dan masih banyak lainnya. Jangan khawatir di sana ada outlet-outlet pedagang yang menjual cinderamata tersebut. Barang unik, harga juga miring.

Bagaimana cara menuju ke Sangiran ?
Buat temen-temen yang kebetulan sedang berwisata di daerah Solo. Tempat ini menjadi salah satu tempat yang recommended untuk dikunjungi. Jarak dari terminal Solo ke Sangiran di Sragen kira-kira hanya membutuhkan waktu 40 menit. Tetapi memang situs ini tidak berada persis di pinggir jalan raya utama. Mungkin perlu sekitar 10 menit lagi untuk mencapai tempat wisatanya. But it's no problem. 



Oke sekian cerita tentang Wisata Purbakala di Sangiran. Bye :)



Referensi Sejarah Sangiran
http://sangiranmuseum.com/profile

0 komentar:

Posting Komentar