Jumat, 09 Oktober 2020

5 Tips Menulis Blog Untuk Pemula (Kelas Blog Ruang Aksara)

 Hai gaes, apa kabar Oktober ? Semoga semuanya baik-baik saja ya..

Beberapa waktu kemarin, aku ikut kelas menulis blog yang diadakan oleh ruang aksara. Pertama tahu info ada kelas blog, langsung deh grecep buat daftar. Pasalnya, meskipun pernah nulis di blog dari beberapa tahun lalu, tapi aku sama sekali belum pernah ikut kelas blog atau sejenisnya. Bahkan bergabung di blogger perempuan juga belum lama. Anyway thanks juga untuk blogger perempuan sehingga aku banyak menemukan banyak tips menarik tentang blogging dari teman-teman blogger lainnya, salah satunya adalah bisa ikut kelas blogging ini. Hmm penasaran kan apa oleh-oleh dari kelas blog ? Chek it out !

 

tips menulis blog pemula

Blog, Blogger, dan Menulis

Blog, blogger, dan menulis adalah 3 hal yang tidak bisa dipisahkan. Melalui blog, penulis bisa membagikan informasinya kepada semua orang melalui melalui media online. Walaupun saat ini platform media sosial semakin berkembang, mulai dari twitter, instagram, dan lain-lain, namun informasi yang dibagikan melalui website atau blog masih banyak digemari. Coba saja, kalau kita kebingungan mencari informasi, pasti hal yang pertama dilakukan adalah "browsing di google" dan sampailah kita pada banyak website atau blog yang memuat informasi yang akan kita cari. Iya kan ?

Kalau kata Mba Dew, blog itu ibarat istana dan blogger adalah rajanya. Jadi, jika akan membuat suatu blog dengan konten menarik, maka kuncinya ada di blogger. Bagaimana blogger bisa mengisinya dengan informasi yang menarik, desain yang menarik, sehingga bisa menjadi blog yang menarik.

 

  Apa saja ya poin penting untuk mulai menulis di blog ? 

tips menulis blog pemula

Ini dia 5 tips singkat untuk mulai menulis di blog, khususnya bagi pemula.

1. Tentukan tujuan menulis di blog

Sebelum memulai menulis, perlu kita pertanyakan kembali apa sih tujuan kita menulis. Hal-hal apa saja yang membuat kita ingin menulis di blog ? Blog bisa digunakan untuk berbagai macam tujuan seperti : catatan pengalaman pribadi, sharing informasi, promosi produk/ jasa, bahkan bisa menambah penghasilan. Wow !

2. Temukan tema / topik yang akan dibahas

Tema kadang membuat galau penulis untuk "menulis atau tidak menulis". Pasti ada yang pernah mengalami kondisi ini kan ?😆 Nah, sebenarnya, ide menulis bisa diperoleh dari mana saja. Bisa menulis hal yang kita sukai, pengalaman, review produk, promosi/ berjualan, atau hal menarik lainnya. Topik yang akan dibahas tidak harus yang terlalu rumit, bisa jadi merupakan hal yang sering ada di sekeliling kita namun sangat bermanfaat bagi orang lain yang memerlukan informasi ini. Lalu terkadang ada pertanyaan yang membuat khawatir : "Emang ada ya yang mau baca tulisan kita ?" Nah, kalau ini, tidak perlu khawatir, mulai saja dulu dan rutin untuk menulis. Yakinlah bahwa setiap tulisan pasti akan menemukan pembacanya ! Yeah 😃

3. Terapkan teknik SEO dalam menulis

Apa itu SEO ? SEO (Search Engine Optimization) adalah suatu teknik untuk mengoptimalkan blog/ website supaya mesin pencari (search engine, misalnya google) mudah menemukan tulisan kita. Tulisan yang mudah dideteksi oleh search engine makan akan berpeluang untuk muncul di halaman awal sehingga akan banyak pembaca yang menuju ke tulisan kita. Nantinya juga bisa berpengaruh pada performa blog. Pada kelas blog dari Mba Dew kemarin ada beberapa teknik SEO yang perlu diterapkan di artikel sebuah blog yaitu penggunaan kata kunci baik di judul tulisan, isi tulisan, dan judul gambar. Selain itu, bila perlu menyertakan link eskternal dan link internal di blog kita. Link internal bisa berupa link yang mengarah ke tulisan lainnya di blog kita, sehingga bisa mempengaruhi performa blog juga. Wah menarik ya !

4. Pilih gambar/ ilustrasi supaya tulisan semakin menarik

Beberapa orang mungkin bisa bertahan dalam waktu yang lama untuk membaca tulisan panjang di blog. Namun, artikel yang hanya berisi tulisan akan terlihat membosankan dan kurang menarik pembaca. Nah, disnilah pentingnya mempercantik tulisan kita menggunakan gambar. Selain untuk mempercantik, gambar juga bisa digunakan sebagai ilustrasi isi tulisan kita dan ternyata pemilihan dan penamaan gambar juga salah satu teknik SEO yang tadi disebutkan di poin 3. Oh iya, kita bisa memperoleh gambar melalui penyedia yang tidak berbayar seperti pexels.com. Selain itu, kita bisa juga mendesain sendiri melalui aplikasi desain grafis yang bisa digunakan secara online dan free. Klik di sini ya untuk info tentang aplikasi desain grafis.

5. Bagikan tulisan melalui media sosial atau komunitas

Nah, setelah selesai menulis jangan lupa baca sekilas tulisan kita untuk memastikan tulisan enak dibaca dan tidak ada kalimat / huruf yang typo. Artikel yang sudah di-publish akan siap meluncur ke calon pembaca. Kita bisa membagikan tulisan dengan melalui media sosial atau bergabung dengan platform komunitas sesama blog. Dengan membagi tulisan kepada yang lain, maka kita juga bisa mendapat feedback dari pembaca di artikel dan blog yang kita buat. Bahkan feedback bisa jadi sumber inspirasi untuk tulisan selanjutnya, lho. Selain itu, dengan bergabung melalui komunitas blog, kita juga bisa saling sharing informasi dengan teman blogger lainnya ya. 😃

Nah itu dulu ya teman-teman sharing hari ini tentang kelas menulis di blog. Terimakasih Mba Dew dari ruang aksara dan teman-teman yang sudah sharing ilmunya. Semoga bisa menjadi reminder untuk rajin-rajin mengisi blog ya...hihi😁

Sabtu, 22 Agustus 2020

Aplikasi Canva dan Piktochart, Desain Praktis dan Tetap Artistik

Hai guys !

Kita bertemu lagi pekan ini lewat page ini ya. Gimana nih libur panjangnya ? Semoga tetap menyenangkan ya walaupun harus di rumah aja. 😁

Nah, kebetulan banget kemarin aku baru ikut kelas tempo mengenai pembuatan infografis. Pelatihan yang diberikan oleh Tempo Institute ini dilakukan secara daring. Beruntung banget bisa ikut kelas semacam ini, apalagi pas ada promo kemerdekaan dari Tempo. Terima kasih Tempo Institute !

Nah kali ini aku share sedikit tentang hasil pelatihan kemarin ya.

Canva-piktochart

Oiya sebelumnya, teman-teman pasti sudah familiar kan dengan infografis ? Pada era sekarang dimana media sosial berkembang pesat, baik instagram, twitter, blog, infografis mudah sekali kita temukan dimana-mana. Bahkan, mungkin ada dari teman-teman yang sering diberi tugas membuat infografis dari ibu guru/ dosen / atasan ? hehe. Melalui infografis, informasi akan lebih mudah diterima, lebih menarik, dan lebih sederhana untuk dimengerti. Kecenderungan orang akan lebih cepat dan lebih mudah menerima informasi berupa gambar dibandingkan tulisan yang disusun dengan ribuan kata, hehe. Betul tidak ? Informasi yang tersedia dalam bentuk gambar/ grafis juga lebih mudah untuk dibagikan melalui berbagai media, baik media cetak, elektronik, atau media sosial.

Nah kira-kira aplikasi praktis apa saja yang bisa digunakan untuk membuat infografis ? Kali ini aku akan share hanya 2 aplikasi dulu ya. Check it out !

1. Canva


Canva merupakan aplikasi desain grafis berbasis website. Canva ini sangat membantu untuk membuat desain grafis (termasuk infografis), apalagi untuk orang-orang yang belum mahir menggunakan aplikasi desain grafis yang lebih rumit seperti Corel, Photoshop, dan lain-lain. Mengapa lebih mudah digunakan ? Canva menawarkan banyak pilihan jenis desain yang akan digunakan, mulai dari background, template, picture, icon vector, dan lain-lain. Bahkan kita juga bisa meng-import gambar dari luar untuk dimasukkan ke desain yang kita buat di Canva. Oiya untuk mencari icon vector yang menarik, kita bisa download di freepik atau flaticon ya, ada beberapa yang free dan berbayar. Hmm menarik kan ? Aplikasi Canva memang bukan aplikasi untuk membuat desain dari nol, namun seninya adalah menggabungkan berbagai macam item/ menu, kombinasi warna yang telah tersedia di Canva dan disesuaikan dengan kebutuhan atau tujuan kita. Canva juga bisa diakses melalui mobile app yang dapat diunduh di playstore. Namun setelah saya coba, untuk desain grafis memang lebih leluasa kalau kita membukanya melalui website di laptop. 

Nah daripada penasaran, langsung coba aja di sini.

 

2. Piktochart

Aplikasi ini tidak jauh berbeda dengan Canva karena merupakan aplikasi desain grafis berbasis website. Sekilas beberapa menu yang ada di Piktochart juga mirip dengan Canva. Kita bisa membuat desain menggunakan template, icon vector, gambar, dan menu lainnya yang tersedia. Oiya, di piktochart ini juga tersedia tools untuk membuat grafik proses, timeline, dan list comparation (untuk perbandingan) sehingga cukup memudahkan jika akan membuat infografis yang memerlukan grafik/ diagram di dalamnya. Sebenarnya aku belum terlalu familiar dengan piktochart, namun dari websitenya cukup menarik dan tidak salahnya akan aku coba nanti. So, Let's try !😁

Nah itu tadi 2 aplikasi desain grafis yang praktis untuk dicoba. Oiya kalau teman-teman punya tips menggunakan 2 aplikasi tersebut atau ada saran aplikasi praktis lainnya, boleh kasih info di kolom komentar ya. 

Terimakasih. :)

Sampai jumpa !😀


Minggu, 16 Agustus 2020

Review Buku Ikigai, Apa yang Membuat Hidupmu Bermakna ?

Review Buku Ikigai


Hai gaes kembali lagi pekan ini di sesi review buku.

Kali ini kuceritakan sebuah buku menarik tentang self improvement berjudul "Ikigai". Hmm apa itu Ikigai ?

Setelah membaca buku ini, aku sendiri masih belum bisa menemukan definisi secara khusus dari ikigai. Tapi bisa dibilang bahwa ikigai adalah suatu cara pandang bagaimana kita menjalani hidup supaya lebih enjoy dan bermakna.

Penulis buku ini terinspirasi dari kehidupan warga Okinawa, Jepang yang merupakan salah satu wilayah dimana banyak penduduk berusia mencapai 100 tahun. Hmm kok bisa ya ? Beberapa cerita dari warga Okinawa  yang berusia mencapai 100 tahun juga dibahas dalam buku ini. Bahkan mereka masih sehat melakukan aktivitas fisik dan diceritakan sangat jarang warga yang berusia 100 tahun hanya duduk-duduk sambil baca koran di rumah hehe. Mereka masih sehat untuk melakukan aktivitas fisik. Wow..😮

Buku ini dapat menjadi sebuah perenungan apa tujuan hidup yang kita cari selama ini dan apa yang membuat kita bisa menjalani serta memaknai hidup yang telah dianugerahkan kepada kita.

Misi kita adalah menemukan ikigai dari diri kita masing-masing. Ketika kita merasa sangat menyukai sesuatu dan ketika kita mengerjakannnya sampai-sampai seperti lupa waktu, bisa jadi itulah ikigai. The moment your life has this purpose, you will achieve a happy state of flow in all you do, like the calligrapher at his canvas or the chef who, after half a century, still prepares sushi for his patrons with love (Ikigai, halaman 119).

Ten Rules of Ikigai
Dalam buku ini disebutkan ada "ten rules of ikigai". Hmm kira-kira apa saja ya ? Oke ini dia 6 dari  10 rules of ikigai :
1. Stay active, don't retire
Isilah hari - hari dengan hal yang bermanfaat dan tetap produktif. Jika usia telah mencapai masa pensiun, usahakan tetap melakukan aktivitas yang bermanfaat, misalnya dengan menjalani hobi yang produktif.
2. Don't fill your stomach
Jangan makan terlalu kenyang. Pesan ini sangat relevan dengan apa yang Rasulullah ajarkan agar makan secukupnya dan tidak berlebihan. Makan terlalu banyak juga tidak baik untuk pencernaan kita.
3. Smile
Keep smile bagaimanapun kondisinya. Tatkala menghadapi masalah kita harus punya "resilience" untuk  bangkit kembali.
4. Give thanks
Selalu mengucapkan terimakasih dan bersyukur. Berterimakasih kepada siapa saja di sekeliling kita, teman, keluarga, dan tentunya selalu bersyukur kepada Tuhan atas nikmat hidup yang diberikan.
5. Live in the moment
Gunakan masa sekarang dengan sebaik -baiknya, karena masa sekarang lah yang ada di depan mata. Buang bayangan masa lalu yang buruk dan jangan terlalu khawatir akan masa depan. Meskipun demikian, masa depan harus selalu dipersiapkan.
6. Follow your ikigai
Ikuti passion yang ada dalam dirimu. Sesuatu yang membuat harimu menyenangkan dan bermakna hingga akhir hidupmu. 

Lalu kira-kira 4 rules yang lainnya apa ya ? Yuk temukan di buku ikigai ini ! Saatnya mencari ikigai mu ! 😀

Oh iya buat yang punya rekomendasi buku self improvement lain, boleh kasih saran di kolom komentar ya..🙂

Sabtu, 08 Agustus 2020

Teknik Pomodoro Saat Bekerja, Susah atau Mudah ?

Hmm pernah denger ngga gaes ? Jujur aku sih baru dengar kemarin-kemarin pas kebetulan ikut pelatihan online tentang management. Beruntung banget rasanya bisa ikut pelatihan. Terimakasih tim pemateri !😀 Salah satu hal yang baru aku tahu adalah  teknik pomodoro yang bisa diterapkan dalam melakukan pekerjaan.  

Wow apa itu POMODORO ? Eh tapi bukan pororo lho ya ! 😆

Kalau dari penjelasan narasumber, sebenarnya teknik pomodoro ini ada bukunya tersendiri gaes yang membahas secara khusus. Teknik ini pertama kali diperkenalkan oleh Francesco Cirillo . Tapi berhubung aku belum baca bukunya langsung, jadi ini aku share sekilas tentang teknik pomodoro dari pelatihan ya. 🙂


Apa saja ya teknik pomodoro yang bisa dipraktekkan dalam melalukan pekerjaan atau mengerjakan tugas ? Kuy langsung aja, ini dia.
  1. Identifikasi tugas/ pekerjaan apa saja yang akan dilakukan.
  2. Set waktu untuk 25 menit ke depan. Oh iya, kamu bisa menggunakan timer ya.
  3. Bekerjalah dengan fokus hanya mengerjakan tugas itu saja. Jauhkan diri kita dari semua distraksi atau hal-hal yang memicu terjadinya distraksi/ gangguan.
  4. Berhentilah bekerja ketika sudah mencapai 25 menit dan tandai bahwa pekerjaan kamu sudah selesai.
  5. Luangkan 5 menit untuk istirahat sejenak sambil menyiapkan energi untuk tugas selanjutnya.
  6. Setelah beristirahat sejenak, kembali melakukan pekerjaan dengan melakukan poin 1-5 dalam 4 siklus.
  7. Setelah dilakukan 4 siklus, luangkan waktu istirahat yang lebih panjang  sekitar 15-30 menit supaya energi kita bisa di-booster kembali.
  8. Mulai lagi bekerja 🙂

Nah gimana gaes ? Teorinya sepertinya mudah ya. 

Tapi kalau boleh berpendapat, salah satu tantangannya di sini adalah menghilangkan gangguan yang mungkin bisa timbul. Hmm ..Hmm kira-kira bagaimana ya tips nya untuk menghilangkan gangguan yang mungkin muncul. Kalau teman-teman ada yang sudah berpengalaman atau mencoba, boleh banget ya share ceritanya dan masukannya di kolom komentar di bawah. 😃

Okay sekian dulu ya ceritaku kali ini. Sampai jumpa. 😁

Minggu, 02 Agustus 2020

Review Buku "Laut Bercerita"

Laut bercerita...


Awal pertama aku melihat buku ini berderet rapi di sebuah toko buku ternama di Jakarta. Setelah membaca judulnya, aku tebak buku ini bercerita tentang kisah fiksi yang membawa pesan untuk cinta lingkungan dan cinta laut sebagai sumber kehidupan.

Eits.. tapi ternyata tebakanku keliru. 😅

Sampai suatu ketika aku temukan buku ini di katalog aplikasi ipusnas. Aku terkejut karena ternyata peminat buku ini sangat banyak bahkan sampai mengantri dalam waktu yang lama. Komentar pembaca maupun calon pembaca juga menunjukkan antusiasme terhadap cerita dalam buku ini. Akhirnya karena penasaran aku klik tombol antrian untuk ikut membaca buku ini. Entah kapan akan bisa membacanya karena setiap aku melihat notifikasi bahwa buku sudah tersedia ternyata aku kalah cepat dengan pembaca lain yang mengantri hihi.

Setelah berminggu-minggu lamanya akhirnya aku buka lagi aplikasi ipusnas dan menemukan notifikasi bahwa buku Laut Bercerita sudah tersedia dan bisa dipinjam. Wah senangnya bukan main ! Langsung aku klik tombol hijau bertuliskan "pinjam" dan seketika mata ini langsung berselancar ke halaman demi halaman buku ini.

Dan Laut pun bercerita...

Buku cerita fiksi yang terinspirasi dari tragedi penculikan aktivis di era 1998 ini ternyata menjadi magnet tersendiri untuk terus membaca halaman demi halaman hingga selesai. Kisah dalam buku ini berawal dari Kinan, Biru Laut, dan kawan-kawan lain yang aktif dalam kegiatan pergerakan mahasiswa. Mereka adalah gambaran dari segelintir mahasiswa di era menjelang 1998 yang peduli dengan perubahan Indonesia. Diskusi tentang pemerintahan, keadilan dan kepentingan rakyat dan beberapa hal lain menjadi fokus kegiatan mereka. Hingga suatu ketika Kinan, Biru Laut dan kawan-kawannya merencanakan sebuah pergerakan di Blangguan, Jawa Timur. Apakah mereka berhasil ? Hmm..

Tragedi di Blangguan ternyata merupakan awal dari tantangan yang dihadapi Kinan, Laut, dan teman-temannya. Mereka harus lebih hati-hati karena setiap saat gerak-gerik mereka diawasi oleh intel atau aparat. Memang tidak ada yang boleh mengkritik atau melawan pemerintah pada saat itu jika ingin merasa aman.

Berbeda dengan Laut, Asmara yang merupakan adik Laut adalah orang yang berbeda pandangan dengannya. Ia lebih menyukai hal-hal yang tangible, realistis, dan saintis. Asmara, seorang calon dokter yang cantik, pekerja keras, dan tekun. Meskipun ia agak berbeda pandangan dengan kakaknya, namun ia selalu mengingatkan kakaknya untuk lebih hati-hati. Ia juga membantu agar kakaknya cepat menyelesaikan studinya. Maklum, kegiatan yang Laut dan teman-temannya ikuti memang  sangat mengorbankan waktu belajar mereka di kampus.

Hingga suatu ketika satu per satu dari para aktivis ini diculik oleh aparat. Bagaimana bisa mereka diculik, mengapa mereka diculik  dan apa saja yang mereka alami ? Bagaimana juga perasaan keluarga mereka menghadapi semua ini ?😱😭

Review buku ini sepertinya tak akan cukup untuk menggambarkan keseluruhan isi buku. Namun lesson learned yang  dapat aku ambil dari buku ini adalah :
1. Riset
Riset adalah kunci utama sebelum kita melakukan kegiatan atau membuat suatu keputusan. Penulis pasti melakukan riset yang sangat mendalam dan komprehensif untuk bisa menuliskan buku yang terinspirasi dari tragedi nyata ke dalam sebuah tulisan.
2. Agent of Change
Jika zaman dahulu agent of change memang sangat erat dengan kegiatan unjuk rasa dan demonstrasi karena memang itulah masanya. Namun di era sekarang, perubahan bisa dilakukan dan dimulai oleh siapa saja. Perubahan dimulai dari kepedulian pada sesuatu yang kecil dan ajakan kepada yang lain untuk berubah menjadi yang lebih baik.
3. Menulis
Menulis dapat menjadi sarana mengekspresikan pemikiran dan kegiatan untuk mengutarakan pendapat kita atas isu yang terjadi. Menulis juga bisa menjadi sebuah sarana untuk mengajak orang lain melakukan sebuah kebaikan. Dalam sebuah tulisan tidak boleh ada unsur paksaan kepada pembaca,  namun penulis perlu memberikan informasi kepada  pembaca supaya mereka juga dapat merenungi tujuan dan makna dari tulisan itu.

Buat teman-teman yang tertarik bagaimana kelanjutan kisah Laut dan kawan-kawannya ? Langsung meluncur ya ke buku Laut Bercerita yang bisa kamu baca online di ipusnas atau beli bukunya untuk bisa membaca secara offline.😃

Buat teman-teman yang udah baca, boleh lho sharing lesson learned apa yang kamu dapat dari buku ini ? Cus lanjut di kolom komentar ya... 

Sampai jumpa di sesi review buku selanjutnya..



Jumat, 31 Juli 2020

5 Situs Download Template PPT Keren dan Elegan

Template PPT keren ? Apa aja ya ?Hmm...wait..

Hai gaes kali ini aku kembali menyapa kalian semuanya ! 🤗


Kali ini aku akan berbagi info yang menarik dan ditunggu-tunggu. Pastinya teman-teman baik itu yang masih sekolah, kuliah atau sudah bekerja pasti pernah dong dapet tugas untuk membuat bahan presentasi dalam bentuk power point ? Nah, pernah ngga sih merasa bingung karena template yang bawaan dari power point itu terbatas atau mungkin merasa bosan itu-itu aja ? 

Voila, ini dia 5 situs yang menyediakan template atau background untuk power point yang menarik dan kekinian. Kira-kira di mana aja ya kita bisa download  ?


Situs ini menyediakan banyak background yang bisa kamu gunakan untuk bahan presentasimu. Backgroundnya pun beragam mulai dari yang ramai hingga simple dan elegan.

Templatewise.com adalah salah satu tempat favorit untuk berburu template power point. Nah, di templatewise.com ini yang aku suka adalah dia menyediakan tema khusus yang simple untuk digunakan. Misalnya kalau kita ingin menggunakan background yang dapat menjelaskan proses atau alur yang menarik, maka kita bisa download 1 template yang isinya berbagai macam slide untuk menjelaskan alur dan proses.

Canva sebenarnya merupakan platform desain grafis yang dapat kamu gunakan secara online. Mungkin juga pasti banyak teman-teman blogger yang sering menggunakan Canva untuk membuat infografis atau konten lainnya. Selain untuk membuat infografis, kamu juga bisa lho membuat presentasi power point di Canva atau mungkin hanya download backgroundnya saja, kemudian kamu tetap mengerjakannya di Microsoft power point. Desain yang ditawarkan Canva juga sangat menarik dan beragam sampai galau milihnya.😅

Power point style juga tak kalah menarik dengan situs-situs lainnya. Kamu bisa mencari template dengan berbagai tema yang sesuai dengan tujuan presentasimu.

Nah, slides carnival ini adalah salah satu tempat favoritku. Slides carnival menyediakan berbagai macam template dengan tema-tema yang khusus, misalnya communication, natural, dan medicine. Dalam satu file template yang kita download biasanya ada sekitar 30 slides yang desainnya beragam sesuai dengan masing-masing part untuk presentasi. Hal menarik lain yang aku suka adalah di dalam template yang kita download, slides carnival menyediakan berbagai macam icon vector yang bisa kamu gunakan untuk mempercantik bahan presentasimu. Jadi tidak perlu susah-susah download icon vector png secara terpisah ya (kecuali kalau memang icon vector yang kamu butuhkan belum ada).


Nah bagaimana teman-teman ? Semoga menambah referensi kalian ya. No galau bin bingung lagi untuk membuat bahan presentasi yang simple, menarik, dan tetap elegan.

Yeay. Sampai jumpa di part selanjutnya ! 🤗