Minggu, 25 September 2022
Sabtu, 10 Juli 2021
Unek-unek di Kala Pandemi, Yuk Indonesia Bisa Yuk !
Hai teman-teman, berjumpa lagi kita lewat tulisan. Semoga teman-teman semua sehat selalu ya.
Kondisi di Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Kasus Covid 19 yang masih terus meningkat, kondisi rumah sakit yang penuh dengan pasien Covid, dan ekonomi masyarakat yang sedang susah.
Pandemi Covid 19 memang sudah setahun lebih masih ada di Indonesia. Namun, kasus yang terinfeksi masih naik turun, bahkan beberapa minggu terakhir ini kasus terinfeksi naik kembali dan kita harus PPKM lagi. Selain itu, kian hari juga masih ada saja berita-berita yang belum terbukti kebenarannya bahkan memang bukan berita benar (hoax). Terlebih lagi, media dan para influencer yang ikut menyebarkan berita tersebut juga terkadang masih ada yang belum mengerti mana berita benar dan mana yang tidak benar (note : untuk yang ini tidak semuanya ya). Masyarakat harus lebih cerdas lagi dalam menerima dan mencerna berita yang diperoleh. Beredarnya hoax di masyarakat ini dapat membuat kondisi semakin ricuh dan makin memperkeruh suasana. Padahal di masa pandemi ini, kesehatan mental juga menjadi hal utama agar tidak mempengaruhi kesehatan fisik.
Kali ini saya hanya ingin menyampaikan unek-unek saya yang tidak lain hanya ingin saling mengingatkan supaya pandemi ini bisa segara selesai dari Indonesia dan bumi kita tercinta. 😊
1. Disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan
Meskipun sudah 1 tahun pandemi melanda di Indonesia, terkadang tidak membuat kita semakin waspada, bahkan ada yang masih abai dan tidak percaya Covid. Heran saya. Penggunaan masker kadang masih terlihat formalitas. Jangan ditiru ya teman. Padahal saat ini penggunaan masker yang direkomendasikan, bahkan menurut saya wajib adalah menggunakan masker medis yang di-double dengan masker kain di atasnya untuk mendapatkan efektivitas yang lebih baik. Kalau mau pakai masker 1 saja bisa menggunakan masker KF94. Namun jika ingin lebih ekonomis, sebaiknya menggunaan masker medis yang di-double dengan masker kain saja. Yuk disiplin selalu dalam menerapkan protokol kesehatan, karena musuh yang kita perangi memang tidak kelihatan !
2. Hati-hati dalam mencerna berita, jangan termakan hoax
Pada era digital saat ini, media sosial memang menjadi salah satu media efektif dalam menyampaikan informasi dan berita. Namun terkadang, hal tersebut dapat mejadi boomerang tersendiri bagi masyarakat. Misalnya, beredar kabar bahwa produk obat, herbal, dan makanan A, B, C dapat digunakan untuk mencegah Covid 19. Hal yang paling menyedihkan lagi, terkadang informasi - informasi tersebut menyebar sangat cepat di grup-grup keluarga dan disebarkan lagi secara luas. Ada juga oknum-oknum yang memperkeruh suasana dengan menyebarkan rekaman atau statement dari seseorang yang tidak disampaikan secara utuh sehingga mengakibatkan isi berita menjadi berbeda. Beberapa informasi belum teruji kebenarannya, bahkan berita hoax. Tips dari saya jika mendapat informasi pesan berantai agar dicerna dahulu dengan baik, diresapi dengan logika. Jika ada hal yang aneh, sebaiknya tanyakan dahulu pada kawan, keluarga, atau rekan lain yang lebih memahami. Misalnya, jika berita tentang penyakit atau obat bisa tanya dahulu ke dokter, apoteker, atau tenaga dan ahli kesehatan lain. Pada era saat ini juga sudah banyak lho, akun media sosial public figure yang berasal dari profesi kesehatan. Bahkan banyak dari mereka yang memang sudah membuat konten rutin untuk melakukan edukasi kesehatan terutama terkait Covid 19 ini. Akun media sosial lembaga pemerintah juga sudah banyak dan sudah terbuka apabila ada masyarakat yang ingin menanyakan / melakukan klarifikasi terhadap suatu berita.
3. Stop panic buying
Adanya berita hoax yang menyebar sangat cepat tadi dapat menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Masyarakat yang termakan berita hoax tadi akhirnya percaya dan langsung membeli produk-produk secara berlebihan yang sebenarnya tidak diperlukan. Hal yang paling menyedihkan lagi, bahkan obat keras yang harusnya diperoleh dengan resep dokter dapat dengan mudah diperoleh dari oknum-oknum tertentu. Fenomena panic buying berjamaah akan membuat barang tersebut menjadi langka dan dapat memunculkan permainan harga sehingga harga di pasaran melambung tinggi. Ayolah kawan, lebih bijak lagi dalam membeli barang. Jangan sampai kita dzalim dengan sahabat-sahabat kita yang lebih membutuhkan. Sungguh disayangkan jika ternyata ada yang lebih membutuhkan daripada kita, tetapi mereka tidak bisa mendapatkannya karena barang sudah diborong sehingga menjadi langka.
4. Vaksin-lah selagi sudah disediakan
Photo by Gustavo Fring from PexelsVaksin memang bukan untuk mencegah agar tidak terinfeksi virus. Namun dari hasil uji klinik yang telah dilakukan, vaksin terbukti dapat menurunkan resiko orang yang terinfeksi agar tidak sampai dirawat ke rumah sakit dan hanya mengalami gejala ringan. Saya juga mengamati bahwa beberapa rekan saya yang sudah divaksin hanya mengalami gejala ringan saat terinfeksi dan tidak sampai dirawat ke rumah sakit. Perlu diperhatikan juga ya, bukan berarti setelah divaksin bebas kemana-mana dan lepas masker. Bukan itu ya tujuannya. Selama virus masih ada, maka resiko terinfeksi bisa terjadi pada siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Oleh karena itu penggunaan masker dan protokol kesehatan lainnya jangan sampai kendor ya. Apalagi vaksin ini disediakan pemerintah secara gratis dan sudah dievaluasi keamanannya oleh Badan POM untuk digunakan. Yuk, teman-teman tidak perlu ragu lagi ya untuk vaksinasi Covid 19.
5. Bantu sesama dan saling mengingatkan
Photo by Anna Shvets from PexelsMasa pandemi ini memang menjadi masa-masa sulit. Banyak orang kehilangan pekerjaan, keuntungan penjualan berkurang, dan cobaan-cobaan lain yang melanda. Masyarakat Indonesia terkenal akan budaya gotong royongnya. Saya salut, sampai saat ini masih banyak yayasan, lembaga, bahkan influencer yang mau mengajak untuk donasi membantu sesama. Nah, mumpung banyak wadahnya yuk kita manfaatkan dengan baik. Jangan lupa juga untuk tetangga kita dan mungkin sahabat-sahabat kita yang sedang diuji. Rangkulan dari teman-teman, sekecil apapun pasti akan sangat berarti bagi mereka.
Berbicara pandemi memang sepertinya tidak cukup hanya 1 lembar di halaman ini. Banyak aspek yang harus kita perhatikan di masa pandemi ini. Bahkan gaya hidup dan kebiasaan kita pasti berubah.
Buat teman-teman semua, jaga kesehatan selalu ya. Ayo kita saling mengingatkan satu sama lain supaya pandemi ini segera selesai dan Indonesia bisa bangkit lagi. Yuk Indonesia Bisa Yuk ! 😀💗
Minggu, 04 Juli 2021
Suplemen Kesehatan dan Obat, Apa Bedanya ?
Apa itu Suplemen Kesehatan?
Apa itu Obat ?
Apa bedanya Suplemen Kesehatan dan Obat ?
Minggu, 27 Juni 2021
5 Tips Menghindari Kebiasaan Menunda
Ah, nanti aja masih lama. Besok aja lah, belum sempet. Besok kan masih bisa, lagi males ih capek.. Hmm ...😆
Pasti diantara teman-teman pernah ya mengalami kondisi seperti di atas. Banyak 1001 alasan untuk menenangkan diri bahwa pekerjaan masih bisa dilakukan esok hari. Tidak jarang kita juga merasa bahwa masih punya banyak waktu, jadi santai saja lah, tidak perlu buru-buru.
Nah, kebetulan banget aku baru baca buku yang berjudul "Nulis Itu Dipraktekin". Buku ini aku baca dari aplikasi i-pusnas yang makin memudahkan membaca buku di masa pendemi ini. Dalam buku tersebut menjelaskan beberapa tips untuk tidak menunda dalam menulis. Setelah dipikir-pikir, sebenarnya kecenderungan menunda tidak hanya dialami saat menulis saja ya. Dalam melakukan pekerjaan atau aktivitas apapun terkadang muncul godaan untuk menunda. Kalo ini sih sebenernya pengingat juga buat diri sendiri😁.
5 Tips ini mungkin bisa dicoba agar terhindar dari kebiasaan menunda. Cekidot !
1. Lakukan Sekarang Juga
Tidak ada cara lain yang lebih ekstrim selain "kerjakan sekarang juga". Start Now ! Titik😇.
2. Buat Deadline Waktu yang Lebih Cepat dari Seharusnya
Nah ini tips yang bisa dicoba. Membuat deadline waktu yang lebih cepat dari seharusnya akan membuat pekerjaan bisa dilakukan dengan ritme yang normal sehingga hasilnya bisa maksimal. Kebayang kan gimana kalau ngerjain dan nyelesain sesuatu mepet banget deadline. Pasti keburu-buru dan bisa beresiko banyak kesalahan. Kalo kata orang Jawa "biar ngga grusa-grusu".
3. Self-Reward
Self -reward itu ternyata penting lho. Memberikan reward kepada diri sendiri karena tidak menunda pekerjaan bisa menjadi motivasi tersendiri supaya pekerjaan cepat kita mulai dan cepat selesai. Dengan begitu, kita bisa beralih ke aktivitas lainnya. Self-reward ngga harus beli barang kok, terkadang self-reward sederhana juga bisa menjadi motivasi sekaligus membuat diri kita lebih enjoy dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kira- kira self-reward apa ya yang paling enak ?
4. Tentukan Prioritas
Dimana-mana prioritas itu penting. Meskipun mungkin kita udah sering denger ya istilah tabel prioritas, tapi terkadang prakteknya belum istiqomah #eh. Membuat prioritas pastinya akan membantu juga untuk dapat menggunakan waktu dengan efisien.
5. Disconnect from Social Media
Penggunaan media sosial saat ini bisa dibilang seperti kebutuhan primer. Kok bisa ? Iya, sosial media ngga hanya buat sekedar pasang status dong. Mencari informasi dan update berita juga bisa sangat cepat dengan media sosial saat ini. Meskipun ngga pernah nonton TV, tapi banyak loh yang update berita dari socmed. Namun, di satu sisi penggunaan media sosial yang berlebihan kadang membuat waktu menjadi terbuang dan tidak produktif. Informasi di media sosial pun terkadang tidak 100% benar. Rehat sejenak dari media sosial akan membuat kita bisa fokus melakukan pekerjaan.
Nah itu dia 5 tips yang bisa dicoba ya. Yuk coba yuk ! Yuk bisa yuk ! 😇
Btw kalau teman-teman tips nya apa nih supaya ngga gampang menunda pekerjaan ? Boleh juga ya sharing di kolom komentar. Terimakasih dan sampai jumpa.
Minggu, 30 Mei 2021
4 Tips Yang Bisa Kamu Coba Untuk Mengurangi Stress
Banyak deadline, kerjaan numpuk, tugas ngga kelar-kelar, huft apa lagi ya. Pasti semua orang pernah mengalami yang namanya stress entah itu dari pekerjaan ataupun aktivitas di luar pekerjaan. Apalagi saat masih pandemi kaya gini, yang kadang ngga bisa dibedain antara weekday dan weekend #ups. Yah, kalau aku selama masih bisa dikontrol, it's oke hehe. Oh ya kalau sebelum pandemi, mungkin stress sedikit bisa keluar jalan-jalan ke tempat yang jauh. Nah, berhubung masih pandemi gini, kadang mau pergi jauh pasti mikir dulu kan hehe ? Jadi enaknya ngapain ya ?
Nah kebetulan banget guys, beberapa waktu lalu ikut pelatihan tentang management stress terutama di tempat kerja. Materinya bagus banget dan keren pematerinya, terimakasih Mba Sarah atas sharingnya. Berhubung materinya menarik banget dan sangat relate dengan kehidupan sehari-hari, jadi kayanya sayang kalau nggak aku share info pentingnya.
Oh iya sekilas tentang management stress ya. Jadi di luar tips yang akan aku share, sebenernya yang penting adalah mengenali dulu sumber stress itu sendiri. Untuk penyelesaiannya atau management stress bisa dilakukan dengan beberapa pendekatan diantaranya lewat pendekatan emosional (emotional focused) ataupun dengan cara mengenali akar masalahnya (problem focused). Untuk emotional focused memang ngga bisa menghilangkan semua stress, yah setidaknya bisa mengurangi tingkat stress yang dialami.
Jadi, gimana cara mengurangi stress dengan cara emotional focused ? Sebenarnya ada banyak cara yang dilakukan dengan metode ini, tapi di sini aku sebutkan ada 4 contohnya. Check this out.
1. Movement
Cara ini dapat dilakukan dengan melakukan gerakan-gerakan yang membuat rileks, misalnya senam kecil, stretching, jalan-jalan, atau bisa juga sepedaan di pagi hari atau sore hari. Apalagi sekarang mulai banyak juga kan komunitas sepeda, buat yang hobi naik sepeda bisa banget. Stress hilang, sehat pun datang.👍
2. Sight
Cara menghilangkan stress dengan mengandalkan visual (penglihatan). Kamu bisa melihat gambar atau video pemandangan alam, menonton film, pergi ke pameran seni, dan masih banyak lainnya. Tapi berhubung sekarang masih pandemi, bisa juga diakalin dengan nonton serial traveling secara online. Meskipun cuma nonton tapi serasa kita ikut traveling beneran lho.
3. Sound
Photo by Magda Ehlers from Pexels
Cara ini bisa dilakukan dengan mendengarkan musik, bernyanyi, mendengarkan podcast, bahkan mendengarkan suara-suara alam seperti suara hujan juga bisa membuat rileks. Oh iya podcast pun sekarang udah banyak banget mulai dari podcast di spotify ataupun di youtube. Mendengarkan podcast pun ngga perlu yang temanya berat-berat, obrolan ringan dan dekat dengan keseharian bisa jadi alternatif pilihan podcast. Buat teman-teman yang suka podcast, boleh lho sharing podcast yang menarik di kolom komentar hehe.
4. Taste
Kalau masalah taste ini mungkin semua orang mengalami ya. Beberapa orang mungkin ada yang kalau stress malah ngga nafsu makan, atau bahkan ada yang malah rasanya pengin makan terus hehe. Salah satu cara menghilangkan stress adalah dengan memanjakan lidah. Beberapa makanan yang bisa membuat rileks misalnya cokelat dan teh. Tapi tetap hati-hati ya jangan sampai kebablasan makan enak tapi nggak sehat. Stress ilang tapi nanti yang ada malah sakit hehe.
Oh ya, cara-cara di atas juga tergantung preferensi masing-masing orang ya. Kadang ada orang yang memang kuat di visualnya, maka bisa coba dengan cara "sight". Ada juga yang mungkin memang perasa banget lidahnya atau seneng masak, bisa banget kalau ada tanda-tanda langsung turun ke dapur bikin makanan enak.
Nah sekian sharing singkat kali ini ya, semoga bermanfaat. 😃
Minggu, 02 Mei 2021
Coba Inkscape Buat Desain Grafismu Lebih Ciamik !
Buat temen-temen yang suka desain, pernah ga sih nyoba beberapa aplikasi desain grafis berbasis vektor ? Gimana menurut temen-temen ? Kalo aku sendiri, dulu pernah si belajar aplikasi desain grafis berbasis vektor seperti Corel Draw. Tapi yah karena jarang make dan kayanya dulu kelihatnnya rumit dan banyak menu-menu yang harus dipelajari jadi jujur jarang pakai sih. Apalagi sekarang sudah banyak kan aplikasi desain grafis berbasis web seperti Canva dll yang lebih praktis 😁. Aplikasi Canva memang bener-bener menjadi jalan ninjaku buat bikin desain lebih cepat dan praktis. Tapi yah karena di Canva itu biasanya kita ambil atau edit-edit dari template yang ada, jadi terkadang pilihan menunya ga sebanyak aplikasi desain grafis berbasis vektor seperti Corel Draw misalnya. Tapi asal pinter milihnya, desain yang dibikin pake Canva bisa tetep artistik dan ciamik lho.
Nah belakangan ini aku baru nyoba aplikasi desain grafis berbasis vektor yaitu inkscape. Apa itu Inkscape ?
Inkscape ini bisa dibilang agak mirip sama Corel Draw. Oiya ga perlu khawatir soal lisensi, karena dari beberapa penelusuran dan di website resminya, aplikasi Inkscape ini memang tidak berbayar alias gratis. Aplikasi Inkscape ini katanya dikembangkan secara open oleh beberapa pengembang. Website inkscape juga secara berkala melakukan update aplikasi versi terbarunya.
Nah buat kamu yang penasaran gimana cara dapetnya ? Ini dia !!
1. Buka website Inkscape (klik di sini)
2. Pilih menu download
Nah di bagian sini nanti akan muncul beberapa pilihan versi aplikasi, tergantung sistem operasi laptop yang kamu pakai. Misalnya bisa di Windows atau macOS. Jika kamu memilih download versi Windows nanti akan muncul pilihan menu 32 bit atau 64 bit. Nah mana yang kamu pilih juga bergantung dari sistem operasi Windows mu ya..
3. Install Inskcape di laptop atau PC
Setelah aplikasi terdownload lengkap, langsung deh install Inkscape di laptopmu. Cara install-nya hampir sama dengan cara install aplikasi pada umumnya.
4. Siap coret-coret di kanvas
Nah setelah terinstall, maka aplikasi akan muncul di desktop-mu dan bisa langsung dibuka. Oh ya buat yang baru pertama membuka, ini dia tampilan awal yang akan muncul.
Nah gimana teman-teman, ngga sabar untuk nyoba kan ? Selamat mencoba ! 😊
Oh ya buat yang sering pake Inkscape, boleh juga ya share di kolom komentar, berhubung aku juga new user, jadi masih perlu cari-cari tutorial di sana-sini.
Sampai jumpa di tulisan selanjutnya 😇
Oya teman-teman, kalau lagi pengin totebag dengan desain ilustrasi yang menarik, boleh lho dipesan di sini. Yuk intip dulu dan langsung check out lewat Toscartiest !
Kamis, 11 Maret 2021
8 Tips Bepergian Jauh di Masa Pandemi
Hallo gaes, gimana kabarnya ?
Ngga terasa ya pandemi Covid 19 udah hampir 1 tahun di Indonesia. Udah ngapain aja nih setahun. 😂 Meskipun harus di rumah aja, semoga tetap sehat, produktif, dan bahagia !
Ada ngga sih di antara teman-teman yang merasa udah nyaman dan mager di rumah aja (seperti aku) ?😂 Nah gimana nih, kalau ternyata saat pandemi ini kita harus bepergian jauh entah itu pekerjaan atau karena keperluan wajib lainnya. Pasti kalau di awal ada rasa khawatir dan overthinking, ya kan ? 😖
Nah, kali ini aku ingin sharing sedikit tips bermanfaat kalau kita harus pergi jauh dalam masa pandemi ini, misalnya ke luar daerah yang jauh dari tempat tinggal dan menuntut aktivitas yang sangat moving. Hmm kira-kira apa aja yang wajib kamu siapin ya ? Ini dia...
1. Banyak update berita tentang kebijakan nasional dan kebijakan daerah terbaru
Eits.. tunggu, ini bukan sok-sok jadi pengamat kebijakan ya. Hmm ngapain sih mesti update berita dulu ? Ini penting gaes ! Kita semua tahu kan, di negara manapun belum ada yang punya formula pas dalam penanganan Covid 19, termasuk di Indonesia. Indonesia sudah berkali-kali menerapkan perpanjangan PSBB, negara lain pun melakukan lock down yang kesekian kali. Kebijakan pun sering berubah karena mengikuti perkembangan kasus penyakit terbaru. Mulai dari kewajiban rapid test antibody, rapid antigen, tes PCR (Polimerase Chain Reaction), pembatasan penggunaan transportasi umum, dan masih banyak lainnya. Jadi, harus sering cek perkembangan informasi terbaru ya.
2. Siapkan hasil uji yang diminta untuk melakukan perjalanan sehubungan dengan pandemi Covid 19
Setelah kamu cari informasi selengkap mungkin tentang peraturan terbaru untuk perjalanan, pastikan untuk melakukan tes Covid 19 entah itu rapid test antibody, rapid test antigen, tes PCR disesuaikan dengan regulasinya. Sebenernya hasil yang paling valid adalah tes PCR, namun memang untuk harga yang lebih terjangkau dengan hasil yang validitasnya masih bagus adalah rapid test antigen. Pemilihan jenis test disesuaikan juga ya gaes dengan regulasi yang ada. Kamu bisa menanyakan ke maskapai penerbangan (jika menggunakan pesawat) atau PT KAI (jika menggunakan kereta). Kamu juga bisa cari informasi dari situs resmi atau media sosial kementerian terkait, biasanya sih yang berhubungan dengan perjalanan ini di Kemenhub atau pemerintah daerah setempat. Jadi sering-sering update info aja ya gaes. Oiya setelah siap hasil ujinya, simpan hasil uji dengan baik di tempat yang mudah dijangkau.
3. Bawa sanitary kit
Kalau yang ini wajib banget harus ada mulai dari sabun, hand sanitizer, tissue basah, dan tissue kering secukupnya. Selain dibawa, jangan lupa agar simpan sanitary kit di tempat / tas yang mudah dijangkau ya, karena barang itu pasti akan sering dipakai.
4. Bawa masker medis dan masker kain cadangan.
Masker menjadi barang pokok di masa pandemi ini. Penggunaan masker medis pun harus diperhatikan. Jangan menggunakan masker medis yang sama dalam waktu lebih dari 3-4 jam ya. Bila perlu penggunaan masker medis dan masker kain juga dapat di-double. Jadi pertama pakai masker medis dahulu, kemudian pakai masker kain di atasnya. Bawa juga masker medis dan masker kain cadangan secukupnya.
5. Bawa kantong plastik / laundry bag
Nah kalau yang kantong plastik ini aku coba terapkan saat bepergian jauh di masa pandemi. Jadi, kantong plastik itu nanti buat tempat baju kotor atau barang-barang kotor lainnya yang memang akan dibawa pulang untuk dicuci. Barang kotor tadi biasanya aku masukkin dulu di kantong plastik bersih, baru deh masukkin ke laundry bag yang biasa. Mengapa perlu banget dipisah ? Yah karena yang namanya lagi bepergian ya gaes, kita ngga tahu kotoran apa aja yang nempel di baju kita dan karena aku cuma bawa 1 koper jadi diusahakan ada partisi antara barang kotor dan bersih.
6. Konsumsi suplemen kesehatan untuk daya tahan tubuh
Suplemen kesehatan daya tahan tubuh menjadi salah satu kebutuhan wajib di masa sekarang. Suplemen apa yang bagus untuk daya tahan tubuh ? Sebenarnya pilihannya sangat banyak ya gaes. Minum suplemen secukupnya saja sesuai aturan pakai dan disesuaikan dengan kondisi tubuhmu. Jangan lupa baca selalu aturan pakai sebelum memilih dan baiknya konsultasikan juga ke tenaga kesehatan sebelum mengkonsumsi suplemen kesehatan.
7. Bawa alat makan atau air mineral sendiri
Minum air putih udah jadi kewajiban ya gaes meskipun bukan pandemi Covid 19. Namun, karena kita lagi di luar kan mungkin ada yang khawatir nih kalau minum di tempat umum. Alangkah baiknya sedia botol minum atau air mineral sendiri ya. Oiya bila perlu bawa juga kit yang berisi sendok, garpu, atau sedotan minum yang praktis dibawa kemana-mana. Banyak pilihannya kok di e-commerce. 😁
8. Rajin bersihkan peralatan yang sering dipegang
Virus ini bisa menempel di mana saja ya gaes. Benda-benda yang sering dipegang dengan tangan merupakan salah satu benda yang bisa jadi media penyebaran. Oleh karena itu rajin-rajin untuk dibersihkan, terutama handphone, keyboard laptop, mouse, dan barang lain yang sering dipegang. Bersihkan sewajarnya saja ya gaes bisa disemprot sedikit dengan hand sanitizer spray dan tissue (note dipastikan tidak mengandung bahan yang merusak gadget ya). Asalkan jangan sampe hp-nya dicuci ya. 😁
Adanya pandemi ini memang menuntut kita untuk lebih perhatian apalagi jika bepergian jauh. Meskipun banyak hal yang harus disiapkan, jangan stress dan keep enjoy saja karena pastinya itu untuk kebutuhan kita sendiri.😊 Semoga perjalanan tetap sehat dan menyenangkan ya, meskipun harus bepergian jauh dalam masa pandemi. Jangan lupa dimanapun berdoa agar perjalanan aman dan nyaman dan tentunya SARS-CoV-2 ini segera hilang dari bumi kita tercinta.
Oiya kalau teman-teman ada tips lain yang penting untuk perjalanan di masa pandemi ini, boleh ya kirim komentar di bawah. Pasti akan bermanfaat untuk aku dan pembaca lainnya ! 😃
Tetap utamakan di rumah aja ya kalau tidak ada kewajiban yang mendesak.
Salam sehat.
-- Jakarta, 11 Maret 2021--
Sabtu, 10 Oktober 2020
5 Tips Menulis Blog Untuk Pemula (Kelas Blog Ruang Aksara)
Hai gaes, apa kabar Oktober ? Semoga semuanya baik-baik saja ya..
Beberapa waktu kemarin, aku ikut kelas menulis blog yang diadakan oleh ruang aksara. Pertama tahu info ada kelas blog, langsung deh grecep buat daftar. Pasalnya, meskipun pernah nulis di blog dari beberapa tahun lalu, tapi aku sama sekali belum pernah ikut kelas blog atau sejenisnya. Bahkan bergabung di blogger perempuan juga belum lama. Anyway thanks juga untuk blogger perempuan sehingga aku banyak menemukan banyak tips menarik tentang blogging dari teman-teman blogger lainnya, salah satunya adalah bisa ikut kelas blogging ini. Hmm penasaran kan apa oleh-oleh dari kelas blog ? Chek it out !
Blog, Blogger, dan Menulis
Blog, blogger, dan menulis adalah 3 hal yang tidak bisa dipisahkan. Melalui blog, penulis bisa membagikan informasinya kepada semua orang melalui melalui media online. Walaupun saat ini platform media sosial semakin berkembang, mulai dari twitter, instagram, dan lain-lain, namun informasi yang dibagikan melalui website atau blog masih banyak digemari. Coba saja, kalau kita kebingungan mencari informasi, pasti hal yang pertama dilakukan adalah "browsing di google" dan sampailah kita pada banyak website atau blog yang memuat informasi yang akan kita cari. Iya kan ?
Kalau kata Mba Dew, blog itu ibarat istana dan blogger adalah rajanya. Jadi, jika akan membuat suatu blog dengan konten menarik, maka kuncinya ada di blogger. Bagaimana blogger bisa mengisinya dengan informasi yang menarik, desain yang menarik, sehingga bisa menjadi blog yang menarik.
Apa saja ya poin penting untuk mulai menulis di blog ?
Ini dia 5 tips singkat untuk mulai menulis di blog, khususnya bagi pemula.
1. Tentukan tujuan menulis di blog
Sebelum
memulai menulis, perlu kita pertanyakan kembali apa sih tujuan kita
menulis. Hal-hal apa saja yang membuat kita ingin menulis di blog ? Blog
bisa digunakan untuk berbagai macam tujuan seperti : catatan pengalaman
pribadi, sharing informasi, promosi produk/ jasa, bahkan bisa menambah penghasilan. Wow !
2. Temukan tema / topik yang akan dibahas
Tema kadang membuat galau penulis untuk "menulis atau tidak menulis". Pasti ada yang pernah mengalami kondisi ini kan ?😆 Nah, sebenarnya, ide menulis bisa diperoleh dari mana saja. Bisa menulis hal yang kita sukai, pengalaman, review produk,
promosi/ berjualan, atau hal menarik lainnya. Topik yang akan dibahas
tidak harus yang terlalu rumit, bisa jadi merupakan hal yang sering ada
di sekeliling kita namun sangat bermanfaat bagi orang lain yang
memerlukan informasi ini. Lalu terkadang ada pertanyaan yang membuat
khawatir : "Emang ada ya yang mau baca tulisan kita ?" Nah, kalau ini,
tidak perlu khawatir, mulai saja dulu dan rutin untuk menulis. Yakinlah bahwa setiap tulisan pasti akan menemukan pembacanya ! Yeah 😃
3. Terapkan teknik SEO dalam menulis
Apa itu SEO ? SEO (Search Engine Optimization) adalah suatu teknik untuk mengoptimalkan blog/ website supaya mesin pencari (search engine, misalnya google) mudah menemukan tulisan kita. Tulisan yang mudah dideteksi oleh search engine
makan akan berpeluang untuk muncul di halaman awal sehingga akan banyak
pembaca yang menuju ke tulisan kita. Nantinya juga bisa berpengaruh
pada performa blog. Pada kelas blog dari Mba Dew kemarin ada beberapa
teknik SEO yang perlu diterapkan di artikel sebuah blog yaitu penggunaan kata kunci baik di judul tulisan, isi tulisan, dan judul gambar. Selain itu, bila perlu menyertakan link eskternal dan link internal di blog kita. Link internal bisa berupa link yang mengarah ke tulisan lainnya di blog kita, sehingga bisa mempengaruhi performa blog juga. Wah menarik ya !
4. Pilih gambar/ ilustrasi supaya tulisan semakin menarik
Beberapa
orang mungkin bisa bertahan dalam waktu yang lama untuk membaca tulisan
panjang di blog. Namun, artikel yang hanya berisi tulisan akan terlihat
membosankan dan kurang menarik pembaca. Nah, disnilah pentingnya
mempercantik tulisan kita menggunakan gambar. Selain untuk mempercantik,
gambar juga bisa digunakan sebagai ilustrasi isi tulisan kita dan
ternyata pemilihan dan penamaan gambar juga salah satu teknik SEO yang
tadi disebutkan di poin 3. Oh iya, kita bisa memperoleh gambar melalui
penyedia yang tidak berbayar seperti pexels.com. Selain itu, kita bisa juga mendesain sendiri melalui aplikasi desain grafis yang bisa digunakan secara online dan free. Klik di sini ya untuk info tentang aplikasi desain grafis.
5. Bagikan tulisan melalui media sosial atau komunitas
Nah, setelah selesai menulis jangan lupa baca sekilas tulisan kita untuk memastikan tulisan enak dibaca dan tidak ada kalimat / huruf yang typo. Artikel yang sudah di-publish akan siap meluncur ke calon pembaca. Kita bisa membagikan tulisan dengan melalui media sosial atau bergabung dengan platform komunitas sesama blog. Dengan membagi tulisan kepada yang lain, maka kita juga bisa mendapat feedback dari pembaca di artikel dan blog yang kita buat. Bahkan feedback bisa jadi sumber inspirasi untuk tulisan selanjutnya, lho. Selain itu, dengan bergabung melalui komunitas blog, kita juga bisa saling sharing informasi dengan teman blogger lainnya ya. 😃
Nah itu dulu ya teman-teman sharing hari ini tentang kelas menulis di blog. Terimakasih Mba Dew dari ruang aksara dan teman-teman yang sudah sharing ilmunya. Semoga bisa menjadi reminder untuk rajin-rajin mengisi blog ya...hihi😁

























