Minggu, 25 September 2022

Pengalaman Tes IELTS di British Council Jakarta Tahun 2022

Photo by Vojtech Okenka:
https://www.pexels.com/photo/person-holding-apple-magic-mouse-392018/

Halo teman- teman, udah lama banget ya ngga posting tulisan. Kali ini aku akan sharing pengalaman tes IELTS di British Council Jakarta. Oiya, mungkin teman-teman ada yang udah pernah atau belum bernah dengar istilah IELTS. IELTS (International Language Testing System merupakan salah satu sistem proficiency test Bahasa Inggris yang diakui secara internasional. Secara umum terdapat 2 jenis tes IELTS yaitu Academic IELTS dan General Training IELTS. Untuk Academic IELTS biasa digunakan sebagai syarat studi di luar negeri yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Sedangkan General Training biasanya diperlukan sebagai syarat administrasi untuk bekerja di luar negeri. Nah sharing kali ini akan aku bagi menjadi beberapa part ya. Let's get start it !

1. Sistem tes IELTS
Terdapat 2 sistem tes IELTS yaitu paper-based test dan computer-based test. Untuk paper-based, tes dilakukan seperti ujian biasa menggunakan kertas soal dan lembar jawaban. Sedangkan computer-based, dilakukan menggunakan sistem yang telah disediakan pihak British Council di tempat tes. Kalau aku pribadi sebenarnya belum pernah mencoba yang paper-based. Tapi, karena sehari-hari lebih sering menggunakan komputer, terutama untuk menulis, jadi aku prefer untuk ambil yang computer-based. Oh iya awal September 2022 ini, sempat melihat pengumuman sistem tes IELTS online dari British Council dimana peserta bisa melakukan tes dimana saja, tidak harus ke tempat tes. Namun berhubung sepertinya baru, jadi aku pribadi belum banyak mendapat  informasi tentang sistem online ini.

2. Apa saja yang dites di IELTS  ?
Ada 4 aspek yang diuji di IELTS dengan rincian sekilas sebagai berikut :
a. Listening (40 soal, kurang lebih 40 menit)
b. Reading (40 soal, 60 menit)
c. Writing (2 task, 60 menit)
d. Speaking (3 sesi, 15-20 menit)

3. Proses pendaftaran tes IELTS

Proses pendaftaran IELTS saat ini gampang banget karena cukup daftar lewat website. Sebenarnya ada beberapa pihak yang secara resmi bisa menyediakan tes IELTS seperti British Council, IALF, dan IDP. Namun karena mempertimbangkan jarak tempat tes, ketersediaan jadwal dan rekomendasi dari beberapa teman, jadi aku pilih tes di British Council. Oh iya untuk British Council Jakarta, tanggal yang tersedia lebih banyak. Kalau pengalamanku kemarin, aku daftar H - 2 minggu dari tanggal tes. Menurutku waktu 2 minggu ini cukup, ngga terlalu lama menunggu dan ngga terlalu buru-buru juga. Sebaiknya jangan daftar terlalu mepet ya, karena setelah proses pembayaran akan ada jeda waktu konfirmasi dari pihak British Council bahwa pendaftaran sudah berhasil. Oh iya saranku sebaiknya harus udah belajar/ persiapan IELTS dari jauh-jauh hari ya atau beberapa bulan sebelumnya sampai merasa sudah siap dan mantap untuk ambil tes 😁. Biaya tes IELTS di tahun 2022 sejumlah 3 juta rupiah. Setelah selesai mengisi data, memilih jadwal tes,  dan membayar, tunggu konfirmasi di email dari pihak British Council ya. 

4. Coba free mock up test yang diperoleh dari British Council


Nah setelah mendapat email konfirmasi, peserta akan mendapat link dari British Council untuk dapat mengakses latihan soal melalui akun yang sudah dibuat saat mendaftar. Akun ini juga nanti digunakan sampai akhir ya. Dalam akun test taker, akan tersedia informasi jadwal tes, termasuk ketentuan jam kedatangan (biasanya setengah jam sebelumnya harus sudah datang di tempat tes).  Teman-teman juga bisa melihat hasil skornya lewat menu Result nantinya. 

5. Saatnya tes IELTS
Akhirnya hari yang ditunggu tiba. Jujur ada rasa nervous beberapa jam sebelum tes. Tapi ngga masalah itu wajar kok, asak jangan terlalu dipikir banget malah nanti ngga fokus pas tes. Give your best and let God do the rest..

Oh iya aku ada sedikit tips menjelang tes IELTS :
a. Berdoa itu pasti dan banyakin beramal baik (apapun itu)
b. Recall kembali materi, vocabulary, expression, cara menjawab writing test, dan latihan speaking secukupnya
c.Jangan begadang 1 hari sebelumnya, usahakan tidur malam lebih cepat jam 9 😁
d. Bangun pagi 
e. Atur waktu keberangkatan supaya bisa datang lebih awal di tempat tes 
f. Bawa ktp asli atau passport asli yang digunakan saat mendaftar
g. Sarapan pagi supaya cukup energi
h. Bawa minum sendiri
i. Bersiap untuk berangkat 

Akhirnya tiba juga di tempat tes. Oh iya British Council Jakarta tempatnya di kawasan SCBD. Kalau aku pribadi kebetulan ambil tes hari Sabtu, jadi no macet-macet at all pagi-pagi.

Sampai di tempat tes, peserta diminta mengisi daftar hadir, melakukan pengecekan data diri seperti  nama dan data lain sesuai kartu identitas. Untuk verifikasi, peserta akan difoto dan direkam sidik jarinya. Oh iya untuk barang yang boleh dibawa masuk ke ruang tes hanya kartu identitas. Jika ingin membawa botol minum, harus botol minum yang transparan. Setelah melakukan pengecekan peserta akan diminta memasuki ruangan dan melakukan tes. Urutan tes dimulai dari listening, reading, writing  dan speaking. Masing-masing sesi akan dimulai bersamaan dan akan ada pengawas yang membacakan peraturan serta mengarahkan di awal. Jadi tidak perlu khawatir atau bingung saat tes. Tes dimulai jam 9.00 WIB dan selesai kurang lebih pukul 12.00 WIB untuk sesi listening, reading  dan writing in a row. Untuk timing masing-masing sesi sudah tercatat di sistem dan terdapat reminder warna timer menjelang waktu berakhir. Pada sesi listening computer-based, setelah audionya selesai diputar, akan ada waktu tambahan 2 menit untuk peserta bisa melalukan crosscheck jawaban. Bermanfaat banget si waktu tambahan ini.

Overall, untuk fitur computer based test sangat user friendly dan memudahkan peserta dalam mengerjakan tes termasuk manajemen waktunya. Pada sesi writing juga sangat membantu karena ada fitur word count,  jadi bisa dilihat berapa banyak kata yang sudah ditulis di answer box. Jumlah kata ini penting, sebagai salah satu syarat penilaian writing untuk task 1 minimal 150 kata dan task 2 minimal 250 kata, selain aspek penilaian TA/TR, CC, LR, dan GRA tentunya. Nah untuk speaking dilakukan setelah break sesuai jadwal yang telah dipilih sebelumnya ya. Kebetulan saat tes, mendapat kesempatan tes tatap muka dengan examiner. Sesi speaking kurang lebih 15-20 menit.

6. Dag-dig-dug menunggu pengumuman
Notifikasi hasil di email


Akhirnya tes sudah selesai dan tinggal menunggu pengumuman. Sesuai info dari website, skor dapat dilihat di akun peserta 3-5 hari setelah tes. Namun untuk hardcopy TRF (Test Report Form) akan dikirim kemudian ke alamat peserta tes. Jujur, tiap hari aku selalu cek akun-nya karena deg-degan 😁. Tapi, di hari ke-3 dan ke-4 belum juga muncul skornya. Sampai akhirnya di hari ke-5  kurang lebih jam 9.00 pagi, hasil skor sudah bisa dilihat di sistem. Peserta juga akan mendapat notifikasi di email ketika skor sudah bisa dilihat di sistem. Oh iya selain skor, ada juga penjelasan dari masing-masing skornya dan saran atau langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk meningkatkan skill.

                                         
                                                                  Score yang dapat dilihat di akun test taker


7. Hasil tes IELTS diterima

Hardcopy TRF dalam amplop

Akhirnya senang dan lega. Alhamdulillah, target overall skor tercapai, meskipun bagian writing sebenarnya berharap bisa dapat skor 7. Tapi tak masalah alhamdulillah bisa 6.5 untuk writing. Hasil resmi berupa dokumen Test Report Form (TRF) dikirim ke alamat test taker. Kalau pengalamanku pribadi, dokumen tersebut sampai pada hari ke 9 dari tanggal test. Mungkin ini bisa-beda-beda ya. 

Sekian dulu sharing pengalaman tes Academic IELTS tahun 2022 ini. Kalau ada pertanyaan boleh ketik di kolom komentar ya. Semangat teman-teman yang juga sedang mempersiapkan tes IELTS !!