Tampilkan postingan dengan label project. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label project. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Juli 2021

Unek-unek di Kala Pandemi, Yuk Indonesia Bisa Yuk !


Hai teman-teman,  berjumpa lagi kita lewat tulisan. Semoga teman-teman semua sehat selalu ya.

Kondisi di Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Kasus Covid 19 yang masih terus meningkat, kondisi rumah sakit yang penuh dengan pasien Covid, dan ekonomi masyarakat yang sedang susah.

Pandemi Covid 19 memang sudah setahun lebih masih ada di Indonesia. Namun, kasus yang terinfeksi masih naik turun, bahkan beberapa minggu terakhir ini kasus terinfeksi naik kembali dan kita harus PPKM lagi. Selain itu, kian hari juga masih ada saja berita-berita yang belum terbukti kebenarannya bahkan memang bukan berita benar (hoax). Terlebih lagi, media dan para influencer yang ikut menyebarkan berita tersebut juga terkadang masih ada yang belum mengerti mana berita benar dan mana yang tidak benar (note : untuk yang ini tidak semuanya ya). Masyarakat harus lebih cerdas lagi dalam menerima dan mencerna berita yang diperoleh. Beredarnya hoax di masyarakat ini dapat membuat kondisi semakin ricuh dan makin memperkeruh suasana. Padahal di masa pandemi ini, kesehatan mental juga menjadi hal utama agar tidak mempengaruhi kesehatan fisik.

Kali ini saya hanya ingin menyampaikan unek-unek saya yang tidak lain hanya ingin saling mengingatkan supaya pandemi ini bisa segara selesai dari Indonesia dan bumi kita tercinta. 😊

1. Disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan

Photo by Ivan Samkov from Pexels

Meskipun sudah 1 tahun pandemi melanda di Indonesia, terkadang tidak membuat kita semakin waspada, bahkan ada yang masih abai dan tidak percaya Covid. Heran saya. Penggunaan masker kadang masih terlihat formalitas. Jangan ditiru ya teman. Padahal saat ini penggunaan masker yang direkomendasikan, bahkan menurut saya wajib adalah menggunakan masker medis yang di-double dengan masker kain di atasnya untuk mendapatkan efektivitas yang lebih baik. Kalau mau pakai masker 1 saja bisa menggunakan masker KF94. Namun jika ingin lebih ekonomis, sebaiknya menggunaan masker medis yang di-double dengan masker kain saja. Yuk disiplin selalu dalam menerapkan protokol kesehatan, karena musuh yang kita perangi memang tidak kelihatan !

2.  Hati-hati dalam mencerna berita, jangan termakan hoax

Photo by Tracy Le Blanc from Pexels

Pada era digital saat ini, media sosial memang menjadi salah satu media efektif  dalam menyampaikan informasi dan berita. Namun terkadang, hal tersebut dapat mejadi boomerang tersendiri bagi masyarakat. Misalnya, beredar kabar bahwa produk obat, herbal, dan makanan A, B, C dapat digunakan untuk mencegah Covid 19. Hal yang paling menyedihkan lagi, terkadang informasi - informasi tersebut menyebar sangat cepat di grup-grup keluarga dan disebarkan lagi secara luas. Ada juga oknum-oknum yang memperkeruh suasana dengan menyebarkan rekaman atau statement dari seseorang yang tidak disampaikan secara utuh sehingga mengakibatkan isi berita menjadi berbeda. Beberapa informasi belum teruji kebenarannya, bahkan berita hoax. Tips dari saya jika mendapat informasi pesan berantai agar dicerna dahulu dengan baik, diresapi dengan logika. Jika ada hal yang aneh, sebaiknya tanyakan dahulu pada kawan, keluarga, atau rekan lain yang lebih memahami. Misalnya, jika berita tentang penyakit atau obat bisa tanya dahulu ke dokter, apoteker, atau tenaga dan ahli kesehatan lain. Pada era saat ini juga sudah banyak lho, akun media sosial public figure yang berasal dari profesi kesehatan. Bahkan banyak dari mereka yang memang sudah membuat konten rutin untuk melakukan edukasi kesehatan terutama terkait Covid 19 ini. Akun media sosial lembaga pemerintah juga sudah banyak dan sudah terbuka apabila ada masyarakat yang ingin menanyakan / melakukan klarifikasi terhadap suatu berita.

3.  Stop panic buying  

Photo by Markus Spiske from Pexels

Adanya berita hoax yang menyebar sangat cepat tadi dapat menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Masyarakat yang termakan berita hoax tadi akhirnya percaya dan langsung membeli produk-produk secara berlebihan yang sebenarnya tidak diperlukan. Hal yang paling menyedihkan lagi, bahkan obat keras yang harusnya diperoleh dengan resep dokter dapat dengan mudah diperoleh dari oknum-oknum tertentu. Fenomena panic buying berjamaah akan membuat barang tersebut menjadi langka dan dapat memunculkan permainan harga sehingga harga di pasaran melambung tinggi. Ayolah kawan, lebih bijak lagi dalam membeli barang. Jangan sampai kita dzalim dengan sahabat-sahabat kita yang lebih membutuhkan. Sungguh disayangkan jika ternyata ada yang lebih membutuhkan daripada kita, tetapi mereka tidak bisa mendapatkannya karena barang sudah diborong sehingga menjadi langka.

4. Vaksin-lah selagi sudah disediakan

Photo by Gustavo Fring from Pexels

Vaksin memang bukan untuk mencegah agar tidak terinfeksi virus. Namun dari hasil uji klinik yang telah dilakukan, vaksin terbukti dapat menurunkan resiko orang yang terinfeksi agar tidak sampai dirawat ke rumah sakit dan hanya mengalami gejala ringan. Saya juga mengamati bahwa beberapa rekan saya yang sudah divaksin hanya mengalami gejala ringan saat terinfeksi dan tidak sampai dirawat ke rumah sakit. Perlu diperhatikan juga ya, bukan berarti setelah divaksin bebas kemana-mana dan lepas masker. Bukan itu ya tujuannya. Selama virus masih ada, maka resiko terinfeksi bisa terjadi pada siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Oleh karena itu penggunaan masker dan protokol kesehatan lainnya jangan sampai kendor ya. Apalagi vaksin ini disediakan pemerintah secara gratis dan sudah dievaluasi keamanannya oleh Badan POM untuk digunakan. Yuk, teman-teman tidak perlu ragu lagi ya untuk vaksinasi Covid 19.

5. Bantu sesama dan saling mengingatkan

Photo by Anna Shvets from Pexels

Masa pandemi ini memang menjadi masa-masa sulit. Banyak orang kehilangan pekerjaan, keuntungan penjualan berkurang, dan cobaan-cobaan lain yang melanda. Masyarakat Indonesia terkenal akan budaya gotong royongnya. Saya salut, sampai saat ini masih banyak yayasan, lembaga, bahkan influencer yang mau mengajak untuk donasi membantu sesama. Nah, mumpung banyak wadahnya yuk kita manfaatkan dengan baik. Jangan lupa juga untuk tetangga kita dan mungkin sahabat-sahabat kita yang sedang diuji. Rangkulan dari teman-teman, sekecil apapun pasti akan sangat berarti bagi mereka.

Berbicara pandemi memang sepertinya tidak cukup hanya 1 lembar di halaman ini. Banyak aspek yang harus kita perhatikan di masa pandemi ini. Bahkan gaya hidup dan kebiasaan kita pasti berubah. 

Buat teman-teman semua, jaga kesehatan selalu ya. Ayo kita saling mengingatkan satu sama lain supaya pandemi ini segera selesai dan Indonesia bisa bangkit lagi. Yuk Indonesia Bisa Yuk ! 😀💗

Minggu, 02 Mei 2021

Coba Inkscape Buat Desain Grafismu Lebih Ciamik !



(Hasil percobaan desain di Inkscape)

Hai gaes !!

Buat temen-temen yang suka desain, pernah ga sih nyoba beberapa aplikasi desain grafis berbasis vektor ? Gimana menurut temen-temen ? Kalo aku sendiri, dulu pernah si belajar aplikasi desain grafis berbasis vektor seperti Corel Draw. Tapi yah karena jarang make dan kayanya dulu kelihatnnya rumit dan banyak menu-menu yang harus dipelajari jadi jujur jarang pakai sih. Apalagi sekarang sudah banyak kan aplikasi desain grafis berbasis web seperti Canva dll yang lebih praktis 😁. Aplikasi Canva memang bener-bener menjadi jalan ninjaku buat bikin desain lebih cepat dan praktis. Tapi yah karena di Canva itu biasanya kita ambil atau edit-edit dari template yang ada, jadi terkadang pilihan menunya ga sebanyak aplikasi desain grafis berbasis vektor seperti Corel Draw misalnya. Tapi asal pinter milihnya, desain yang dibikin pake Canva bisa tetep artistik dan ciamik lho.

Nah belakangan ini aku baru nyoba aplikasi desain grafis berbasis vektor yaitu inkscape. Apa itu Inkscape ?

Inkscape ini bisa dibilang agak mirip sama Corel Draw. Oiya ga perlu khawatir soal lisensi, karena dari beberapa penelusuran dan di website resminya, aplikasi Inkscape ini memang tidak berbayar alias gratis. Aplikasi Inkscape ini katanya dikembangkan secara open oleh beberapa pengembang. Website inkscape juga secara berkala melakukan update aplikasi versi terbarunya. 

Nah buat kamu yang penasaran gimana cara dapetnya ? Ini dia !!

1. Buka website Inkscape (klik di sini)


2. Pilih menu download

Nah di bagian sini nanti akan muncul beberapa pilihan versi aplikasi, tergantung sistem operasi laptop yang kamu pakai. Misalnya bisa di Windows atau macOS. Jika kamu memilih download versi Windows nanti akan muncul pilihan menu 32 bit atau 64 bit. Nah mana yang kamu pilih juga bergantung dari sistem operasi Windows mu ya..

3. Install Inskcape di laptop atau PC

Setelah aplikasi terdownload lengkap, langsung deh install Inkscape di laptopmu. Cara install-nya hampir sama dengan cara install aplikasi pada umumnya. 

4. Siap coret-coret di kanvas

Nah setelah terinstall, maka aplikasi akan muncul di desktop-mu dan bisa langsung dibuka. Oh ya buat yang baru pertama membuka, ini dia tampilan awal yang akan muncul. 

Nah gimana teman-teman, ngga sabar untuk nyoba kan ? Selamat mencoba ! 😊

Oh ya buat yang sering pake Inkscape, boleh juga ya share di kolom komentar, berhubung aku juga new user, jadi masih perlu cari-cari tutorial di sana-sini. 

Sampai jumpa di tulisan selanjutnya 😇


Oya teman-teman, kalau lagi pengin totebag dengan desain ilustrasi yang menarik, boleh lho dipesan di sini. Yuk intip dulu dan langsung check out lewat Toscartiest !


Sabtu, 10 Oktober 2020

5 Tips Menulis Blog Untuk Pemula (Kelas Blog Ruang Aksara)

 Hai gaes, apa kabar Oktober ? Semoga semuanya baik-baik saja ya..

Beberapa waktu kemarin, aku ikut kelas menulis blog yang diadakan oleh ruang aksara. Pertama tahu info ada kelas blog, langsung deh grecep buat daftar. Pasalnya, meskipun pernah nulis di blog dari beberapa tahun lalu, tapi aku sama sekali belum pernah ikut kelas blog atau sejenisnya. Bahkan bergabung di blogger perempuan juga belum lama. Anyway thanks juga untuk blogger perempuan sehingga aku banyak menemukan banyak tips menarik tentang blogging dari teman-teman blogger lainnya, salah satunya adalah bisa ikut kelas blogging ini. Hmm penasaran kan apa oleh-oleh dari kelas blog ? Chek it out !

 

tips menulis blog pemula

Blog, Blogger, dan Menulis

Blog, blogger, dan menulis adalah 3 hal yang tidak bisa dipisahkan. Melalui blog, penulis bisa membagikan informasinya kepada semua orang melalui melalui media online. Walaupun saat ini platform media sosial semakin berkembang, mulai dari twitter, instagram, dan lain-lain, namun informasi yang dibagikan melalui website atau blog masih banyak digemari. Coba saja, kalau kita kebingungan mencari informasi, pasti hal yang pertama dilakukan adalah "browsing di google" dan sampailah kita pada banyak website atau blog yang memuat informasi yang akan kita cari. Iya kan ?

Kalau kata Mba Dew, blog itu ibarat istana dan blogger adalah rajanya. Jadi, jika akan membuat suatu blog dengan konten menarik, maka kuncinya ada di blogger. Bagaimana blogger bisa mengisinya dengan informasi yang menarik, desain yang menarik, sehingga bisa menjadi blog yang menarik.

 

  Apa saja ya poin penting untuk mulai menulis di blog ? 

tips menulis blog pemula

Ini dia 5 tips singkat untuk mulai menulis di blog, khususnya bagi pemula.

1. Tentukan tujuan menulis di blog

Sebelum memulai menulis, perlu kita pertanyakan kembali apa sih tujuan kita menulis. Hal-hal apa saja yang membuat kita ingin menulis di blog ? Blog bisa digunakan untuk berbagai macam tujuan seperti : catatan pengalaman pribadi, sharing informasi, promosi produk/ jasa, bahkan bisa menambah penghasilan. Wow !

2. Temukan tema / topik yang akan dibahas

Tema kadang membuat galau penulis untuk "menulis atau tidak menulis". Pasti ada yang pernah mengalami kondisi ini kan ?😆 Nah, sebenarnya, ide menulis bisa diperoleh dari mana saja. Bisa menulis hal yang kita sukai, pengalaman, review produk, promosi/ berjualan, atau hal menarik lainnya. Topik yang akan dibahas tidak harus yang terlalu rumit, bisa jadi merupakan hal yang sering ada di sekeliling kita namun sangat bermanfaat bagi orang lain yang memerlukan informasi ini. Lalu terkadang ada pertanyaan yang membuat khawatir : "Emang ada ya yang mau baca tulisan kita ?" Nah, kalau ini, tidak perlu khawatir, mulai saja dulu dan rutin untuk menulis. Yakinlah bahwa setiap tulisan pasti akan menemukan pembacanya ! Yeah 😃

3. Terapkan teknik SEO dalam menulis

Apa itu SEO ? SEO (Search Engine Optimization) adalah suatu teknik untuk mengoptimalkan blog/ website supaya mesin pencari (search engine, misalnya google) mudah menemukan tulisan kita. Tulisan yang mudah dideteksi oleh search engine makan akan berpeluang untuk muncul di halaman awal sehingga akan banyak pembaca yang menuju ke tulisan kita. Nantinya juga bisa berpengaruh pada performa blog. Pada kelas blog dari Mba Dew kemarin ada beberapa teknik SEO yang perlu diterapkan di artikel sebuah blog yaitu penggunaan kata kunci baik di judul tulisan, isi tulisan, dan judul gambar. Selain itu, bila perlu menyertakan link eskternal dan link internal di blog kita. Link internal bisa berupa link yang mengarah ke tulisan lainnya di blog kita, sehingga bisa mempengaruhi performa blog juga. Wah menarik ya !

4. Pilih gambar/ ilustrasi supaya tulisan semakin menarik

Beberapa orang mungkin bisa bertahan dalam waktu yang lama untuk membaca tulisan panjang di blog. Namun, artikel yang hanya berisi tulisan akan terlihat membosankan dan kurang menarik pembaca. Nah, disnilah pentingnya mempercantik tulisan kita menggunakan gambar. Selain untuk mempercantik, gambar juga bisa digunakan sebagai ilustrasi isi tulisan kita dan ternyata pemilihan dan penamaan gambar juga salah satu teknik SEO yang tadi disebutkan di poin 3. Oh iya, kita bisa memperoleh gambar melalui penyedia yang tidak berbayar seperti pexels.com. Selain itu, kita bisa juga mendesain sendiri melalui aplikasi desain grafis yang bisa digunakan secara online dan free. Klik di sini ya untuk info tentang aplikasi desain grafis.

5. Bagikan tulisan melalui media sosial atau komunitas

Nah, setelah selesai menulis jangan lupa baca sekilas tulisan kita untuk memastikan tulisan enak dibaca dan tidak ada kalimat / huruf yang typo. Artikel yang sudah di-publish akan siap meluncur ke calon pembaca. Kita bisa membagikan tulisan dengan melalui media sosial atau bergabung dengan platform komunitas sesama blog. Dengan membagi tulisan kepada yang lain, maka kita juga bisa mendapat feedback dari pembaca di artikel dan blog yang kita buat. Bahkan feedback bisa jadi sumber inspirasi untuk tulisan selanjutnya, lho. Selain itu, dengan bergabung melalui komunitas blog, kita juga bisa saling sharing informasi dengan teman blogger lainnya ya. 😃

Nah itu dulu ya teman-teman sharing hari ini tentang kelas menulis di blog. Terimakasih Mba Dew dari ruang aksara dan teman-teman yang sudah sharing ilmunya. Semoga bisa menjadi reminder untuk rajin-rajin mengisi blog ya...hihi😁

Minggu, 16 Agustus 2020

Review Buku Ikigai, Apa yang Membuat Hidupmu Bermakna ?

Review Buku Ikigai


Hai gaes kembali lagi pekan ini di sesi review buku.

Kali ini kuceritakan sebuah buku menarik tentang self improvement berjudul "Ikigai". Hmm apa itu Ikigai ?

Setelah membaca buku ini, aku sendiri masih belum bisa menemukan definisi secara khusus dari ikigai. Tapi bisa dibilang bahwa ikigai adalah suatu cara pandang bagaimana kita menjalani hidup supaya lebih enjoy dan bermakna.

Penulis buku ini terinspirasi dari kehidupan warga Okinawa, Jepang yang merupakan salah satu wilayah dimana banyak penduduk berusia mencapai 100 tahun. Hmm kok bisa ya ? Beberapa cerita dari warga Okinawa  yang berusia mencapai 100 tahun juga dibahas dalam buku ini. Bahkan mereka masih sehat melakukan aktivitas fisik dan diceritakan sangat jarang warga yang berusia 100 tahun hanya duduk-duduk sambil baca koran di rumah hehe. Mereka masih sehat untuk melakukan aktivitas fisik. Wow..😮

Buku ini dapat menjadi sebuah perenungan apa tujuan hidup yang kita cari selama ini dan apa yang membuat kita bisa menjalani serta memaknai hidup yang telah dianugerahkan kepada kita.

Misi kita adalah menemukan ikigai dari diri kita masing-masing. Ketika kita merasa sangat menyukai sesuatu dan ketika kita mengerjakannnya sampai-sampai seperti lupa waktu, bisa jadi itulah ikigai. The moment your life has this purpose, you will achieve a happy state of flow in all you do, like the calligrapher at his canvas or the chef who, after half a century, still prepares sushi for his patrons with love (Ikigai, halaman 119).

Ten Rules of Ikigai
Dalam buku ini disebutkan ada "ten rules of ikigai". Hmm kira-kira apa saja ya ? Oke ini dia 6 dari  10 rules of ikigai :
1. Stay active, don't retire
Isilah hari - hari dengan hal yang bermanfaat dan tetap produktif. Jika usia telah mencapai masa pensiun, usahakan tetap melakukan aktivitas yang bermanfaat, misalnya dengan menjalani hobi yang produktif.
2. Don't fill your stomach
Jangan makan terlalu kenyang. Pesan ini sangat relevan dengan apa yang Rasulullah ajarkan agar makan secukupnya dan tidak berlebihan. Makan terlalu banyak juga tidak baik untuk pencernaan kita.
3. Smile
Keep smile bagaimanapun kondisinya. Tatkala menghadapi masalah kita harus punya "resilience" untuk  bangkit kembali.
4. Give thanks
Selalu mengucapkan terimakasih dan bersyukur. Berterimakasih kepada siapa saja di sekeliling kita, teman, keluarga, dan tentunya selalu bersyukur kepada Tuhan atas nikmat hidup yang diberikan.
5. Live in the moment
Gunakan masa sekarang dengan sebaik -baiknya, karena masa sekarang lah yang ada di depan mata. Buang bayangan masa lalu yang buruk dan jangan terlalu khawatir akan masa depan. Meskipun demikian, masa depan harus selalu dipersiapkan.
6. Follow your ikigai
Ikuti passion yang ada dalam dirimu. Sesuatu yang membuat harimu menyenangkan dan bermakna hingga akhir hidupmu. 

Lalu kira-kira 4 rules yang lainnya apa ya ? Yuk temukan di buku ikigai ini ! Saatnya mencari ikigai mu ! 😀

Oh iya buat yang punya rekomendasi buku self improvement lain, boleh kasih saran di kolom komentar ya..🙂

Sabtu, 08 Agustus 2020

Teknik Pomodoro Saat Bekerja, Susah atau Mudah ?

Hmm pernah denger ngga gaes ? Jujur aku sih baru dengar kemarin-kemarin pas kebetulan ikut pelatihan online tentang management. Beruntung banget rasanya bisa ikut pelatihan. Terimakasih tim pemateri !😀 Salah satu hal yang baru aku tahu adalah  teknik pomodoro yang bisa diterapkan dalam melakukan pekerjaan.  

Wow apa itu POMODORO ? Eh tapi bukan pororo lho ya ! 😆

Kalau dari penjelasan narasumber, sebenarnya teknik pomodoro ini ada bukunya tersendiri gaes yang membahas secara khusus. Teknik ini pertama kali diperkenalkan oleh Francesco Cirillo . Tapi berhubung aku belum baca bukunya langsung, jadi ini aku share sekilas tentang teknik pomodoro dari pelatihan ya. 🙂


Apa saja ya teknik pomodoro yang bisa dipraktekkan dalam melalukan pekerjaan atau mengerjakan tugas ? Kuy langsung aja, ini dia.
  1. Identifikasi tugas/ pekerjaan apa saja yang akan dilakukan.
  2. Set waktu untuk 25 menit ke depan. Oh iya, kamu bisa menggunakan timer ya.
  3. Bekerjalah dengan fokus hanya mengerjakan tugas itu saja. Jauhkan diri kita dari semua distraksi atau hal-hal yang memicu terjadinya distraksi/ gangguan.
  4. Berhentilah bekerja ketika sudah mencapai 25 menit dan tandai bahwa pekerjaan kamu sudah selesai.
  5. Luangkan 5 menit untuk istirahat sejenak sambil menyiapkan energi untuk tugas selanjutnya.
  6. Setelah beristirahat sejenak, kembali melakukan pekerjaan dengan melakukan poin 1-5 dalam 4 siklus.
  7. Setelah dilakukan 4 siklus, luangkan waktu istirahat yang lebih panjang  sekitar 15-30 menit supaya energi kita bisa di-booster kembali.
  8. Mulai lagi bekerja 🙂

Nah gimana gaes ? Teorinya sepertinya mudah ya. 

Tapi kalau boleh berpendapat, salah satu tantangannya di sini adalah menghilangkan gangguan yang mungkin bisa timbul. Hmm ..Hmm kira-kira bagaimana ya tips nya untuk menghilangkan gangguan yang mungkin muncul. Kalau teman-teman ada yang sudah berpengalaman atau mencoba, boleh banget ya share ceritanya dan masukannya di kolom komentar di bawah. 😃

Okay sekian dulu ya ceritaku kali ini. Sampai jumpa. 😁

Minggu, 05 Juli 2020

Kursus Online Sambil Rebahan di Tengah Pandemi

Hai gaes apa kabarnya nih ?😸
Masih sehat-sehat aja kan ? Meskipun situasi di luar masih waspada karena COVID19, tapi jangan sampai waktu hilang begitu saja karena tidak beraktivitas di luar ya. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan waktu adalah dengan mengikuti kursus online. Apalagi di era sekarang, kursus online pun dapat dilakukan dengan rebahan di rumah. Daripada keluar rumah untuk kegiatan yang kurang urgent dan justru beresiko, ya kan ?😷


Sumber gambar : pexels.com

Kali ini aku akan sharing sedikit beberapa aplikasi atau platform untuk mengikuti kursus secara online. Nggak tanggung-tanggung ya gaes, para penyedia kursus yang ada di aplikasi ini banyak lho yang dari universitas top dunia seperti Stanford University, John Hopkins University, Harvard University, Wageningen University & Research dan penyedia lain yang tak diragukan lagi kredibilitasnya. Ini dia 3 (tiga) aplikasi yang recommended untuk dicoba.

1. edX



Tampilan Aplikasi edX

edX merupakan aplikasi untuk online course yang dikembangkan oleh salah satu universitas top di USA. Sebelumnya, aku pernah mencoba aplikasi online course pada beberapa tahun lalu karena ada materi yang cukup menarik yaitu tentang Food, Nutrition, and Disease yang diberikan oleh Wageningen University & Research, Netherlands. Gimana ngga semangat coba, di dalam course kita serasa sedang bertatap muka dengan pengajar/profesor di WUR yang memberikan pembelajaran dalam bentuk video. Beberapa materi yang disampaikan juga dapat diunduh ke device yang kita gunakan. WUR ini juga merupakan universitas dengan peringkat No. 1 di bidang Food dan Agricultures, lho. Jadi semakin ngga mau ketinggalan kan ?

Cara mendaftar kursus di edX cukup mudah yaitu dengan mendaftarkan akun terlebih dahulu di website edX atau melalui aplikasi android edX yang dapat diunduh di playstore. Setelah akun terverifikasi, kita dapat melihat beberapa kategori bidang keilmuan kursus yang tersedia. Pada beberapa kursus yang pernah aku coba, keikutsertaannya tidak berbayar alias free. Tapi kalau kita menginginkan sertifikat maka perlu ada biaya yang dibayarkan dan ada bagian kursus tertentu yang hanya bisa diakses jika kita membayar kursus. But, overall cukup membantu sekali untuk meng-upgrade pengetahuan kita.


Tampilan Aplikasi COURSERA

Aplikasi online course ke-2 yang aku coba adalah COURSERA. COURSERA dapat diakses baik melalui website (versi PC) maupun aplikasi COURSERA (versi android) yang dapat diunduh di playstore. Sebenarnya hampir mirip dengan edX, namun sekilas tipe kursus yang ditawarkan di COURSERA lebih beragam dan sistematis tampilannya. Nanti teman-teman boleh mencobanya sendiri ya. Pada deskripsi course di aplikasi ini tercantum silabus pembelajaran, progress yang telah kita lakukan di tiap minggu, dan tugas atau kuis yang harus kita kerjakan. Penyedia kursus di COURSERA juga tak kalah kredibel dengan penyedia kursus di aplikasi edX. Beberapa penyedia materi diantaranya John Hopkins University, Imperial College London, Yale University dan masih banyak lainnya. Bahkan ada juga kursus bahasa asing seperti bahasa mandarin dan bahasa inggris yang tersedia lho. Oh iya untuk aplikasi belajar bahasa sudah pernah aku tulis di artikel sebelumnya ya (klik untuk baca lebih lanjut).

Apa bedanya COURSERA dan edX ? Salah satu keunggulan dari COURSERA adalah aplikasi ini menyediakan menu untuk permintaan scholarship pada beberapa kursus yang harus berbayar (terutama jika menginginkan sertifikat resmi). Apabila pengajuan scholarship sudah diverifikasi dan dinyatakan diterima oleh COURSERA, maka peserta bisa mengakses materi yang awalnya berbayar menjadi  free lho ! Menarik kan ? 

Nah untuk aplikasi yang ke-3 ini berasal dari Indonesia. Namun, berhubung aku belum pernah mengikuti kursus di sini jadi belum bisa memberi review ya. Pada beranda utama website ini ditampilkan beberapa kursus yang juga tak kalah menarik, misalnya dari BNPB, Rumah Perubahan, dan beberapa universitas atau lembaga lain di Indonesia tercinta.

Nah gimana temans  ? Menarik kan ? Yuk kita manfaatkan waktu untuk terus belajar dengan memanfaatkan teknologi yang ada. BE A LONG LIFE LEARNER !🙂 📕

Senin, 22 Juni 2020

Interaksi Obat dan Nutrisi (Drug-Nutrition Interactions), Apa dan Bagaimana ?

Halo teman semuanya. Bagaimana kabarnya ? Semoga sehat selalu ya !

Beberapa bulan terakhir ini seluruh dunia masih belum terbebas dari Covid19. Adanya pandemi Covid19 ini sangat merugikan baik dari segi kesehatan, ekonomi, keamanan, dan aspek kehidupan lainnya. Namun Covid19 justru membuat setiap orang semakin aware dengan pola hidup bersih dan sehat. Hidup sehat termasuk dengan mengkonsumsi makanan bergizi, membersihkan badan secara teratur dengan benar, dan selalu menjaga kebersihan lingkungan. Bahkan tidak jarang, selain mengkonsumsi makanan bergizi, teman-teman juga mungkin mengkonsumsi suplemen kesehatan atau herbal tertentu.


(sumber gambar : https://www.pexels.com)

Nah, pernah membayangkan ngga sih kalau teman-teman suka mengkonsumsi suplemen atau herbal tertentu, kemudian ternyata juga diharuskan untuk mengkonsumsi obat yang diresepkan dokter ? Hmm kira-kira aman ngga ya kalau semua dikonsumsi dalam waktu bersamaan ? 

Untuk menjawab pertanyaan di atas, kali ini aku akan sharing sedikit mengenai apa itu DNI atau Drug-Nutrition Interactions. Informasi ini aku dapat dari tulisan berikut (Link artikel)

Bagaimana suatu interaksi antara obat dan nutrisi bisa terjadi ? Terjadinya DNI bisa melalui beberapa mekanisme berikut :
1. Pharmaceutical
Interaksi di tahap ini dapat terjadi karena reaksi antara obat dan nutrisi di gastric atau saluran pencernaan yang dapat dipengaruhi oleh sifat fisikokimia masing-masing zat, misalnya kelarutannya dan reaksi kimia dari gugus yang aktif.
2. Pharmacokinetics
Interaksi melalui mekanisme ini dapat mempengaruhi profil farmakokonetika suatu obat. Farmakokonetika meliputi tahap absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi. Pada obat-obat yang memiliki indeks terapi sempit (misalnya digoxin), penggunaan suplemen atau herbal lainnya perlu diperhatikan apakah dapat mempengaruhi profil farmakokinetikanya. Jika profil absorpsinya meningkat karena interaksi dengan nutrisi, herbal, atau supplemen tertentu maka dapat meningkatkan toksisitas obat tersebut. Wah, bahaya, kan ?
3. Pharmacodinamics
Pada mekanisme ini, nutrisi dapat mempengaruhi bagaimana obat beraksi di target jaringan atau berikatan dengan reseptornya.

Lalu apa saja tipe-tipe DNI yang dapat terjadi ?
(Luiten et al., 2017)

Secara garis besar Drug-Nutrition Interactions dapat dibagi menjadi 5 kelas yaitu :
1. Efek status nutrisi terhadap aktivitas obat
Uji klinis obat yang akan diregistrasi biasanya dilakukan pada manusia normal. Namun penggunaan pada pasien dengan berat badan berbeda misalnya obesitas atau kondisi nutrisi tertentu maka perlu dilakukan penyesuaian. Pada pasien yang mengalami obesitas, maka berat badan akan lebih besar dari pasien pada umumnya. Volume cairan tubuh dan jumlah jaringan adipose juga pasti akan berbeda. Hal ini dapat mempengaruhi kinerja suatu obat. Oleh karena itu pada pasien dengan status nutrisi tertentu maka perlu dilakukan penyesuaian dosis.

2. Efek makanan atau komponen makanan terhadap aktivitas obat
Ini sangat mungkin terjadi. Beberapa obat ada yang harus diminum sebelum makan, sesudah makan, atau bersama dengan makanan. Tujuannya adalah agar aktivitas obat sesuai dengan yang diharapkan. Ada juga penggunaan makanan tertentu yang dapat mempengaruhi aktivitas obat misalnya grapefruit juice dapat menghambat enzim sitokrom P450 CYP3A4 di liver yang dapat menyebabkan kadar plasma dari beberapa obat meningkat. 😱

3. Efek bahan bernutrisi (misalnya dari suplemen) terhadap aktivitas obat
Interaksi ini sangat mudah terjadi dan perlu diperhatikan. Apalagi produk suplemen kesehatan merupakan produk dengan jumlah nutrisi yang sudah terkonsentrasi. Misalnya penggunaan suplemen mengandung Kalium dapat mengakibatkan kondisi hyperkalemia pada pasien yang mengkonsumsi obat diuretik hemat kalium. Meskipun demikian , interaksi yang terjadi bisa memberikan efek positif maupun efek negatif tergantung pada masing-masing zat yang berinteraksi.

4. Efek obat terhadap status nutrisi

5. Efek obat terhadap status mikronutrisi
Pada interaksi ini, penggunaan obat dapat mempengaruhi status mikronutrisi seseorang. Misalnya penggunaan isoniazid pada pasien tuberculosis dapat mengakibatkan defisiensi Vitamin B6. Sehingga dokter biasanya meresepkan Vitamin B6 pada pasien yang diberi obat ini.

Nah dari penjelasan di atas, apakah sudah cukup gambaran mengenai DNI ? Potensi terjadinya interaksi antara obat, suplemen, dan makanan sangat mungkin terjadi. Apalagi jika pasien mendapat resep beberapa jenis obat dan pasien juga mengkonsumsi suplemen atau herbal yang dapat diperoleh tanpa resep.

Jadi, konsumsi suplemen kesehatan atau herbal tertentu diperbolehkan asalkan digunakan sesuai aturan pakai dan tujuan penggunaanya. Selain itu, perlu juga memperhatikan informasi-informasi yang tercantum pada label, misalnya tentang efek sampingnya dan interaksi dengan obat tertentu. Selain itu, jangan ragu untuk berkonsultasi kepada Dokter atau Apoteker ya !😃

Referensi :
Luiten  et al., 2017, Drug-Nutrition Interactions in Older People : Chapter 10, Food for the Aging Population, Elsevier, 203-222

Sabtu, 20 Juni 2020

Desain Penelitian Analitik di Bidang Kesehatan

Setiap mendengar istilah penelitian, riset, atau research pasti terkesan rumit dan serius ya ? Eits, tapi ini penting lho, apalagi di era yang serba instan dan segala informasi semakin mudah diakses. Saat ini informasi mudah dibagikan melalui media sosial, namun terkadang  beberapa informasi tidak benar, tidak lengkap, tidak akurat dan masih perlu diklarifikasi keabsahannya. Jadi kita sebagai netizen harus semakin cerdas ya dalam memilih dan mencerna setiap informasi. Bahkan meskipun ada yang membagikan informasi berupa jurnal atau hasil penelitian, kita tetap harus hati-hati dalam mengambil kesimpulan dari hasil penelitian yang kita baca. Okay ?

Nah, berbicara mengenai penelitian, kali ini aku akan sharing sedikit mengenai beberapa desain penelitian analitik di bidang kesehatan. Check it out !

Secara umum, jenis penelitian dibagi menjadi 2 yaitu penelitian deskriptif dan penelitian analitik. Pada pembahasan kali ini, aku akan fokus mengenai penelitian analitik yang banyak digunakan di bidang kesehatan. Penelitian analitik dipilih untuk mengetahui hubungan antar variabel yang diteliti. Nah, penelitian analitik dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu penelitian eksperimental dan observational. Lanjut ya..
  1. Penelitian Eksperimental
Pada studi eksperimental, peneliti melakukan intervensi langsung kepada pasien atau subyek uji, dan mengamati langsung outcome atau hasil yang didapatkan. Untuk penelitian pada manusia (uji klinik), maka harus mendapat persetujuan dari komisi etik. Penelitian eksperimental ini banyak digunakan di bidang kesehatan dan kefarmasian untuk meneliti efek penggunaan obat-obatan baik secara in vitro, pada hewan uji maupun pada manusia. Uji klinik atau uji eksperimental yang dilakukan pada subyek manusia merupakan salah satu tahapan yang harus dilewati dalam proses pengembangan obat. Penelitian eksperimental dapat dibagi lagi menjadi 2 macam yaitu :

a. Randomized Controlled Trials
Pada penelitian ini dilakukan sistem randomisasi untuk menentukan pembagian sampel pada masing-masing kelompok. Kelompok yang dimaksud adalah kelompok uji yang diberi perlakuan zat uji dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan. Randomized Controlled Trials juga sering disebut dengan RCT, jadi jangan bingung ya kalau di jurnal atau hasil penelitian banyak menggunakan istilah singkatan (RCT).

b. Non Randomized Controlled Trials
Beberapa sumber menyebutkan bahwa kategori ini merupakan  penelitian eksperimental kuasi. Pada penelitian ini tidak ada sistem randomisasi untuk menentukan sampel mana yang masuk ke kelompok kontrol dan kelompok uji.

Poin penting lainnya pada penelitian eksperimental yaitu blinding. Blinding ini penting untuk dilakukan agar tidak ada subjektifitas dari sisi peneliti maupun sisi pasien. Misalnya jika pasien mengetahui obat yang dia dapatkan adalah obat yang mengandung zat uji maka bisa jadi mempengaruhi tingkat kepatuhannya. Oleh karena itu, dengan blinding maka diharapkan hasil yang terukur tetap objektif. Blinding bisa dilakukan secara single blind maupun double blind. Pada single blind, pasien atau subyek uji tidak akan mengetahui obat yang dia makan apakah obat yang diuji atau hanya plasebo. Sedangkan pada double blind, maka blinding dilakukan untuk kedua pihak baik peneliti maupun subyek uji.

     2.  Penelitian Observational
Pada penelitian observational ini, peneliti hanya melakukan pengamatan dari suatu kejadian dan tidak melakukan intervensi secara langsung ke subyek uji. Contoh penelitian observational yaitu dilakukan pengamatan apakah merokok merupakan faktor resiko untuk timbulnya suatu penyakit. Pada penelitian ini nantinya akan diamati subyek uji/orang yang merokok dan tidak merokok dan diamati bagaimana pengaruhnya terhadap timbulnya suatu penyakit. Penelitian observational yang sering digunakan ada 3 macam yaitu :
a. Cohort
b. Case control
c. Cross sectional
Untuk penelitian observational tidak aku bahas di sini secara detail ya karena sepertinya membutuhkan part tersendiri. Semoga next kita bahas lebih lanjut ya.😀

Nah, sampai di sini, sudah ada gambaran kan mengenai penelitian analitik di bidang kesehatan ? Oiya jika teman-teman ingin tahu lebih detail bisa dicek di buku dan beberapa link youtube yang aku tulis di kolom referensi ya. Sebenarnya juga banyak kok referensi-referensi lainnya. 

Untuk penjelasan tentang penelitian observational akan kita bahas di postingan berikutnya ya 😉.
Stay tune, keep reading, keep writing, keep sharing !

Referensi :
Buchari, Lapau dan Birwin, Alib. 2017. Prinsip & Metode Epidemiologi. Depok : Kencana 

Minggu, 26 Januari 2020

Pengalaman Kursus Business English di Jakarta

Hasil gambar untuk business english animation 

Hallo gaes, welcome back to my homepage !
Ini adalah postingan ke-2 di tahun 2020 (penting banget yak :D). Enaknya kita bahas apa ya ? Minggu kemarin kan udah sesi "book review" ya. Gimana kalo kita bahas yang lain ?

Oke langsung aja, kali ini aku mau sharing sedikit barangkali ada teman-teman yang mau berencana ambil kursus bahasa inggris terutama "Business English". Hmm sebenernya apa sih bedanya "Business English" dengan yang lain ? 

Oke dilihat dari namanya ya, tujuan mengikuti kelas ini memang lebih spesifik terutama untuk orang-orang yang perlu belajar mendalam tentang penggunaan bahasa inggris dalam konteks berhubungan dengan pekerjaan atau profesi. Business English nggak cuma diperuntukkan buat businessman atau business woman lho ya hehe.

Terus kalo mau ambil kursus kelas "Business English" di Jakarta bisa dimana aja ya ? Oke, sebenernya banyak banget tempat kursus bahasa Inggris yang menawarkan kelas Business English. Tapi berhubung banyak pertimbangan seperti waktu, biaya, jarak, dan pastinya kualitas, maka aku memutuskan untuk coba ikut kelas Business English di LBI FIB UI aka di Fakultas Ilmu Bahasa Universitas Indonesia. Oiya LBI ini juga punya 2 tempat ya, yaitu di Depok dan di Salemba. Tapi berhubung FBI UI yang di Salemba lebih dekat jadi aku ambil kelas yang di Salemba. Lalu gimana prosesnya ?

Nah sebelum kita join kelas Business English di LBI UI, kita harus ikut yang namanya placement test dulu ya gaes. Jadi placement test nanti buat memastikan apakah kita sudah siap dan layak untuk ikut kelas ini. Karena Business English ini sifatnya lebih applicable, jadi kalau teman-teman masih belum yakin saya sarankan untuk belajar lebih dalam dulu tentang basic english atau basic grammarnya. Soalnya ketika sudah masuk kelas BE, pembahasan mengenai grammar dan teori-teori akan lebih sedikit karena sebagian besar lebih mengajarkan penerapannya untuk konteks business atau pekerjaan.

Nah kelas Business English ini juga ada beberapa level. Dari hasil placement test nanti teman-teman  akan diberi tahu apakah bisa mulai untuk ikut kelas BE. Untuk pemula biasanya masuk ke level BE 1. Setelah hasil placement test keluar, barulah kita bisa daftar ulang dan memulai kelas bahasa inggrisnya. 

Oiya di kelas BE ini memang sebagian besar pesertanya adalah karyawan/ pegawai. Tiap kelas kurang lebih ada sekitar 15 orang. Jadi ya masih cukup kondusif untuk belajar. Lalu apa aja yang dipelajari ? Masing-masing peserta nantinya akan mendapatkan modul kursus yang berisi materi apa aja yang akan dipelajari dalam 1 tingkat. Tiap minggu akan ada tema dan pembahasannya tersendiri, sebagai contoh bagaimana melakukan korespondensi dalam business, menerima atau melayani customer, menghubungi pihak lain untuk merencanakan business trip, melakukan diskusi, dan masih banyak hal lainnya. Semua aspek baik itu listening, speaking, writing, dan reading juga diajarkan di kelas ini. Meskipun begitu, untuk BE level 1, pengajar masih memberikan materi tentang grammar untuk re-calling memory dan juga menjelaskan aplikasi grammar dalam konteks bisnis. Hmm memang kalo soal grammar kadang suka lupa ya hehe. 

Oh ya untuk waktu kursus adalah 52 jam di tiap levelnya. Biasanya ada 2 pilihan yaitu 2 pertemuan dalam 1 pekan, atau 1 kali pertemuan dalam 1 pekan. Untuk jadwal 2 kali dalam 1 pekan, satu kali pertemuan durasinya adalah 2 jam, tapi kalau teman-teman memilih 1 kali pertemuan tiap pekan nanti tiap pertemuan adalah 4 jam hehe. Jadi kelas bisa dipilih sesuai kondisi teman-teman dan sesuai kelas yang tersedia ya. 

Overall aku senang bisa belajar BE di LBI UI dan mengenal teman-teman dan pengajar yang asik. Oiya dan yang perlu ditekankan bahwa belajar bahasa itu memang ngga cukup hanya di tempat kursus saja ya. Kita perlu eksplorasi tempat belajar kita, apalagi sekarang kan banyak banget tuh media-media dari internet yang bisa jadi sarana buat belajar bahasa, iya kan ?

Nah mungkin itu dulu ceritaku. Buat teman-teman yang ingin memperdalam penerapan bahasa inggris untuk konteks bisnis, nggak rugi kok ikut kelas BE. Tapi kalau ngga kursus juga gak dosa hehe, belajar bisa dimana aja kan ? Semangat belajar !

Jumat, 29 November 2019

Mau Perpanjangan Paspor Sekaligus Mengurus E-Paspor ? Proses Cepet dan Anti Ribet !

Halo gaes, welcome back to my digital page !
perpanjang paspor
sumber gambar (ig : @ditjen_imigrasi)
Paspor merupakan salah satu dokumen yang wajib kita punya saat bepergian melewati batas negara. Kebetulan di awal 2020 masa berlaku pasporku akan segera habis, jadilah segera aku urus itu perpanjangan paspor. Di zaman milenial (yang katanya era 4.0 :D) ini udah ga ada lagi istilahnya ngurus paspor lama dan ribet ya guys. Kali ini aku ingin sedikit sharing pengalaman dan langkah-langkah untuk mengurus perpanjangan paspor sekaligus ganti ke e-paspor. Ini dia step-stepnya :

1. Ambil nomor antrian secara online
                                 e-paspor
Tampilan pada aplikasi antrian paspor doc pribadi)
Sebelum datang ke kantor imigrasi, teman-teman wajib hukumnya (fardu 'ain) untuk mengambil nomor antrian dahulu secara online. Nomor antrian bisa diperoleh melalui website antrian paspor dari ditjen imigrasi https://antrian.imigrasi.go.id/ atau melalui aplikasi antrian paspor dari Ditjen Imigrasi ya. Aplikasi tersebut bisa didownload di playstore secara gratis. Untuk bisa mendapat nomor antrian melalui aplikasi, jangan lupa lakukan pendaftaran akun dulu ya dengan menginput data diri yang diminta oleh sistem. Pada pilihan menu, teman-teman bisa memilih sesi jam untuk mengurus paspor, bisa pagi atau siang hari sesuai pilihan jadwal yang disediakan. Kurang lebih seperti ini tampilannya kalau kita sudah berhasil memilih jadwal untuk mengurus paspor. 

2. Dokumen apa yang disiapkan  ?
Untuk perpanjangan paspor sekaligus penggantian ke e-paspor cukup siapkan :
1. ktp asli
2. fotokopi ktp
3. paspor lama yang asli
4. fotokopi paspor lama 
5. form pembuatan e paspor yang dapat diambil dan diisi saat datang ke kantor imigrasi

3. Apa saja yang harus dilakukan saat datang ke kantor imigrasi ?
 bukti pengajuan paspor (doc. pribadi)
Pastikan datang pada hari dan jadwal yang telah dipilih ya. Setelah dokumen semua disiapkan, kita bisa langsung menuju loket penerimaan antrian dengan menunjukkan nomor antrian yang telah diperoleh melalui aplikasi atau website dan menyerahkan berkas untuk perpanjangan paspor. Selanjutnya kita tinggal menunggu berkas diverifikasi dan dipanggil untuk sesi wawancara singkat dan pengambilan foto. Sesi wawancara dan pengambilan foto juga cukup singkat karena disediakan banyak loket. Setelah sesi tersebut selesai, kita akan mendapat lembar bukti permohonan paspor yang mencantumkan billing id untuk melakukan pembayaran PNBP-nya. Untuk e-paspor akan dikenakan PNBP sejumlah 650000 rupiah. Uang tersebut nantinya akan masuk ke negara ya gaes, jadi udah ga ada lagi jastip atau celah untuk KKN. Pembayarannya pun cukup mudah, bisa melalui bank atau m- banking ya gaes. Ohya, lembar ini nanti juga diperlukan saat kita akan mengambil paspor yang sudah jadi. So, jangan sampai hilang ya gaes, harap disimpan baik-baik.

4. Berapa lama proses perpanjangan paspor ?
Dari informasi petugas dan informasi yang ada di lembar bukti permohonan, proses pembuatan paspor kurang lebih membutuhkan waktu 7 hari kerja sejak kita membayar melalui bank. 

5. Bagaimana caranya kita tahu kalau paspor kita sudah jadi ?

 Memantau status permohonan paspor melalui SIGAP Whatsapp (doc. pribadi)
Nah teman-teman tidak perlu khawatir ya. Zaman sekarang serba digital, cepat, transparan, dan anti ribet. Kebetulan di kantor imigrasi yang saya datangi, ada layanan SIGAP (Sistem Informasi Gateway Paspor). Pemohon cukup mengecek proses pembuatan paspor dengan  mengirimkan nomor permohonan melalui nomor whatsapp SIGAP. Jika proses pembuatan paspor sudah selesai, kita juga akan mendapat pemberitahuan melalui whatsapp bahwa paspor kita sudah dapat diambil di kantor imigrasi. Wow mantul dan keren kan !

6. Saatnya ambil paspor yang sudah jadi
Loket pengambilan paspor (doc. pribadi)

Nah setelah kita tahu bahwa paspor sudah bisa diambil, kita bisa mengambil paspor langsung ke kantor imigrasi dengan membawa lembar permohonan, bukti pembayaran, dan ktp asli untuk ditunjukkan kepada petugas. Oh ya jika kebetulan pemohon tidak bisa mengambil secara langsung, teman-teman bisa meminta bantuan kerabat atau rekan dengan menyertakan surat kuasa ya. Untuk mengambil paspor kita bisa langsung menuju ke bagian pengambilan paspor dan mengambil nomor antrian melalui mesin antrian. Caranya juga sangat mudah, cukup scan barcode yang ada di lembar permohonan, lalu keluar deh lembar nomor antrian dan nama pemohon. Sembari duduk manis menunggu nomor kita dipanggil, kita juga bisa memantau nomor antrian sudah sampai mana melalui layar yang ada di depan loket. Setelah nomor kita dipanggil, serahkan berkas untuk pengambilan paspor kepada petugas. Paspor yang lama akan dikembalikan kepada pemohon dan paspor baru siap di tangan !

Nah itu dia sesi sharing mengenai proses mengurus perpanjangan paspor ya gaes. Zaman sekarang tidak perlu khawatir, semua proses transparan, cepat, dan anti ribet. Oh ya, untuk mengakses informasi juga sudah sangat mudah, bisa melalui akun instagram dan website Ditjen Imigrasi yang selalu update. Salut pokoknya dengan layanan di kantor imigrasi yang serba digital dan nyaman untuk pengunjung. Terimakasih bapak/ ibu petugas. Terimakasih teman-teman sudah membaca dan sampai jumpa di sesi sharing selanjutnya !

Sabtu, 22 September 2018

Prebiotik atau Probiotik ?




Pernah minum yoghurt atau sejenisnya ? Pernah minum susu yang katanya diperkaya "prebiotik" ? Atau mungkin pernah denger istilah prebiotik atau probiotik ? Hmm sebenernya itu cuma typo "o" sama"e" ? atau memang probiotik sama prebiotik itu beda ? Yawdah daripada bingung, yuk langsung cekidot.

Probiotik
Sebenernya probiotik itu apa si ? Mungkin banyak buku, jurnal, atau artikel yang udah mbahas tentang definisi probiotik. Menurut  Guidelines for the Evaluation of Probiotics in Food dari WHO "probiotic is live microorganisms which when administered in adequate amounts confer a health benefit on the host". Singkatnya, probiotik itu mikroorganisme yang punya dampak kesehatan buat host-nya. Host di sini maksudnya manusia ya. Mikroorganisme ini wujunya berupa kumpulan bakteri.

Jadi, probiotik itu sebenernya asalnya dari mana ? Apa mereka memang secara alami ada  di tubuh mausia ? Atau mereka sebenarnya hidup di luar tubuh ?
Nah, beberapa sumber menyebutkan bahwa ada beberapa species yang secara alami udah hidup di usus besar manusia. Hmm siapa aja mereka ? Misalnya L. casei, Bifidobacterium bifidum , dan L. fermentii. “L”, di sini maksudnya Lactobacillus ya, nama genus mereka. Mungkin yang L. casei udah sering minum ya. L. casei ini juga banyak dimanfaatkan untuk dikonsumsi sebagai minuman probiotik  seperti yoghurt. Tapi ngga gampang lho buat menentukan bakteri itu bisa sebagai probiotik atau bukan. Menurut Guidelines for the Evaluation of Probiotics in Food dari WHO, ada syarat dan ketentuan yang berlaku, yaitu :
1.    Strain dari bakteri tersebut harus teridentifikasi Strain lebih spesifik lagi dari nama species. Biasanya masing-masing jenis bakteri punya kode tertentu yang menunjukkan strainnya. Beda kode maka beda strain, meskipun nama speciesnya sama.  
2.    Karakterisasi bakteri tersebut mengenai profil, fungsi, dan tentunya keamanannya
3.    Bakteri tersebut perlu diuji dulu secara klinis pada manusia apa betul punya manfaat sebagai probiotik
Jadi ga sembarang asal comot si bakteri itu ya gaes ! :)  

Next, bahas mengenai manfaatnya. Banyak yang bilang kalo probiotik ini adalah bakteri baik. Maksudnya gimana ? Probiotik secara alami bisa ngasih manfaat kesehatan buat manusia. Berkembangnya probiotik di usus besar bisa menekan pertumbuhan bakteri jahat yang bisa menyebabkan penyakit. Logika gampangnya gini, kalo bakteri jahat jumlahnya makin dikit, maka kemungkinan buat muncul penyakit juga makin kecil dong. Nah makanya kenapa bisa berdampak ke sistem imun/ daya tahan tubuh manusia. Meskipun tetep ada syarat dan ketentuan yang berlaku ya. Menurut Nebesny et al 2007, probiotik bisa bermanfaat kalo jumlahnya ngga boleh kurang dari 106 – 107 CFU/g. Kalo penjelasan secara ilmiahnya mungkin lain kali kita bahas mendalam ya (perlu banyak baca lagi hhe).

Oke,sampai di sini udah lumayan ya ada gambaran. Nah terus pernah kepikir ga ? Si probiotik itu kok bisa hidup di usus manusia tapi manusia nya gak sakit ? Sebenernya apa sih yang mereka makan ? Kalo probiotik itu numpang hidup di usus besar dan makan jatahnya manusia itu namanya parasit dong. Nah tapi mereka nggak gitu, mereka punya hubungan simbiosis mutualisme sama manusia (hehe jadi inget pelajran biologi nih). Terus apa sih yang mereka makan ? Nah buat jawab pertanyaan ini lanjut ke pembahasan berikut.

Prebiotik
Biar bisa bertahan hidup, probiotik butuh makanan. Kebanyakan makanan mereka adalah dalam bentuk galactose, glucose, fructose, mannose, mannitol, N-acetylglucosamine, dan tagatose. Masing-masing jenis probiotik bisa jadi berbeda-beda kebutuhannya. Selain sumber makanan, keberhasilan probiotik berkembangbiak juga dipengaruhi suhu, pH, media dan kadar oksigen.

Berbicara mengenai sumber makanan, prebiotik bisa disebut sebagai sumber bahan makanannya probiotik. Prebiotik ini jenis bahan makanan yang susah dicerna di usus halus. Prebiotik biasa ada dalam bentuk karbohidrat atau serat. Prebiotik baru bisa dicerna di usus besar, dipecah jadi bentuk yang sederhana dan bisa dimakan sama probiotik.

Kenapa prebiotik ga ancur dulu sebelum nyampe di usus besar ? Karena struktur kimianya yang unik, prebiotik tahan dari asam lambung dan enzim –enzim pencernaan sehingga mereka bisa sampai di usus besar dan difermentasi / diproses oleh enzim-enzim pada probiotik. Jadi dengan adanya prebiotik bakal membantu perkembangbiakan probiotik yang ada di usus besar/ kolon.

Sebenernya contoh prebiotik apa aja sih, masih abstrak ya ?
Beberapa prebiotik yang udah banyak dikenal misalnya : fructans, oligofructose, inulin, FOS (frukto oligosakarida), GOS (galakto oligosakarida), dan lactulose. Kalo FOS & GOS udah sering denger ya. Beberapa produk susu formula memang ada yang diperkaya dengan prebiotik ini. Nah prebiotik tadi bisa didapatkan dari sumber makanan misalnya ASI, kedelai, sumber pangan mengandung inulin (gandum, umbi-umbian), oats, pisang dan buah lainnya yang banyak mengandung pektin. Jadi ga usah malu ya kalo cuma makan ubi :v . Justru umbi-umbian juga bisa bermanfaat lho sebagai makanan sehat sumber prebiotik..

Nah sampai di sini gimana, udah dong kan bedanya prebiotik vs probiotik ? Jadi kalo ada yang bilang istilah probiotik & prebiotik, atau mungkin liat di bungkus/kemasan makanan sekarang udah tau maksudnya ya ?
Buat yang pengin tau lebih lanjut boleh dibaca referensi di bawah ini ya :)

Referensi : 
Hutkins, et al., 2016, Prebiotics: why definitions matter, Current Opinion in Biotechnology : 37, 1-7
Murray, Michael T., 1996, Encyclopedia of Nutritional Supplements, Prima Publishing, California
Nebesny, E., Zyzelewicz, D., Motyl, I., and Libudzisz, Z. "Dark chocolates supplemented with Lactobacillus strains". European Food Resource Technology. 2007. Volume 225. p. 33-42.
Pandey, et al., 2015, Probiotics, prebiotics and synbiotics-a review, J Food Sci Technol, 52(12), 7577-7587
WHO, 2002, Guidelines for the Evaluation of Probiotics in Food