Kamis, 11 Maret 2021

8 Tips Bepergian Jauh di Masa Pandemi

Hallo gaes, gimana kabarnya ?

Ngga terasa ya pandemi Covid 19 udah hampir 1 tahun di Indonesia. Udah ngapain aja nih setahun. 😂 Meskipun harus di rumah aja, semoga tetap sehat, produktif, dan bahagia !

Ada ngga sih di antara teman-teman yang merasa udah nyaman dan mager di rumah aja (seperti aku) ?😂 Nah gimana nih, kalau ternyata saat pandemi ini kita harus bepergian jauh entah itu pekerjaan atau karena keperluan wajib lainnya. Pasti kalau di awal ada rasa khawatir dan overthinking, ya kan ? 😖

Nah, kali ini aku ingin sharing sedikit tips bermanfaat kalau kita harus pergi jauh dalam masa pandemi ini, misalnya ke luar daerah yang jauh dari tempat tinggal dan menuntut aktivitas yang sangat moving. Hmm kira-kira apa aja yang wajib kamu siapin ya ? Ini dia...

tips bepergian saat pandemi covid19

1. Banyak update berita tentang kebijakan nasional dan kebijakan daerah terbaru

Eits.. tunggu, ini bukan sok-sok jadi pengamat kebijakan ya. Hmm ngapain sih mesti update berita dulu ? Ini penting gaes ! Kita semua tahu kan, di negara manapun belum ada yang punya formula pas dalam penanganan Covid 19, termasuk di Indonesia. Indonesia sudah berkali-kali menerapkan perpanjangan PSBB, negara lain pun melakukan lock down yang kesekian kali. Kebijakan pun sering berubah karena mengikuti perkembangan kasus penyakit terbaru. Mulai dari kewajiban rapid test antibody, rapid antigen, tes PCR (Polimerase Chain Reaction), pembatasan penggunaan transportasi umum, dan masih banyak lainnya. Jadi, harus sering cek perkembangan informasi terbaru ya.

2. Siapkan hasil uji yang diminta untuk melakukan perjalanan sehubungan dengan pandemi Covid 19

Setelah kamu cari informasi selengkap mungkin tentang peraturan terbaru untuk perjalanan, pastikan untuk melakukan tes Covid 19 entah itu rapid test antibody, rapid test antigen, tes PCR disesuaikan dengan regulasinya. Sebenernya hasil yang paling valid adalah tes PCR, namun memang untuk harga yang lebih terjangkau dengan hasil yang validitasnya masih bagus adalah rapid test antigen. Pemilihan jenis test disesuaikan juga ya gaes dengan regulasi yang ada. Kamu bisa menanyakan ke maskapai penerbangan (jika menggunakan pesawat) atau PT KAI (jika menggunakan kereta). Kamu juga bisa cari informasi dari situs resmi atau media sosial kementerian terkait, biasanya sih yang berhubungan dengan perjalanan ini di Kemenhub atau pemerintah daerah setempat. Jadi sering-sering update info aja ya gaes. Oiya setelah siap hasil ujinya, simpan hasil uji dengan baik di tempat yang mudah dijangkau.

3. Bawa sanitary kit 

Kalau yang ini wajib banget harus ada mulai dari sabun, hand sanitizer, tissue basah, dan tissue kering secukupnya. Selain dibawa, jangan lupa agar simpan sanitary kit di tempat / tas yang mudah dijangkau ya, karena barang itu pasti akan sering dipakai.

4. Bawa masker medis dan masker kain cadangan.

Masker menjadi barang pokok di masa pandemi ini. Penggunaan masker medis pun harus diperhatikan. Jangan menggunakan masker medis yang sama dalam waktu lebih dari 3-4 jam ya. Bila perlu penggunaan masker medis dan masker kain juga dapat di-double. Jadi pertama pakai masker medis dahulu, kemudian pakai masker kain di atasnya. Bawa juga masker medis dan masker kain cadangan secukupnya. 

5. Bawa kantong plastik / laundry bag

Nah kalau yang kantong plastik ini aku coba terapkan saat bepergian jauh di masa pandemi. Jadi, kantong plastik itu nanti buat tempat baju kotor atau barang-barang kotor lainnya yang memang akan dibawa pulang untuk dicuci. Barang kotor tadi biasanya aku masukkin dulu di kantong plastik bersih, baru deh masukkin ke laundry bag yang biasa. Mengapa perlu banget dipisah ? Yah karena yang namanya lagi bepergian ya gaes, kita ngga tahu kotoran apa aja yang nempel di baju kita dan karena aku cuma bawa 1 koper jadi diusahakan ada partisi antara barang kotor dan bersih.

6. Konsumsi suplemen kesehatan untuk daya tahan tubuh

Suplemen kesehatan daya tahan tubuh menjadi salah satu kebutuhan wajib di masa sekarang. Suplemen apa yang bagus untuk daya tahan tubuh ? Sebenarnya pilihannya sangat banyak ya gaes. Minum suplemen secukupnya saja sesuai aturan pakai dan disesuaikan dengan kondisi tubuhmu. Jangan lupa baca selalu aturan pakai sebelum memilih dan baiknya konsultasikan juga ke tenaga kesehatan sebelum mengkonsumsi suplemen kesehatan. 

7. Bawa alat makan atau air mineral sendiri

Minum air putih udah jadi kewajiban ya gaes meskipun bukan pandemi Covid 19. Namun, karena kita lagi di luar kan mungkin ada yang khawatir nih kalau minum di tempat umum. Alangkah baiknya sedia botol minum atau air mineral sendiri ya. Oiya bila perlu bawa juga kit yang berisi sendok, garpu, atau sedotan minum yang praktis dibawa kemana-mana. Banyak pilihannya kok di e-commerce. 😁

8. Rajin bersihkan peralatan yang sering dipegang

Virus ini bisa menempel di mana saja ya gaes. Benda-benda yang sering dipegang dengan tangan merupakan salah satu benda yang bisa jadi media penyebaran. Oleh karena itu rajin-rajin untuk dibersihkan, terutama handphone, keyboard laptop, mouse, dan barang lain yang sering dipegang. Bersihkan sewajarnya saja ya gaes bisa disemprot sedikit dengan hand sanitizer spray dan tissue (note dipastikan tidak mengandung bahan yang merusak gadget ya). Asalkan jangan sampe hp-nya dicuci ya. 😁


Adanya pandemi ini memang menuntut kita untuk lebih perhatian apalagi jika bepergian jauh. Meskipun banyak hal yang harus disiapkan, jangan stress dan keep enjoy saja karena pastinya itu untuk kebutuhan kita sendiri.😊 Semoga perjalanan tetap sehat dan menyenangkan ya, meskipun harus bepergian jauh dalam masa pandemi. Jangan lupa dimanapun berdoa agar perjalanan aman dan nyaman dan tentunya SARS-CoV-2 ini segera hilang dari bumi kita tercinta. 

Oiya kalau teman-teman ada tips lain yang penting untuk perjalanan di masa pandemi ini, boleh ya kirim komentar di bawah. Pasti akan bermanfaat untuk aku dan pembaca lainnya ! 😃 

Tetap utamakan di rumah aja ya kalau tidak ada kewajiban yang mendesak.

Salam sehat.


-- Jakarta, 11 Maret 2021--


Minggu, 28 Februari 2021

Review Buku : Recehan Bahasa (Karya Ivan Lanin)


Setiap hari kita ngga pernah terlepas dari yang namanya "bahasa" baik lewat tulisan atau percakapan. Apalagi di era sekarang yang disebut era 4.0 ini, makin banyak istilah baru yang sering bermunculan dalam percakapan sehari-hari. Coba deh kalau kita lihat di media sosial ataupun obrolan sehari-hari pasti banyak banget mulai bermunculan istilah asing yang tanpa disadari kita juga terkadang ikut memakainya.

Melalui buku "Recehan Bahasa", mas Ivan Lanin menjelaskan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami. Oiya jangan salah ya, meskipun mengupas tentang bahasa, tetapi isi bukunya sangat menarik dan illustratif karena nggak hanya berisi tulisan aja. Jadi nggak membuat pembaca menjadi bosan dan pastinya ingin terus membaca lembar demi lembarnya.
 
Hmm penasaran kan gimana isinya ? Yuk cuslah langsung baca dan jelajahi setiap lembar bukunya. Selamat membaca ya !

Sabtu, 10 Oktober 2020

5 Tips Menulis Blog Untuk Pemula (Kelas Blog Ruang Aksara)

 Hai gaes, apa kabar Oktober ? Semoga semuanya baik-baik saja ya..

Beberapa waktu kemarin, aku ikut kelas menulis blog yang diadakan oleh ruang aksara. Pertama tahu info ada kelas blog, langsung deh grecep buat daftar. Pasalnya, meskipun pernah nulis di blog dari beberapa tahun lalu, tapi aku sama sekali belum pernah ikut kelas blog atau sejenisnya. Bahkan bergabung di blogger perempuan juga belum lama. Anyway thanks juga untuk blogger perempuan sehingga aku banyak menemukan banyak tips menarik tentang blogging dari teman-teman blogger lainnya, salah satunya adalah bisa ikut kelas blogging ini. Hmm penasaran kan apa oleh-oleh dari kelas blog ? Chek it out !

 

tips menulis blog pemula

Blog, Blogger, dan Menulis

Blog, blogger, dan menulis adalah 3 hal yang tidak bisa dipisahkan. Melalui blog, penulis bisa membagikan informasinya kepada semua orang melalui melalui media online. Walaupun saat ini platform media sosial semakin berkembang, mulai dari twitter, instagram, dan lain-lain, namun informasi yang dibagikan melalui website atau blog masih banyak digemari. Coba saja, kalau kita kebingungan mencari informasi, pasti hal yang pertama dilakukan adalah "browsing di google" dan sampailah kita pada banyak website atau blog yang memuat informasi yang akan kita cari. Iya kan ?

Kalau kata Mba Dew, blog itu ibarat istana dan blogger adalah rajanya. Jadi, jika akan membuat suatu blog dengan konten menarik, maka kuncinya ada di blogger. Bagaimana blogger bisa mengisinya dengan informasi yang menarik, desain yang menarik, sehingga bisa menjadi blog yang menarik.

 

  Apa saja ya poin penting untuk mulai menulis di blog ? 

tips menulis blog pemula

Ini dia 5 tips singkat untuk mulai menulis di blog, khususnya bagi pemula.

1. Tentukan tujuan menulis di blog

Sebelum memulai menulis, perlu kita pertanyakan kembali apa sih tujuan kita menulis. Hal-hal apa saja yang membuat kita ingin menulis di blog ? Blog bisa digunakan untuk berbagai macam tujuan seperti : catatan pengalaman pribadi, sharing informasi, promosi produk/ jasa, bahkan bisa menambah penghasilan. Wow !

2. Temukan tema / topik yang akan dibahas

Tema kadang membuat galau penulis untuk "menulis atau tidak menulis". Pasti ada yang pernah mengalami kondisi ini kan ?😆 Nah, sebenarnya, ide menulis bisa diperoleh dari mana saja. Bisa menulis hal yang kita sukai, pengalaman, review produk, promosi/ berjualan, atau hal menarik lainnya. Topik yang akan dibahas tidak harus yang terlalu rumit, bisa jadi merupakan hal yang sering ada di sekeliling kita namun sangat bermanfaat bagi orang lain yang memerlukan informasi ini. Lalu terkadang ada pertanyaan yang membuat khawatir : "Emang ada ya yang mau baca tulisan kita ?" Nah, kalau ini, tidak perlu khawatir, mulai saja dulu dan rutin untuk menulis. Yakinlah bahwa setiap tulisan pasti akan menemukan pembacanya ! Yeah 😃

3. Terapkan teknik SEO dalam menulis

Apa itu SEO ? SEO (Search Engine Optimization) adalah suatu teknik untuk mengoptimalkan blog/ website supaya mesin pencari (search engine, misalnya google) mudah menemukan tulisan kita. Tulisan yang mudah dideteksi oleh search engine makan akan berpeluang untuk muncul di halaman awal sehingga akan banyak pembaca yang menuju ke tulisan kita. Nantinya juga bisa berpengaruh pada performa blog. Pada kelas blog dari Mba Dew kemarin ada beberapa teknik SEO yang perlu diterapkan di artikel sebuah blog yaitu penggunaan kata kunci baik di judul tulisan, isi tulisan, dan judul gambar. Selain itu, bila perlu menyertakan link eskternal dan link internal di blog kita. Link internal bisa berupa link yang mengarah ke tulisan lainnya di blog kita, sehingga bisa mempengaruhi performa blog juga. Wah menarik ya !

4. Pilih gambar/ ilustrasi supaya tulisan semakin menarik

Beberapa orang mungkin bisa bertahan dalam waktu yang lama untuk membaca tulisan panjang di blog. Namun, artikel yang hanya berisi tulisan akan terlihat membosankan dan kurang menarik pembaca. Nah, disnilah pentingnya mempercantik tulisan kita menggunakan gambar. Selain untuk mempercantik, gambar juga bisa digunakan sebagai ilustrasi isi tulisan kita dan ternyata pemilihan dan penamaan gambar juga salah satu teknik SEO yang tadi disebutkan di poin 3. Oh iya, kita bisa memperoleh gambar melalui penyedia yang tidak berbayar seperti pexels.com. Selain itu, kita bisa juga mendesain sendiri melalui aplikasi desain grafis yang bisa digunakan secara online dan free. Klik di sini ya untuk info tentang aplikasi desain grafis.

5. Bagikan tulisan melalui media sosial atau komunitas

Nah, setelah selesai menulis jangan lupa baca sekilas tulisan kita untuk memastikan tulisan enak dibaca dan tidak ada kalimat / huruf yang typo. Artikel yang sudah di-publish akan siap meluncur ke calon pembaca. Kita bisa membagikan tulisan dengan melalui media sosial atau bergabung dengan platform komunitas sesama blog. Dengan membagi tulisan kepada yang lain, maka kita juga bisa mendapat feedback dari pembaca di artikel dan blog yang kita buat. Bahkan feedback bisa jadi sumber inspirasi untuk tulisan selanjutnya, lho. Selain itu, dengan bergabung melalui komunitas blog, kita juga bisa saling sharing informasi dengan teman blogger lainnya ya. 😃

Nah itu dulu ya teman-teman sharing hari ini tentang kelas menulis di blog. Terimakasih Mba Dew dari ruang aksara dan teman-teman yang sudah sharing ilmunya. Semoga bisa menjadi reminder untuk rajin-rajin mengisi blog ya...hihi😁

Sabtu, 22 Agustus 2020

Aplikasi Canva dan Piktochart, Desain Praktis dan Tetap Artistik

Hai guys !

Kita bertemu lagi pekan ini lewat page ini ya. Gimana nih libur panjangnya ? Semoga tetap menyenangkan ya walaupun harus di rumah aja. 😁

Nah, kebetulan banget kemarin aku baru ikut kelas tempo mengenai pembuatan infografis. Pelatihan yang diberikan oleh Tempo Institute ini dilakukan secara daring. Beruntung banget bisa ikut kelas semacam ini, apalagi pas ada promo kemerdekaan dari Tempo. Terima kasih Tempo Institute !

Nah kali ini aku share sedikit tentang hasil pelatihan kemarin ya.

Canva-piktochart

Oiya sebelumnya, teman-teman pasti sudah familiar kan dengan infografis ? Pada era sekarang dimana media sosial berkembang pesat, baik instagram, twitter, blog, infografis mudah sekali kita temukan dimana-mana. Bahkan, mungkin ada dari teman-teman yang sering diberi tugas membuat infografis dari ibu guru/ dosen / atasan ? hehe. Melalui infografis, informasi akan lebih mudah diterima, lebih menarik, dan lebih sederhana untuk dimengerti. Kecenderungan orang akan lebih cepat dan lebih mudah menerima informasi berupa gambar dibandingkan tulisan yang disusun dengan ribuan kata, hehe. Betul tidak ? Informasi yang tersedia dalam bentuk gambar/ grafis juga lebih mudah untuk dibagikan melalui berbagai media, baik media cetak, elektronik, atau media sosial.

Nah kira-kira aplikasi praktis apa saja yang bisa digunakan untuk membuat infografis ? Kali ini aku akan share hanya 2 aplikasi dulu ya. Check it out !

1. Canva


Canva merupakan aplikasi desain grafis berbasis website. Canva ini sangat membantu untuk membuat desain grafis (termasuk infografis), apalagi untuk orang-orang yang belum mahir menggunakan aplikasi desain grafis yang lebih rumit seperti Corel, Photoshop, dan lain-lain. Mengapa lebih mudah digunakan ? Canva menawarkan banyak pilihan jenis desain yang akan digunakan, mulai dari background, template, picture, icon vector, dan lain-lain. Bahkan kita juga bisa meng-import gambar dari luar untuk dimasukkan ke desain yang kita buat di Canva. Oiya untuk mencari icon vector yang menarik, kita bisa download di freepik atau flaticon ya, ada beberapa yang free dan berbayar. Hmm menarik kan ? Aplikasi Canva memang bukan aplikasi untuk membuat desain dari nol, namun seninya adalah menggabungkan berbagai macam item/ menu, kombinasi warna yang telah tersedia di Canva dan disesuaikan dengan kebutuhan atau tujuan kita. Canva juga bisa diakses melalui mobile app yang dapat diunduh di playstore. Namun setelah saya coba, untuk desain grafis memang lebih leluasa kalau kita membukanya melalui website di laptop. 

Nah daripada penasaran, langsung coba aja di sini.

 

2. Piktochart

Aplikasi ini tidak jauh berbeda dengan Canva karena merupakan aplikasi desain grafis berbasis website. Sekilas beberapa menu yang ada di Piktochart juga mirip dengan Canva. Kita bisa membuat desain menggunakan template, icon vector, gambar, dan menu lainnya yang tersedia. Oiya, di piktochart ini juga tersedia tools untuk membuat grafik proses, timeline, dan list comparation (untuk perbandingan) sehingga cukup memudahkan jika akan membuat infografis yang memerlukan grafik/ diagram di dalamnya. Sebenarnya aku belum terlalu familiar dengan piktochart, namun dari websitenya cukup menarik dan tidak salahnya akan aku coba nanti. So, Let's try !😁

Nah itu tadi 2 aplikasi desain grafis yang praktis untuk dicoba. Oiya kalau teman-teman punya tips menggunakan 2 aplikasi tersebut atau ada saran aplikasi praktis lainnya, boleh kasih info di kolom komentar ya. 

Terimakasih. :)

Sampai jumpa !😀


Minggu, 16 Agustus 2020

Review Buku Ikigai, Apa yang Membuat Hidupmu Bermakna ?

Review Buku Ikigai


Hai gaes kembali lagi pekan ini di sesi review buku.

Kali ini kuceritakan sebuah buku menarik tentang self improvement berjudul "Ikigai". Hmm apa itu Ikigai ?

Setelah membaca buku ini, aku sendiri masih belum bisa menemukan definisi secara khusus dari ikigai. Tapi bisa dibilang bahwa ikigai adalah suatu cara pandang bagaimana kita menjalani hidup supaya lebih enjoy dan bermakna.

Penulis buku ini terinspirasi dari kehidupan warga Okinawa, Jepang yang merupakan salah satu wilayah dimana banyak penduduk berusia mencapai 100 tahun. Hmm kok bisa ya ? Beberapa cerita dari warga Okinawa  yang berusia mencapai 100 tahun juga dibahas dalam buku ini. Bahkan mereka masih sehat melakukan aktivitas fisik dan diceritakan sangat jarang warga yang berusia 100 tahun hanya duduk-duduk sambil baca koran di rumah hehe. Mereka masih sehat untuk melakukan aktivitas fisik. Wow..😮

Buku ini dapat menjadi sebuah perenungan apa tujuan hidup yang kita cari selama ini dan apa yang membuat kita bisa menjalani serta memaknai hidup yang telah dianugerahkan kepada kita.

Misi kita adalah menemukan ikigai dari diri kita masing-masing. Ketika kita merasa sangat menyukai sesuatu dan ketika kita mengerjakannnya sampai-sampai seperti lupa waktu, bisa jadi itulah ikigai. The moment your life has this purpose, you will achieve a happy state of flow in all you do, like the calligrapher at his canvas or the chef who, after half a century, still prepares sushi for his patrons with love (Ikigai, halaman 119).

Ten Rules of Ikigai
Dalam buku ini disebutkan ada "ten rules of ikigai". Hmm kira-kira apa saja ya ? Oke ini dia 6 dari  10 rules of ikigai :
1. Stay active, don't retire
Isilah hari - hari dengan hal yang bermanfaat dan tetap produktif. Jika usia telah mencapai masa pensiun, usahakan tetap melakukan aktivitas yang bermanfaat, misalnya dengan menjalani hobi yang produktif.
2. Don't fill your stomach
Jangan makan terlalu kenyang. Pesan ini sangat relevan dengan apa yang Rasulullah ajarkan agar makan secukupnya dan tidak berlebihan. Makan terlalu banyak juga tidak baik untuk pencernaan kita.
3. Smile
Keep smile bagaimanapun kondisinya. Tatkala menghadapi masalah kita harus punya "resilience" untuk  bangkit kembali.
4. Give thanks
Selalu mengucapkan terimakasih dan bersyukur. Berterimakasih kepada siapa saja di sekeliling kita, teman, keluarga, dan tentunya selalu bersyukur kepada Tuhan atas nikmat hidup yang diberikan.
5. Live in the moment
Gunakan masa sekarang dengan sebaik -baiknya, karena masa sekarang lah yang ada di depan mata. Buang bayangan masa lalu yang buruk dan jangan terlalu khawatir akan masa depan. Meskipun demikian, masa depan harus selalu dipersiapkan.
6. Follow your ikigai
Ikuti passion yang ada dalam dirimu. Sesuatu yang membuat harimu menyenangkan dan bermakna hingga akhir hidupmu. 

Lalu kira-kira 4 rules yang lainnya apa ya ? Yuk temukan di buku ikigai ini ! Saatnya mencari ikigai mu ! 😀

Oh iya buat yang punya rekomendasi buku self improvement lain, boleh kasih saran di kolom komentar ya..🙂

Sabtu, 08 Agustus 2020

Teknik Pomodoro Saat Bekerja, Susah atau Mudah ?

Hmm pernah denger ngga gaes ? Jujur aku sih baru dengar kemarin-kemarin pas kebetulan ikut pelatihan online tentang management. Beruntung banget rasanya bisa ikut pelatihan. Terimakasih tim pemateri !😀 Salah satu hal yang baru aku tahu adalah  teknik pomodoro yang bisa diterapkan dalam melakukan pekerjaan.  

Wow apa itu POMODORO ? Eh tapi bukan pororo lho ya ! 😆

Kalau dari penjelasan narasumber, sebenarnya teknik pomodoro ini ada bukunya tersendiri gaes yang membahas secara khusus. Teknik ini pertama kali diperkenalkan oleh Francesco Cirillo . Tapi berhubung aku belum baca bukunya langsung, jadi ini aku share sekilas tentang teknik pomodoro dari pelatihan ya. 🙂


Apa saja ya teknik pomodoro yang bisa dipraktekkan dalam melalukan pekerjaan atau mengerjakan tugas ? Kuy langsung aja, ini dia.
  1. Identifikasi tugas/ pekerjaan apa saja yang akan dilakukan.
  2. Set waktu untuk 25 menit ke depan. Oh iya, kamu bisa menggunakan timer ya.
  3. Bekerjalah dengan fokus hanya mengerjakan tugas itu saja. Jauhkan diri kita dari semua distraksi atau hal-hal yang memicu terjadinya distraksi/ gangguan.
  4. Berhentilah bekerja ketika sudah mencapai 25 menit dan tandai bahwa pekerjaan kamu sudah selesai.
  5. Luangkan 5 menit untuk istirahat sejenak sambil menyiapkan energi untuk tugas selanjutnya.
  6. Setelah beristirahat sejenak, kembali melakukan pekerjaan dengan melakukan poin 1-5 dalam 4 siklus.
  7. Setelah dilakukan 4 siklus, luangkan waktu istirahat yang lebih panjang  sekitar 15-30 menit supaya energi kita bisa di-booster kembali.
  8. Mulai lagi bekerja 🙂

Nah gimana gaes ? Teorinya sepertinya mudah ya. 

Tapi kalau boleh berpendapat, salah satu tantangannya di sini adalah menghilangkan gangguan yang mungkin bisa timbul. Hmm ..Hmm kira-kira bagaimana ya tips nya untuk menghilangkan gangguan yang mungkin muncul. Kalau teman-teman ada yang sudah berpengalaman atau mencoba, boleh banget ya share ceritanya dan masukannya di kolom komentar di bawah. 😃

Okay sekian dulu ya ceritaku kali ini. Sampai jumpa. 😁