Sabtu, 17 September 2016

10 Jenis Sayur dan Buah yang termasuk Functional Food, apa saja ?

Hasil gambar untuk functional food

Let food be your medicine and medicine be your food—Hippocrates

Pernahkah Anda mendengar istilah functional food ? Jika belum mari kita tengok sejenak. Menurut International Food Information Council, functional food adalah bahan pangan yang memiliki manfaat jauh lebih besar karena nutrisi yang dikandungnya. Makanan ini tidak hanya mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan mikronutrient lain tetapi mengandung zat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh bahkan dapat mengontrol kondisi penyakit kronis. Apa saja ya contoh bahan makanan yang merupakan functional food ?
1.       Apel
Buah apel banyak mengandung serat. Selain buahnya, kulit apel juga kaya akan vitamin C dan antioksidan quersetin. Antioksidan bermanfaat untuk menangkal radikal bebas dan mencegah tubuh terkena penyakit kronis seperti kanker, kardiovaskuler, dan sebagainya.
2.       Buah beri, cherry, dan anggur
Buah ini juga tak kalah hebatnya karena antioksidan yang dikandungnya. Anggur mengandung antioksidan antosianidin yang berwarna merah keunguan. Kandungan antosianidin juga bermanfaat untuk kesehatan dan kelancaran aliran darah.
3.       Brokoli
Brokoli mengandung sulphoraphane dan indole-3 carbinol yang merupakan antioksidan baik bagi tubuh. Zat ini juga terdapat pada beberapa sayuran hijau lain, kobis, dan kembang kol.
4.       Wortel
Buah yang memiliki warna cerah ini banyak mengandung antioksidan yang disebut beta-caroten yang termasuk golongan senyawa carotenoid. Penelitian terkini menunjukkan bahwa kandungan lain dari wortel, yaitu falcarinol dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit kanker kolon. Untuk memperoleh kandungan nutrisi wortel maksimal sebaiknya jangan dimasak terlalu lama. Konsumsi wortel mentah atau dikukus dalam waktu yang singkat sangat dianjurkan agar memperoleh manfaat nutrisi yang maksimal dari wortel.
5.       Jeruk
Jeruk juga merupakan buah yang kaya akan antioksidan dan vitamin C
6.       Ikan dan minyak ikan
     Minyak ikan mengandung omega 3 (DHA dan EPA). Omega 3 telah terbukti manfaatnya untuk mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler serta mengontrol level lemak dalam darah (menurunkan level trigliserida dan meningkatkan HDL). Omega 3 juga baik untuk perkembangan kecerdasan otak dan penglihatan pada usia anak-anak. Minyak ikan sudah banyak tersedia dalam produk suplemen, baik berupa kapsul minyak ikan maupun dalam bentuk emulsi untuk multivitamin anak.  Dosis yang direkomendasikan adalah 1-3 gram minyak ikan per hari atau 1-2 sajian ikan per minggunya.
7.       Oats
Oats merupakan serat pangan yang kaya akan beta glucan. Beta glucan sudah banyak diketahui manfaatnya bagi kesehatan. Menurut penelitian, 3 gram beta glucan per hari dapat mengurangi level kolesterol sebesar 5 % dan mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler. 1000 Manfaat lain dari Oats bisa Anda baca di artikel berikut http://adina-twins.blogspot.co.id/2016/09/1000-manfaat-oats-siapa-mau.html.
8.       Green tea
Untuk tanaman yang satu ini mungkin Anda sudah cukup familiar Camellia sinensis. Saat ini banyak produk makanan ataupun minuman bahkan produk kecantikan yang diberi tambahan green tea untuk menambah rasa dan menarik pembeli. Tetapi tidak hanya itu, sebenarnya green tea memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Green tea mengandung epigallocatechingallat (EGCG). EGCG bermanfaat mengurangi resiko kanker, memperlambat perkembangan penyakit kanker, mengurangi lemak dalam tubuh, dan memperbaiki metabolisme. Mengkonsumsi minuman green tea 750 mL 2500 mL per hari baik untuk kesehatan. Teh jenis lain seperti black tea dan white tea juga memiliki manfaat serupa dengan green tea.
9.       Kedelai
Kedelai sudah sangat bersahabat bagi masyarakat Indonesia. Kedelai yang merupakan bahan baku tempe dan tahu ini ternyata kaya akan isoflavon genistein dan daidzein. Isoflavon bermanfaat mengontrol kolesterol dalam darah, meningkatkan kepadatan tulang, dan mengurangi gejala saat menopause.  Kedelai juga kini sudah diolah menjadi berbagai makanan yang menarik seperti susu kedelai, kue / biskuit kedelai, yoghurt kedelai dan sebagainya.
10.   Bawang putih
Siapa sangka , bahan masakan yang berbau khas satu ini termasuk pangan fungsional. Bawang putih sudah banyak diteliti dapat mengurangi kolesterol dalam darah, memiliki khasiat antibakteri, antivirus, dan antikanker. Bawang putih juga sudah banyak dijual dalam bentuk suplemen kesehatan yang siap dikonsumsi.


Sumber informasi :

Torkos, Sherry, 2008, The Canadian Encyclopedia of Natural Medicine,  34-36, John Wiley & Sons Canada, Ontario
Lokasi: Banyumas Regency, Central Java, Indonesia

3 komentar:

  1. Kosa kata baru..functional food..wajib masuk menu sehari2 ya...pernah dengar sih tentang manfaat apel, ada yang bilang mengkonsumsi apel sehari 1 buah akan menjauhkan kita dari dokter...
    Nice info mb...

    BalasHapus
  2. terima kasih komentarnya, iya karena sebenarnya kesehatan itu kembali lagi kepada apa yang kita makan sehari-hari
    senang bisa berdiskusi, wah ada-ada saja pepatahnya :P), apel banyak mengandung antioksidan yang bagus untuk kesehatan kulit juga lho,, sebenarnya banyak juga buah-buah lain yang mengandung antioksidan. Buah atau tanaman yang berwarna cerah seperti oranye , merah biasanya banyak antioksidan seperti wortel, buah naga, manggis, masih banyak lainnya hehe

    BalasHapus