Sabtu, 15 Mei 2021

Menjelajah Candi Muaro Jambi Sambil Bersepeda Ria


Hai guys, kali ini aku mau share sedikit salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi kalau kamu sedang berada di Jambi. Yups, Candi Muaro Jambi  namanya. Dari namanya memang khas banget ya, kalau candi ini ada di wilayah Jambi.

Berdasarkan informasi dari warga Jambi, kompleks candi ini ternyata luas banget guys. Memang setelah aku telusuri di beberapa sumber ternyata kompleks Candi ini nggak kalah luas dari Borobudur dan Prambanan yang ada di Jawa.  Menurut informasi dari Wikipedia, Candi Muaro Jambi ternyata sebuah kompleks percandian agama Hindu-Buddha terluas di Asia Tenggara, dengan luas sekitar 3981 hektar. Wow gede banget dong ya..

Sesuai namanya, Candi Muaro Jambi ini terletak di kawasan Desa Muaro Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Untuk dapat masuk ke Candi ini, kamu juga ngga perlu merogoh kocek yang dalam. Harga tiketnya sangat terjangkau. Oh ya karena wilayahnya yang sangat luas, jadi jangan khawatir kalau mau berkeliling kawasan candi. Di depan pintu masuk tersedia tempat penyewaan sepeda lo. Harga sewanya juga murah, banyak pilihan warna dan model sepedanya, supaya tetep bagus buat foto, ye kan. Oh iya kalau ngga sewa sepeda bisa-bisa aja si tapi sepertinya nggak akan sanggup kalau jalan kaki. 😁

Nah langsung deh, setelah pilih dan sewa sepedanya, kita bisa pake sepeda buat keliling kompleks candi.  Yang bikin seneng juga nih gaes, lama waktu sewa tidak dibatasi per jam, tapi sepuasnya lho ! Oh iya gaes, jangan lupa bawa bekal minum yang cukup ya, sebelum masuk berkeliling candi ini.🍶

Nah daripada penasaran, ini dia beberapa spot Candi Muaro Jambi yang wajib kamu kunjungi.


Parkir sepeda dulu sebelum transit di salah satu kompleks candi


Salah satu kompleks bangunan candi di bagian depan


Nah gimana gaes cantik dan megah kan candinya ? 

Oh iya struktur bangunan candi ini agak berbeda dengan Candi Borobudur, Prambanan, atau candi Hindhu-Buddha di kawasan pulau Jawa ya. Batu-batu penyusun Candi Muaro Jambi memiliki ciri khas tersendiri, seperti batu bata warna merah yang bertumpuk. Nah coba bayangkan zaman dulu pasti kan belum ada semen atau bahan bangunan ya, tapi struktur bangunannya sangat kuat. 

                   Foto kompleks candi dikelilingi pepohonan rindang di sore hari membuat suasana teduh dan syahdu 

Sisi lain yang membuat Candi Muaro Jambi ini unik adalah bangunan candi yang tersebar di beberapa titik. Jarak antara satu bangunan candi ke bangunan lainnya bahkan sampai ada yang kurang lebih 500 meter. Untuk pergi ke bangunan candi yang lain, tak jarang kita harus ngonthel sepeda dulu guys melewati jalan setapak, keluar masuk perkebunan atau hutan kecil. Yah jadi ada suasana kayak di dalam hutan gitu si hihi, untung siang-siang gaes 😅 


Kalau menurutku, berkunjung ke candi ini bisa jadi paket komplit sih. Fotonya dapet, olahraganya juga dapet. 😆 Dan emang bener kata bapak salah seorang warga Jambi, kalau mau mengunjungi semua kompleks Candi Muaro Jambi nggak akan bisa dalam waktu sehari.😀 Sebagai warga negara Indonesia, aku bangga kalau kita punya salah satu warisan budaya yang sekeren dan semegah ini. Semoga  bisa terus terawat dan menjadi spot wisata yang semakin menarik ya..

Thanks to Ibu & team yang sudah mengajakku kesini 😁🤭

Oiya buat teman-teman yang udah pernah ke candi ini, atau punya rekomendasi tempat menarik lainnya, boleh lho share cerita menariknya di kolom komentar, terimakasih yaa.

Sampai jumpa di tulisan selanjutnya !

Minggu, 02 Mei 2021

Coba Inkscape Buat Desain Grafismu Lebih Ciamik !



(Hasil percobaan desain di Inkscape)

Hai gaes !!

Buat temen-temen yang suka desain, pernah ga sih nyoba beberapa aplikasi desain grafis berbasis vektor ? Gimana menurut temen-temen ? Kalo aku sendiri, dulu pernah si belajar aplikasi desain grafis berbasis vektor seperti Corel Draw. Tapi yah karena jarang make dan kayanya dulu kelihatnnya rumit dan banyak menu-menu yang harus dipelajari jadi jujur jarang pakai sih. Apalagi sekarang sudah banyak kan aplikasi desain grafis berbasis web seperti Canva dll yang lebih praktis 😁. Aplikasi Canva memang bener-bener menjadi jalan ninjaku buat bikin desain lebih cepat dan praktis. Tapi yah karena di Canva itu biasanya kita ambil atau edit-edit dari template yang ada, jadi terkadang pilihan menunya ga sebanyak aplikasi desain grafis berbasis vektor seperti Corel Draw misalnya. Tapi asal pinter milihnya, desain yang dibikin pake Canva bisa tetep artistik dan ciamik lho.

Nah belakangan ini aku baru nyoba aplikasi desain grafis berbasis vektor yaitu inkscape. Apa itu Inkscape ?

Inkscape ini bisa dibilang agak mirip sama Corel Draw. Oiya ga perlu khawatir soal lisensi, karena dari beberapa penelusuran dan di website resminya, aplikasi Inkscape ini memang tidak berbayar alias gratis. Aplikasi Inkscape ini katanya dikembangkan secara open oleh beberapa pengembang. Website inkscape juga secara berkala melakukan update aplikasi versi terbarunya. 

Nah buat kamu yang penasaran gimana cara dapetnya ? Ini dia !!

1. Buka website Inkscape (klik di sini)


2. Pilih menu download

Nah di bagian sini nanti akan muncul beberapa pilihan versi aplikasi, tergantung sistem operasi laptop yang kamu pakai. Misalnya bisa di Windows atau macOS. Jika kamu memilih download versi Windows nanti akan muncul pilihan menu 32 bit atau 64 bit. Nah mana yang kamu pilih juga bergantung dari sistem operasi Windows mu ya..

3. Install Inskcape di laptop atau PC

Setelah aplikasi terdownload lengkap, langsung deh install Inkscape di laptopmu. Cara install-nya hampir sama dengan cara install aplikasi pada umumnya. 

4. Siap coret-coret di kanvas

Nah setelah terinstall, maka aplikasi akan muncul di desktop-mu dan bisa langsung dibuka. Oh ya buat yang baru pertama membuka, ini dia tampilan awal yang akan muncul. 

Nah gimana teman-teman, ngga sabar untuk nyoba kan ? Selamat mencoba ! 😊

Oh ya buat yang sering pake Inkscape, boleh juga ya share di kolom komentar, berhubung aku juga new user, jadi masih perlu cari-cari tutorial di sana-sini. 

Sampai jumpa di tulisan selanjutnya 😇


Oya teman-teman, kalau lagi pengin totebag dengan desain ilustrasi yang menarik, boleh lho dipesan di sini. Yuk intip dulu dan langsung check out lewat Toscartiest !


Rabu, 28 April 2021

Aku Bersama Teman Adaptasiku


Sejak kecil aku suka membaca buku. Hobi membaca buku berawal dari seringnya membaca cerita pendek yang biasanya terbit di majalah anak-anak yang terkenal pada era 90-an kala itu. Setiap ibuku membeli majalah pasti tak mau ketinggalan dan tak sabar rasanya ingin menghabiskan semua cerita dan bahan bacaan dalam sekejap.

Seiring berjalannya waktu hobi bisa sama, tapi buku yang dibaca pasti akan berbeda. Saat masa sekolah, terkadang aku juga membaca  buku berupa teenlit atau novel. Zaman sekolah dulu masih ada tempat penyewaan buku, selain di perpustakaan. Tempat penyewaan ini sering mempunyai koleksi buku atau komik yang bagus. Jadi lumayan bisa menghemat tanpa harus membeli buku. Ketika masa kuliah dan sampai saat ini, membaca buku juga masih menjadi salah satu hal yang aku lakukan saat merasa bosan dan penat. Entah mengapa, hanya dengan duduk atau rebahan sambil membaca buku rasanya sudah cukup memberi penyegaran kembali untuk pikiran, selain berwisata tentunya. Tiap buku selalu memberi warna dan cerita tersendiri kepada pembacanya.

Namun, tibalah awal tahun 2020 dimana dunia digemparkan oleh adanya varian baru virus Corona. Masing-masing negara mulai menutup perbatasan, tak terkecuali Indonesia. Pemerintah memberlakukan pembatasan aktivitas demi keselamatan dan kesehatan rakyatnya, terutama aktivitas yang melibatkan banyak massa yang dapat menjadi resiko penyebaran virus. Salah satu cara yang paling mulia kala itu hingga saat ini adalah dengan melakukan aktivitas di rumah saja. 

Dunia seketika berubah. Banyak orang yang mungkin kehilangan pekerjaan. Namun banyak juga bermunculan pekerjaan - pekerjaan baru yang tak dapat diduga sebelumnya. Banyak juga bahkan yang mungkin mempunyai hobi baru atau hobi lama dengan cara baru selama masa pandemi. Yup, di situlah kita harus bisa beradaptasi dengan segala perubahan yang muncul. Seperti kata Vivian Greene : "Hidup bukan tentang menunggu badai berlalu, ini tentang belajar menari di tengah hujan". 

Inilah ceritaku bersama teman adaptasiku.

Aku selalu terkagum dengan buku yang menceritakan perjalanan kehidupan dan membuat kita selalu bersyukur dengan kehidupan. "Dear World". Ini adalah salah satu buku favoritku yang kutemukan di sebuah katalog ebook ipusnas. Buku ini menceritakan kisah seorang Bana Alabed, seorang gadis cilik Suriah yang berjuang bersama keluarga dan teman-temannya di tempat dan masa yang sangat sulit untuk bertahan hidup. Bayangkan saja, tiada hari tanpa dentuman bom. Untuk pergi sekolah atau pergi ke rumah sebelah pun nyawa taruhannya.  Membaca buku ini membuatku tersindir dan sering malu kepada diri sendiri. Lihatlah Bana. Gadis kecil dengan usia segitu saja sudah punya pemikiran yang luas, tidak hanya untuk dirinya sendiri. Ia berani menyuarakan perdamaian dan tak putus asa walaupun berada di lingkungan yang tidak aman dengan segala keterbatasannya. Cerita Bana sangat mengingatkanku bahwa sisa usia yang masih ada harus kita manfaatkan sebaik-baiknya. Kesabaran dan semangat juga menjadi nilai yang sangat berharga dalam menjalankan kehidupan. Keberanian berkata benar juga mampu mengubah segalanya.

Buku selanjutnya adalah "Laut Bercerita" karya Leila S. Chudori. Awal melihat buku ini kukira akan menceritakan ajakan untuk mencintai lingkungan dan laut sebagai sumber kehidupan. Eits, tapi ternyata buku ini menceritakan kisah Laut dan teman-temannya. Siapa itu Laut ? Buku fiksi ini menceritakan kehidupan para aktivis mahasiswa di era sekitar tahun 1998. Era 1998 merupakan salah satu titik balik perjuangan pemuda-pemuda Indonesia. Meskipun buku ini merupakan fiksi, namun riset penulis dalam membuat karya ini sangat mendalam, karena dibumbui dengan latar belakang sejarah kala itu. Hmm ya riset. Riset adalah kunci. Riset tidak hanya berlaku untuk dunia penelitian dan pendidikan. Tak sadar kita juga mungkin sering melakukan riset dalam kehidupan sehari-hari. Ketika kita ingin membeli sesuatu di online shop misalnya, kita juga melakukan riset. Kita mencari tahu informasi sebanyak mungkin untuk barang yang akan kita beli, membandingkan harga di beberapa toko dan beberapa pertimbangan lainnya. Ketika akan membuat tulisan, kita juga pasti melakukan riset dahulu. Buku ini semakin menyadarkanku bahwa untuk membuat tulisan yang baik, penulis harus banyak melakukan riset. Perbanyak membaca sebelum menulis, meskipun tulisan hanya berupa coretan di blog sendiri. Buku ini juga banyak membuatku bersyukur dimana pada masa sekarang kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara. Setiap orang dapat menyuarakan pendapat baik melalui lisan maupun tulisan. Belum lagi berbagai media sosial yang bisa menjadi sarana untuk mengeluarkan pendapat. Namun demikian, kehati-hatian tetap diperlukan. Banyak juga orang yang mengatakan kalau zaman sekarang "Menjaga jempol terkadang lebih sulit daripada menjaga mulut". Hmm begitu ya.

Masih dalam masa pandemi, setiap orang pasti merindukan perjalanan, pemandangan alam terbuka dan pertemuan dengan manusia lainnya. Salah satu penulis favoritku dengan buku-buku perjalanannya adalah Agustinus Wibowo. Begitu mendengar buku terbaru karya Agustinus Wibowo berjudul "Jalan Panjang Untuk Pulang" yang baru-baru ini launching ke publik, langsung aku tak ingin ketinggalan menyelami cerita perjalanannya. Lembar demi lembar membawaku kepada cerita perjalanan yang sangat mengagumkan dan sarat akan makna. Memang benar, perjalanan bukan hanya fokus pada tempat yang kita datangi. Namun dari perjalanan, banyak orang yang kita temui baik yang dikenal maupun tidak dikenal yang terkadang membawa kisah tersendiri dan memberikan pelajaran bagi kita. Saat pandemi ini mungkin tidak bisa berjalan jauh. Saat ini adalah momentum yang tepat untuk mulai merehatkan pikiran, menata tujuan dan prioritas hidup. Bagi yang hidup dekat dengan keluarga, ini adalah waktu yang tepat untuk menghidupkan kembali suasana rumah yang penuh kekeluargaan. Kembali ke isi buku "Jalan Panjang Untuk Pulang". Lembar demi lembar selalu membuatku ingin mencari tahu tempat yang diceritakan sang penulis. Ketika sepotong cerita membahas sebuah tempat, tak usah menunggu lama, jari - jari langsung mengetik kata kunci pencarian di layar handphone dan banyak kutemukan informasi tentang tempat tersebut. Inilah salah satu kekuatan tulisan perjalanan. Meskipun perjalanan dilakukan oleh orang lain, namun seolah kita ada di dalam ceritanya dan mengikuti setiap langkah perjalanannya. Bagiku ini bisa menjadi salah satu obat untuk kerinduan akan melakukan perjalanan. Yah, semoga saja pandemi ini segera berakhir ya.😊

Membaca buku di zaman sekarang tak sesulit zaman dahulu dimana kita harus membeli buku cetak ke toko buku langsung. Sisi positif yang dapat diambil dari adanya pandemi, aku mulai melakukan cara baru untuk membaca buku. Salah satunya yaitu dengan membaca ebook secara legal, baik membeli di aplikasi seperti Gramedia Digital maupun meminjam secara online di aplikasi yang legal seperti aplikasi milik Perpustakaan Nasional. Lalu bagaimana kalau buku yang kita inginkan belum tersedia ebook-nya ? Jangan khawatir, untuk membeli buku sekarang kita pun bisa sambil rebahan dan hanya mengandalkan jempol saja. Mudah kan ? Oh ya aku berterimakasih juga kepada tim Gramedia, berkat Gramedia.com, membeli buku cetak bisa dilakukan dengan cepat dan anti ribet. 

Itulah sepotong ceritaku bersama teman adaptasiku. Aku sangat berterimakasih kepada siapapun yang menulis buku. Buku memang hanya berisi rangkaian tulisan. Namun rangkaian tulisan yang dibuat sepenuh hati dapat membuka mata, menyebarkan ilmu pengetahuan, bahkan mengajak pembacanya untuk melakukan kebaikan. Terimakasih teman adaptasiku. Terimakasih Gramedia. 😊


#BersamaBeradaptasi

#GPU47

Kamis, 11 Maret 2021

8 Tips Bepergian Jauh di Masa Pandemi

Hallo gaes, gimana kabarnya ?

Ngga terasa ya pandemi Covid 19 udah hampir 1 tahun di Indonesia. Udah ngapain aja nih setahun. 😂 Meskipun harus di rumah aja, semoga tetap sehat, produktif, dan bahagia !

Ada ngga sih di antara teman-teman yang merasa udah nyaman dan mager di rumah aja (seperti aku) ?😂 Nah gimana nih, kalau ternyata saat pandemi ini kita harus bepergian jauh entah itu pekerjaan atau karena keperluan wajib lainnya. Pasti kalau di awal ada rasa khawatir dan overthinking, ya kan ? 😖

Nah, kali ini aku ingin sharing sedikit tips bermanfaat kalau kita harus pergi jauh dalam masa pandemi ini, misalnya ke luar daerah yang jauh dari tempat tinggal dan menuntut aktivitas yang sangat moving. Hmm kira-kira apa aja yang wajib kamu siapin ya ? Ini dia...

tips bepergian saat pandemi covid19

1. Banyak update berita tentang kebijakan nasional dan kebijakan daerah terbaru

Eits.. tunggu, ini bukan sok-sok jadi pengamat kebijakan ya. Hmm ngapain sih mesti update berita dulu ? Ini penting gaes ! Kita semua tahu kan, di negara manapun belum ada yang punya formula pas dalam penanganan Covid 19, termasuk di Indonesia. Indonesia sudah berkali-kali menerapkan perpanjangan PSBB, negara lain pun melakukan lock down yang kesekian kali. Kebijakan pun sering berubah karena mengikuti perkembangan kasus penyakit terbaru. Mulai dari kewajiban rapid test antibody, rapid antigen, tes PCR (Polimerase Chain Reaction), pembatasan penggunaan transportasi umum, dan masih banyak lainnya. Jadi, harus sering cek perkembangan informasi terbaru ya.

2. Siapkan hasil uji yang diminta untuk melakukan perjalanan sehubungan dengan pandemi Covid 19

Setelah kamu cari informasi selengkap mungkin tentang peraturan terbaru untuk perjalanan, pastikan untuk melakukan tes Covid 19 entah itu rapid test antibody, rapid test antigen, tes PCR disesuaikan dengan regulasinya. Sebenernya hasil yang paling valid adalah tes PCR, namun memang untuk harga yang lebih terjangkau dengan hasil yang validitasnya masih bagus adalah rapid test antigen. Pemilihan jenis test disesuaikan juga ya gaes dengan regulasi yang ada. Kamu bisa menanyakan ke maskapai penerbangan (jika menggunakan pesawat) atau PT KAI (jika menggunakan kereta). Kamu juga bisa cari informasi dari situs resmi atau media sosial kementerian terkait, biasanya sih yang berhubungan dengan perjalanan ini di Kemenhub atau pemerintah daerah setempat. Jadi sering-sering update info aja ya gaes. Oiya setelah siap hasil ujinya, simpan hasil uji dengan baik di tempat yang mudah dijangkau.

3. Bawa sanitary kit 

Kalau yang ini wajib banget harus ada mulai dari sabun, hand sanitizer, tissue basah, dan tissue kering secukupnya. Selain dibawa, jangan lupa agar simpan sanitary kit di tempat / tas yang mudah dijangkau ya, karena barang itu pasti akan sering dipakai.

4. Bawa masker medis dan masker kain cadangan.

Masker menjadi barang pokok di masa pandemi ini. Penggunaan masker medis pun harus diperhatikan. Jangan menggunakan masker medis yang sama dalam waktu lebih dari 3-4 jam ya. Bila perlu penggunaan masker medis dan masker kain juga dapat di-double. Jadi pertama pakai masker medis dahulu, kemudian pakai masker kain di atasnya. Bawa juga masker medis dan masker kain cadangan secukupnya. 

5. Bawa kantong plastik / laundry bag

Nah kalau yang kantong plastik ini aku coba terapkan saat bepergian jauh di masa pandemi. Jadi, kantong plastik itu nanti buat tempat baju kotor atau barang-barang kotor lainnya yang memang akan dibawa pulang untuk dicuci. Barang kotor tadi biasanya aku masukkin dulu di kantong plastik bersih, baru deh masukkin ke laundry bag yang biasa. Mengapa perlu banget dipisah ? Yah karena yang namanya lagi bepergian ya gaes, kita ngga tahu kotoran apa aja yang nempel di baju kita dan karena aku cuma bawa 1 koper jadi diusahakan ada partisi antara barang kotor dan bersih.

6. Konsumsi suplemen kesehatan untuk daya tahan tubuh

Suplemen kesehatan daya tahan tubuh menjadi salah satu kebutuhan wajib di masa sekarang. Suplemen apa yang bagus untuk daya tahan tubuh ? Sebenarnya pilihannya sangat banyak ya gaes. Minum suplemen secukupnya saja sesuai aturan pakai dan disesuaikan dengan kondisi tubuhmu. Jangan lupa baca selalu aturan pakai sebelum memilih dan baiknya konsultasikan juga ke tenaga kesehatan sebelum mengkonsumsi suplemen kesehatan. 

7. Bawa alat makan atau air mineral sendiri

Minum air putih udah jadi kewajiban ya gaes meskipun bukan pandemi Covid 19. Namun, karena kita lagi di luar kan mungkin ada yang khawatir nih kalau minum di tempat umum. Alangkah baiknya sedia botol minum atau air mineral sendiri ya. Oiya bila perlu bawa juga kit yang berisi sendok, garpu, atau sedotan minum yang praktis dibawa kemana-mana. Banyak pilihannya kok di e-commerce. 😁

8. Rajin bersihkan peralatan yang sering dipegang

Virus ini bisa menempel di mana saja ya gaes. Benda-benda yang sering dipegang dengan tangan merupakan salah satu benda yang bisa jadi media penyebaran. Oleh karena itu rajin-rajin untuk dibersihkan, terutama handphone, keyboard laptop, mouse, dan barang lain yang sering dipegang. Bersihkan sewajarnya saja ya gaes bisa disemprot sedikit dengan hand sanitizer spray dan tissue (note dipastikan tidak mengandung bahan yang merusak gadget ya). Asalkan jangan sampe hp-nya dicuci ya. 😁


Adanya pandemi ini memang menuntut kita untuk lebih perhatian apalagi jika bepergian jauh. Meskipun banyak hal yang harus disiapkan, jangan stress dan keep enjoy saja karena pastinya itu untuk kebutuhan kita sendiri.😊 Semoga perjalanan tetap sehat dan menyenangkan ya, meskipun harus bepergian jauh dalam masa pandemi. Jangan lupa dimanapun berdoa agar perjalanan aman dan nyaman dan tentunya SARS-CoV-2 ini segera hilang dari bumi kita tercinta. 

Oiya kalau teman-teman ada tips lain yang penting untuk perjalanan di masa pandemi ini, boleh ya kirim komentar di bawah. Pasti akan bermanfaat untuk aku dan pembaca lainnya ! 😃 

Tetap utamakan di rumah aja ya kalau tidak ada kewajiban yang mendesak.

Salam sehat.


-- Jakarta, 11 Maret 2021--


Minggu, 28 Februari 2021

Review Buku : Recehan Bahasa (Karya Ivan Lanin)


Setiap hari kita ngga pernah terlepas dari yang namanya "bahasa" baik lewat tulisan atau percakapan. Apalagi di era sekarang yang disebut era 4.0 ini, makin banyak istilah baru yang sering bermunculan dalam percakapan sehari-hari. Coba deh kalau kita lihat di media sosial ataupun obrolan sehari-hari pasti banyak banget mulai bermunculan istilah asing yang tanpa disadari kita juga terkadang ikut memakainya.

Melalui buku "Recehan Bahasa", mas Ivan Lanin menjelaskan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami. Oiya jangan salah ya, meskipun mengupas tentang bahasa, tetapi isi bukunya sangat menarik dan illustratif karena nggak hanya berisi tulisan aja. Jadi nggak membuat pembaca menjadi bosan dan pastinya ingin terus membaca lembar demi lembarnya.
 
Hmm penasaran kan gimana isinya ? Yuk cuslah langsung baca dan jelajahi setiap lembar bukunya. Selamat membaca ya !

Sabtu, 10 Oktober 2020

5 Tips Menulis Blog Untuk Pemula (Kelas Blog Ruang Aksara)

 Hai gaes, apa kabar Oktober ? Semoga semuanya baik-baik saja ya..

Beberapa waktu kemarin, aku ikut kelas menulis blog yang diadakan oleh ruang aksara. Pertama tahu info ada kelas blog, langsung deh grecep buat daftar. Pasalnya, meskipun pernah nulis di blog dari beberapa tahun lalu, tapi aku sama sekali belum pernah ikut kelas blog atau sejenisnya. Bahkan bergabung di blogger perempuan juga belum lama. Anyway thanks juga untuk blogger perempuan sehingga aku banyak menemukan banyak tips menarik tentang blogging dari teman-teman blogger lainnya, salah satunya adalah bisa ikut kelas blogging ini. Hmm penasaran kan apa oleh-oleh dari kelas blog ? Chek it out !

 

tips menulis blog pemula

Blog, Blogger, dan Menulis

Blog, blogger, dan menulis adalah 3 hal yang tidak bisa dipisahkan. Melalui blog, penulis bisa membagikan informasinya kepada semua orang melalui melalui media online. Walaupun saat ini platform media sosial semakin berkembang, mulai dari twitter, instagram, dan lain-lain, namun informasi yang dibagikan melalui website atau blog masih banyak digemari. Coba saja, kalau kita kebingungan mencari informasi, pasti hal yang pertama dilakukan adalah "browsing di google" dan sampailah kita pada banyak website atau blog yang memuat informasi yang akan kita cari. Iya kan ?

Kalau kata Mba Dew, blog itu ibarat istana dan blogger adalah rajanya. Jadi, jika akan membuat suatu blog dengan konten menarik, maka kuncinya ada di blogger. Bagaimana blogger bisa mengisinya dengan informasi yang menarik, desain yang menarik, sehingga bisa menjadi blog yang menarik.

 

  Apa saja ya poin penting untuk mulai menulis di blog ? 

tips menulis blog pemula

Ini dia 5 tips singkat untuk mulai menulis di blog, khususnya bagi pemula.

1. Tentukan tujuan menulis di blog

Sebelum memulai menulis, perlu kita pertanyakan kembali apa sih tujuan kita menulis. Hal-hal apa saja yang membuat kita ingin menulis di blog ? Blog bisa digunakan untuk berbagai macam tujuan seperti : catatan pengalaman pribadi, sharing informasi, promosi produk/ jasa, bahkan bisa menambah penghasilan. Wow !

2. Temukan tema / topik yang akan dibahas

Tema kadang membuat galau penulis untuk "menulis atau tidak menulis". Pasti ada yang pernah mengalami kondisi ini kan ?😆 Nah, sebenarnya, ide menulis bisa diperoleh dari mana saja. Bisa menulis hal yang kita sukai, pengalaman, review produk, promosi/ berjualan, atau hal menarik lainnya. Topik yang akan dibahas tidak harus yang terlalu rumit, bisa jadi merupakan hal yang sering ada di sekeliling kita namun sangat bermanfaat bagi orang lain yang memerlukan informasi ini. Lalu terkadang ada pertanyaan yang membuat khawatir : "Emang ada ya yang mau baca tulisan kita ?" Nah, kalau ini, tidak perlu khawatir, mulai saja dulu dan rutin untuk menulis. Yakinlah bahwa setiap tulisan pasti akan menemukan pembacanya ! Yeah 😃

3. Terapkan teknik SEO dalam menulis

Apa itu SEO ? SEO (Search Engine Optimization) adalah suatu teknik untuk mengoptimalkan blog/ website supaya mesin pencari (search engine, misalnya google) mudah menemukan tulisan kita. Tulisan yang mudah dideteksi oleh search engine makan akan berpeluang untuk muncul di halaman awal sehingga akan banyak pembaca yang menuju ke tulisan kita. Nantinya juga bisa berpengaruh pada performa blog. Pada kelas blog dari Mba Dew kemarin ada beberapa teknik SEO yang perlu diterapkan di artikel sebuah blog yaitu penggunaan kata kunci baik di judul tulisan, isi tulisan, dan judul gambar. Selain itu, bila perlu menyertakan link eskternal dan link internal di blog kita. Link internal bisa berupa link yang mengarah ke tulisan lainnya di blog kita, sehingga bisa mempengaruhi performa blog juga. Wah menarik ya !

4. Pilih gambar/ ilustrasi supaya tulisan semakin menarik

Beberapa orang mungkin bisa bertahan dalam waktu yang lama untuk membaca tulisan panjang di blog. Namun, artikel yang hanya berisi tulisan akan terlihat membosankan dan kurang menarik pembaca. Nah, disnilah pentingnya mempercantik tulisan kita menggunakan gambar. Selain untuk mempercantik, gambar juga bisa digunakan sebagai ilustrasi isi tulisan kita dan ternyata pemilihan dan penamaan gambar juga salah satu teknik SEO yang tadi disebutkan di poin 3. Oh iya, kita bisa memperoleh gambar melalui penyedia yang tidak berbayar seperti pexels.com. Selain itu, kita bisa juga mendesain sendiri melalui aplikasi desain grafis yang bisa digunakan secara online dan free. Klik di sini ya untuk info tentang aplikasi desain grafis.

5. Bagikan tulisan melalui media sosial atau komunitas

Nah, setelah selesai menulis jangan lupa baca sekilas tulisan kita untuk memastikan tulisan enak dibaca dan tidak ada kalimat / huruf yang typo. Artikel yang sudah di-publish akan siap meluncur ke calon pembaca. Kita bisa membagikan tulisan dengan melalui media sosial atau bergabung dengan platform komunitas sesama blog. Dengan membagi tulisan kepada yang lain, maka kita juga bisa mendapat feedback dari pembaca di artikel dan blog yang kita buat. Bahkan feedback bisa jadi sumber inspirasi untuk tulisan selanjutnya, lho. Selain itu, dengan bergabung melalui komunitas blog, kita juga bisa saling sharing informasi dengan teman blogger lainnya ya. 😃

Nah itu dulu ya teman-teman sharing hari ini tentang kelas menulis di blog. Terimakasih Mba Dew dari ruang aksara dan teman-teman yang sudah sharing ilmunya. Semoga bisa menjadi reminder untuk rajin-rajin mengisi blog ya...hihi😁