Jumat, 31 Juli 2020

5 Situs Download Template PPT Keren dan Elegan

Template PPT keren ? Apa aja ya ?Hmm...wait..

Hai gaes kali ini aku kembali menyapa kalian semuanya ! 🤗


Kali ini aku akan berbagi info yang menarik dan ditunggu-tunggu. Pastinya teman-teman baik itu yang masih sekolah, kuliah atau sudah bekerja pasti pernah dong dapet tugas untuk membuat bahan presentasi dalam bentuk power point ? Nah, pernah ngga sih merasa bingung karena template yang bawaan dari power point itu terbatas atau mungkin merasa bosan itu-itu aja ? 

Voila, ini dia 5 situs yang menyediakan template atau background untuk power point yang menarik dan kekinian. Kira-kira di mana aja ya kita bisa download  ?


Situs ini menyediakan banyak background yang bisa kamu gunakan untuk bahan presentasimu. Backgroundnya pun beragam mulai dari yang ramai hingga simple dan elegan.

Templatewise.com adalah salah satu tempat favorit untuk berburu template power point. Nah, di templatewise.com ini yang aku suka adalah dia menyediakan tema khusus yang simple untuk digunakan. Misalnya kalau kita ingin menggunakan background yang dapat menjelaskan proses atau alur yang menarik, maka kita bisa download 1 template yang isinya berbagai macam slide untuk menjelaskan alur dan proses.

Canva sebenarnya merupakan platform desain grafis yang dapat kamu gunakan secara online. Mungkin juga pasti banyak teman-teman blogger yang sering menggunakan Canva untuk membuat infografis atau konten lainnya. Selain untuk membuat infografis, kamu juga bisa lho membuat presentasi power point di Canva atau mungkin hanya download backgroundnya saja, kemudian kamu tetap mengerjakannya di Microsoft power point. Desain yang ditawarkan Canva juga sangat menarik dan beragam sampai galau milihnya.😅

Power point style juga tak kalah menarik dengan situs-situs lainnya. Kamu bisa mencari template dengan berbagai tema yang sesuai dengan tujuan presentasimu.

Nah, slides carnival ini adalah salah satu tempat favoritku. Slides carnival menyediakan berbagai macam template dengan tema-tema yang khusus, misalnya communication, natural, dan medicine. Dalam satu file template yang kita download biasanya ada sekitar 30 slides yang desainnya beragam sesuai dengan masing-masing part untuk presentasi. Hal menarik lain yang aku suka adalah di dalam template yang kita download, slides carnival menyediakan berbagai macam icon vector yang bisa kamu gunakan untuk mempercantik bahan presentasimu. Jadi tidak perlu susah-susah download icon vector png secara terpisah ya (kecuali kalau memang icon vector yang kamu butuhkan belum ada).


Nah bagaimana teman-teman ? Semoga menambah referensi kalian ya. No galau bin bingung lagi untuk membuat bahan presentasi yang simple, menarik, dan tetap elegan.

Yeay. Sampai jumpa di part selanjutnya ! 🤗

Sabtu, 18 Juli 2020

Dear World, Sebuah Catatan Harian Berharga dari Gadis Cilik Suriah


Hallo gaes, balik lagi kita di sesi review buku.

Suriah. Gimana temen-temen kalo mendengar berita tentang Suriah ? Yang terbayang mungkin seperti apa yang kita lihat di media internet maupun berita internasional ya. Hmm 😌

Ngga jauh dari Suriah, ada sebuah buku berjudul "Dear World" yang sangat menyentuh hati dan perasaan, ceile. Buku ini merupakan kumpulan kisah dan catatan harian dari seorang gadis cilik bernama Bana. Setiap hari Bana, keluarga dan teman-temannya selalu dihantui suara bom dan ledakan. Bahkan untuk pergi bermain dan bersekolah pun sangat beresiko kehilangan nyawa. Hingga suatu hari dia juga kehilangan salah seorang sahabatnya yang sepertinya baru kemarin sore bermain bersama, namun keesokan harinya sudah tiada. Apalagi saat itu ibu Bana sedang mengandung janin yang kelak menjadi adik Bana. Namun demikian, Bana tak pernah menyerah. Bana memiliki kemauan kuat untuk terus belajar dan bertahan di situasi penuh konflik itu.

Buku ini banyak menceritakan kisah Bana yang penuh makna. Cerita Bana sangat mengingatkan kita bahwa usia yang kita dapatkan dari Allah harus kita manfaatkan sebaik-baiknya. Kesabaran dan semangat juga menjadi nilai yang sangat berharga dalam menjalankan kehidupan. Keberanian berkata benar juga mampu mengubah segalanya. Ada salah satu kisah menarik yang mampu mengubah kehidupan Bana saat itu. Hmm kira-kira apa ya ?

Nah daripada penasaran, temen-temen lanjut baca bukunya ya ! Buku bisa dibaca secara gratis lho lewat aplikasi ipusnas. Untuk meminjam buku lewat aplikasi ipusnas temen-temen bisa baca sekilas penjelasannya di sini ya.. 😀

Selamat membaca dan terus menebar manfaat !

Minggu, 05 Juli 2020

Kursus Online Sambil Rebahan di Tengah Pandemi

Hai gaes apa kabarnya nih ?😸
Masih sehat-sehat aja kan ? Meskipun situasi di luar masih waspada karena COVID19, tapi jangan sampai waktu hilang begitu saja karena tidak beraktivitas di luar ya. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan waktu adalah dengan mengikuti kursus online. Apalagi di era sekarang, kursus online pun dapat dilakukan dengan rebahan di rumah. Daripada keluar rumah untuk kegiatan yang kurang urgent dan justru beresiko, ya kan ?😷


Sumber gambar : pexels.com

Kali ini aku akan sharing sedikit beberapa aplikasi atau platform untuk mengikuti kursus secara online. Nggak tanggung-tanggung ya gaes, para penyedia kursus yang ada di aplikasi ini banyak lho yang dari universitas top dunia seperti Stanford University, John Hopkins University, Harvard University, Wageningen University & Research dan penyedia lain yang tak diragukan lagi kredibilitasnya. Ini dia 3 (tiga) aplikasi yang recommended untuk dicoba.

1. edX



Tampilan Aplikasi edX

edX merupakan aplikasi untuk online course yang dikembangkan oleh salah satu universitas top di USA. Sebelumnya, aku pernah mencoba aplikasi online course pada beberapa tahun lalu karena ada materi yang cukup menarik yaitu tentang Food, Nutrition, and Disease yang diberikan oleh Wageningen University & Research, Netherlands. Gimana ngga semangat coba, di dalam course kita serasa sedang bertatap muka dengan pengajar/profesor di WUR yang memberikan pembelajaran dalam bentuk video. Beberapa materi yang disampaikan juga dapat diunduh ke device yang kita gunakan. WUR ini juga merupakan universitas dengan peringkat No. 1 di bidang Food dan Agricultures, lho. Jadi semakin ngga mau ketinggalan kan ?

Cara mendaftar kursus di edX cukup mudah yaitu dengan mendaftarkan akun terlebih dahulu di website edX atau melalui aplikasi android edX yang dapat diunduh di playstore. Setelah akun terverifikasi, kita dapat melihat beberapa kategori bidang keilmuan kursus yang tersedia. Pada beberapa kursus yang pernah aku coba, keikutsertaannya tidak berbayar alias free. Tapi kalau kita menginginkan sertifikat maka perlu ada biaya yang dibayarkan dan ada bagian kursus tertentu yang hanya bisa diakses jika kita membayar kursus. But, overall cukup membantu sekali untuk meng-upgrade pengetahuan kita.


Tampilan Aplikasi COURSERA

Aplikasi online course ke-2 yang aku coba adalah COURSERA. COURSERA dapat diakses baik melalui website (versi PC) maupun aplikasi COURSERA (versi android) yang dapat diunduh di playstore. Sebenarnya hampir mirip dengan edX, namun sekilas tipe kursus yang ditawarkan di COURSERA lebih beragam dan sistematis tampilannya. Nanti teman-teman boleh mencobanya sendiri ya. Pada deskripsi course di aplikasi ini tercantum silabus pembelajaran, progress yang telah kita lakukan di tiap minggu, dan tugas atau kuis yang harus kita kerjakan. Penyedia kursus di COURSERA juga tak kalah kredibel dengan penyedia kursus di aplikasi edX. Beberapa penyedia materi diantaranya John Hopkins University, Imperial College London, Yale University dan masih banyak lainnya. Bahkan ada juga kursus bahasa asing seperti bahasa mandarin dan bahasa inggris yang tersedia lho. Oh iya untuk aplikasi belajar bahasa sudah pernah aku tulis di artikel sebelumnya ya (klik untuk baca lebih lanjut).

Apa bedanya COURSERA dan edX ? Salah satu keunggulan dari COURSERA adalah aplikasi ini menyediakan menu untuk permintaan scholarship pada beberapa kursus yang harus berbayar (terutama jika menginginkan sertifikat resmi). Apabila pengajuan scholarship sudah diverifikasi dan dinyatakan diterima oleh COURSERA, maka peserta bisa mengakses materi yang awalnya berbayar menjadi  free lho ! Menarik kan ? 

Nah untuk aplikasi yang ke-3 ini berasal dari Indonesia. Namun, berhubung aku belum pernah mengikuti kursus di sini jadi belum bisa memberi review ya. Pada beranda utama website ini ditampilkan beberapa kursus yang juga tak kalah menarik, misalnya dari BNPB, Rumah Perubahan, dan beberapa universitas atau lembaga lain di Indonesia tercinta.

Nah gimana temans  ? Menarik kan ? Yuk kita manfaatkan waktu untuk terus belajar dengan memanfaatkan teknologi yang ada. BE A LONG LIFE LEARNER !🙂 📕

Senin, 22 Juni 2020

Interaksi Obat dan Nutrisi (Drug-Nutrition Interactions), Apa dan Bagaimana ?

Halo teman semuanya. Bagaimana kabarnya ? Semoga sehat selalu ya !

Beberapa bulan terakhir ini seluruh dunia masih belum terbebas dari Covid19. Adanya pandemi Covid19 ini sangat merugikan baik dari segi kesehatan, ekonomi, keamanan, dan aspek kehidupan lainnya. Namun Covid19 justru membuat setiap orang semakin aware dengan pola hidup bersih dan sehat. Hidup sehat termasuk dengan mengkonsumsi makanan bergizi, membersihkan badan secara teratur dengan benar, dan selalu menjaga kebersihan lingkungan. Bahkan tidak jarang, selain mengkonsumsi makanan bergizi, teman-teman juga mungkin mengkonsumsi suplemen kesehatan atau herbal tertentu.


(sumber gambar : https://www.pexels.com)

Nah, pernah membayangkan ngga sih kalau teman-teman suka mengkonsumsi suplemen atau herbal tertentu, kemudian ternyata juga diharuskan untuk mengkonsumsi obat yang diresepkan dokter ? Hmm kira-kira aman ngga ya kalau semua dikonsumsi dalam waktu bersamaan ? 

Untuk menjawab pertanyaan di atas, kali ini aku akan sharing sedikit mengenai apa itu DNI atau Drug-Nutrition Interactions. Informasi ini aku dapat dari tulisan berikut (Link artikel)

Bagaimana suatu interaksi antara obat dan nutrisi bisa terjadi ? Terjadinya DNI bisa melalui beberapa mekanisme berikut :
1. Pharmaceutical
Interaksi di tahap ini dapat terjadi karena reaksi antara obat dan nutrisi di gastric atau saluran pencernaan yang dapat dipengaruhi oleh sifat fisikokimia masing-masing zat, misalnya kelarutannya dan reaksi kimia dari gugus yang aktif.
2. Pharmacokinetics
Interaksi melalui mekanisme ini dapat mempengaruhi profil farmakokonetika suatu obat. Farmakokonetika meliputi tahap absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi. Pada obat-obat yang memiliki indeks terapi sempit (misalnya digoxin), penggunaan suplemen atau herbal lainnya perlu diperhatikan apakah dapat mempengaruhi profil farmakokinetikanya. Jika profil absorpsinya meningkat karena interaksi dengan nutrisi, herbal, atau supplemen tertentu maka dapat meningkatkan toksisitas obat tersebut. Wah, bahaya, kan ?
3. Pharmacodinamics
Pada mekanisme ini, nutrisi dapat mempengaruhi bagaimana obat beraksi di target jaringan atau berikatan dengan reseptornya.

Lalu apa saja tipe-tipe DNI yang dapat terjadi ?
(Luiten et al., 2017)

Secara garis besar Drug-Nutrition Interactions dapat dibagi menjadi 5 kelas yaitu :
1. Efek status nutrisi terhadap aktivitas obat
Uji klinis obat yang akan diregistrasi biasanya dilakukan pada manusia normal. Namun penggunaan pada pasien dengan berat badan berbeda misalnya obesitas atau kondisi nutrisi tertentu maka perlu dilakukan penyesuaian. Pada pasien yang mengalami obesitas, maka berat badan akan lebih besar dari pasien pada umumnya. Volume cairan tubuh dan jumlah jaringan adipose juga pasti akan berbeda. Hal ini dapat mempengaruhi kinerja suatu obat. Oleh karena itu pada pasien dengan status nutrisi tertentu maka perlu dilakukan penyesuaian dosis.

2. Efek makanan atau komponen makanan terhadap aktivitas obat
Ini sangat mungkin terjadi. Beberapa obat ada yang harus diminum sebelum makan, sesudah makan, atau bersama dengan makanan. Tujuannya adalah agar aktivitas obat sesuai dengan yang diharapkan. Ada juga penggunaan makanan tertentu yang dapat mempengaruhi aktivitas obat misalnya grapefruit juice dapat menghambat enzim sitokrom P450 CYP3A4 di liver yang dapat menyebabkan kadar plasma dari beberapa obat meningkat. 😱

3. Efek bahan bernutrisi (misalnya dari suplemen) terhadap aktivitas obat
Interaksi ini sangat mudah terjadi dan perlu diperhatikan. Apalagi produk suplemen kesehatan merupakan produk dengan jumlah nutrisi yang sudah terkonsentrasi. Misalnya penggunaan suplemen mengandung Kalium dapat mengakibatkan kondisi hyperkalemia pada pasien yang mengkonsumsi obat diuretik hemat kalium. Meskipun demikian , interaksi yang terjadi bisa memberikan efek positif maupun efek negatif tergantung pada masing-masing zat yang berinteraksi.

4. Efek obat terhadap status nutrisi

5. Efek obat terhadap status mikronutrisi
Pada interaksi ini, penggunaan obat dapat mempengaruhi status mikronutrisi seseorang. Misalnya penggunaan isoniazid pada pasien tuberculosis dapat mengakibatkan defisiensi Vitamin B6. Sehingga dokter biasanya meresepkan Vitamin B6 pada pasien yang diberi obat ini.

Nah dari penjelasan di atas, apakah sudah cukup gambaran mengenai DNI ? Potensi terjadinya interaksi antara obat, suplemen, dan makanan sangat mungkin terjadi. Apalagi jika pasien mendapat resep beberapa jenis obat dan pasien juga mengkonsumsi suplemen atau herbal yang dapat diperoleh tanpa resep.

Jadi, konsumsi suplemen kesehatan atau herbal tertentu diperbolehkan asalkan digunakan sesuai aturan pakai dan tujuan penggunaanya. Selain itu, perlu juga memperhatikan informasi-informasi yang tercantum pada label, misalnya tentang efek sampingnya dan interaksi dengan obat tertentu. Selain itu, jangan ragu untuk berkonsultasi kepada Dokter atau Apoteker ya !😃

Referensi :
Luiten  et al., 2017, Drug-Nutrition Interactions in Older People : Chapter 10, Food for the Aging Population, Elsevier, 203-222

Sabtu, 20 Juni 2020

Desain Penelitian Analitik di Bidang Kesehatan

Setiap mendengar istilah penelitian, riset, atau research pasti terkesan rumit dan serius ya ? Eits, tapi ini penting lho, apalagi di era yang serba instan dan segala informasi semakin mudah diakses. Saat ini informasi mudah dibagikan melalui media sosial, namun terkadang  beberapa informasi tidak benar, tidak lengkap, tidak akurat dan masih perlu diklarifikasi keabsahannya. Jadi kita sebagai netizen harus semakin cerdas ya dalam memilih dan mencerna setiap informasi. Bahkan meskipun ada yang membagikan informasi berupa jurnal atau hasil penelitian, kita tetap harus hati-hati dalam mengambil kesimpulan dari hasil penelitian yang kita baca. Okay ?

Nah, berbicara mengenai penelitian, kali ini aku akan sharing sedikit mengenai beberapa desain penelitian analitik di bidang kesehatan. Check it out !

Secara umum, jenis penelitian dibagi menjadi 2 yaitu penelitian deskriptif dan penelitian analitik. Pada pembahasan kali ini, aku akan fokus mengenai penelitian analitik yang banyak digunakan di bidang kesehatan. Penelitian analitik dipilih untuk mengetahui hubungan antar variabel yang diteliti. Nah, penelitian analitik dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu penelitian eksperimental dan observational. Lanjut ya..
  1. Penelitian Eksperimental
Pada studi eksperimental, peneliti melakukan intervensi langsung kepada pasien atau subyek uji, dan mengamati langsung outcome atau hasil yang didapatkan. Untuk penelitian pada manusia (uji klinik), maka harus mendapat persetujuan dari komisi etik. Penelitian eksperimental ini banyak digunakan di bidang kesehatan dan kefarmasian untuk meneliti efek penggunaan obat-obatan baik secara in vitro, pada hewan uji maupun pada manusia. Uji klinik atau uji eksperimental yang dilakukan pada subyek manusia merupakan salah satu tahapan yang harus dilewati dalam proses pengembangan obat. Penelitian eksperimental dapat dibagi lagi menjadi 2 macam yaitu :

a. Randomized Controlled Trials
Pada penelitian ini dilakukan sistem randomisasi untuk menentukan pembagian sampel pada masing-masing kelompok. Kelompok yang dimaksud adalah kelompok uji yang diberi perlakuan zat uji dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan. Randomized Controlled Trials juga sering disebut dengan RCT, jadi jangan bingung ya kalau di jurnal atau hasil penelitian banyak menggunakan istilah singkatan (RCT).

b. Non Randomized Controlled Trials
Beberapa sumber menyebutkan bahwa kategori ini merupakan  penelitian eksperimental kuasi. Pada penelitian ini tidak ada sistem randomisasi untuk menentukan sampel mana yang masuk ke kelompok kontrol dan kelompok uji.

Poin penting lainnya pada penelitian eksperimental yaitu blinding. Blinding ini penting untuk dilakukan agar tidak ada subjektifitas dari sisi peneliti maupun sisi pasien. Misalnya jika pasien mengetahui obat yang dia dapatkan adalah obat yang mengandung zat uji maka bisa jadi mempengaruhi tingkat kepatuhannya. Oleh karena itu, dengan blinding maka diharapkan hasil yang terukur tetap objektif. Blinding bisa dilakukan secara single blind maupun double blind. Pada single blind, pasien atau subyek uji tidak akan mengetahui obat yang dia makan apakah obat yang diuji atau hanya plasebo. Sedangkan pada double blind, maka blinding dilakukan untuk kedua pihak baik peneliti maupun subyek uji.

     2.  Penelitian Observational
Pada penelitian observational ini, peneliti hanya melakukan pengamatan dari suatu kejadian dan tidak melakukan intervensi secara langsung ke subyek uji. Contoh penelitian observational yaitu dilakukan pengamatan apakah merokok merupakan faktor resiko untuk timbulnya suatu penyakit. Pada penelitian ini nantinya akan diamati subyek uji/orang yang merokok dan tidak merokok dan diamati bagaimana pengaruhnya terhadap timbulnya suatu penyakit. Penelitian observational yang sering digunakan ada 3 macam yaitu :
a. Cohort
b. Case control
c. Cross sectional
Untuk penelitian observational tidak aku bahas di sini secara detail ya karena sepertinya membutuhkan part tersendiri. Semoga next kita bahas lebih lanjut ya.😀

Nah, sampai di sini, sudah ada gambaran kan mengenai penelitian analitik di bidang kesehatan ? Oiya jika teman-teman ingin tahu lebih detail bisa dicek di buku dan beberapa link youtube yang aku tulis di kolom referensi ya. Sebenarnya juga banyak kok referensi-referensi lainnya. 

Untuk penjelasan tentang penelitian observational akan kita bahas di postingan berikutnya ya 😉.
Stay tune, keep reading, keep writing, keep sharing !

Referensi :
Buchari, Lapau dan Birwin, Alib. 2017. Prinsip & Metode Epidemiologi. Depok : Kencana 

Senin, 01 Juni 2020

Berpetualang di Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken


                 (Sumber gambar : ipusnas)

Hi teman-teman !
Kembali lagi di blog aku. Kali ini aku mau share tentang sebuah buku dari Jostein Gaarder. Hmm pernah denger kan siapa beliau ? Beliau adalah seorang penulis Norwegia yang banyak merilis novel-novel inspiratif. Pernah denger kan novel yang berjudul Dunia Anna dan Dunia Shopie ? Yup itu adalah beberapa novel best seller dari Jostein Gaarder.

Namun kali ini ada karya lain dari Jostein Gaarder yang tak kalah menarik. Judulnya adalah Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken. Cerita ini berawal dari 2 orang saudara sepupu yaitu Berit dan Nils yang suka berkirim kabar dan bercerita satu sama lain lewat sebuah buku surat. Hmm menarik ya. Lalu apa hubungannya dengan Bibbi Bokken ? Pada novel ini diceritakan pula seorang bibliograf atau pustakawan wanita paruh baya yang misterius. Namanya adalah Bibbi Bokken. Hari-hari yang dialami Nils dan Berit semakin misterius dan banyak hal-hal kebetulan yang terjadi, terutama yang berhubungan dengan Bibbi Bokken. Nah penasaran kan gimana cerita petualangan Nils dan Berit ini ? Langsung aja ya baca bukunya. Seperti biasa, aku baca novel ini dalam bentuk digital ya. Teman-teman bisa meminjamnya lewat aplikasi ipusnas yang pernah aku share di tulisan sebelumnya. Sekian dan selamat membaca ! Sampai jumpa di review buku selanjutnya 😀