Sabtu, 25 April 2020

Apa Itu Creative Writing dan Bagaimana Cara Memulainya ?

Hai teman - teman !

Kali ini aku ingin bercerita sedikit mengenai pengalaman mengikuti salah satu kelas pengembangan diri secara online. Yup. Baru-baru ini, aku mencoba ikut kelas menulis creative writing di aplikasi skill academy ruang guru. Materinya menarik lho ! Penasaran kan ? Apa sih creative writing itu dan bagaimana cara membuat sebuah tulisan creative writing ?

Creative writing adalah tulisan yang dapat menimbulkan imajinasi, inspirasi, serta daya kritis bagi pembacanya. Apa yang dimaksud imajinasi di sini ? Imajinasi berguna untuk merangsang, membuai, menghanyutkan, bahkan mencampuradukkan emosi dari pembaca.

Bentuk creative writing sendiri ada banyak ya. Dari beberapa jenis tulisan juga memilliki perbedaan dalam tujuan dan cara penyampaiannya. Secara garis besar, tulisan dapat dikelompokkan menjadi 2 macam yaitu :
1. Non fiksi : contohnya adalah biografi, otobiografi, esai, artikel, laporan perjalanan.
2. Fiksi  : contohnya yaitu novel, drama, cerpen, dongeng, puisi, naskah iklan, skenario, dan masih banyak lainnya.

Lalu bagaimana untuk memulai membuat sebuah creative writing ? Ini dia 3 langkah awal yang perlu dicatat :
1. Ketahui genre dan sub genre tulisan
Genre dan sub genre di sini maksudnya adalah jenis tulisan yang akan dipilih. Misalnya untuk jenis tulisan fiksi ada beberapa macam seperti puisi, novel, dan sebagainya.
2. Pilih genre atau sub genre tulisan
Ada salah satu tips dari kak meta. Jadilah spesialis di salah satu jenis tulisan. Coba kita lihat, seorang penulis pasti hanya akan fokus di salah satu jenis karya saja. Misalnya JK Rowling, Tere Liye, Andrea Hirata pasti selalu membuat karya seperti novel.
3. Menulislah secara rutin
Membuat creative writing juga membutuhkan jam terbang yang tinggi ya. Jadi jangan bosan untuk menulis dan latihan.

Apa saja yang perlu dilakukan dan sebaiknya dihindari untuk membuat creative writing ?

Do's
1. Menulis secara rutin dan tertarget
Menulis pastinya membutuhkan waktu tersendiri ya, mulai dari mencari ide, proses menulis, editing, dan publikasi. Berlatih menulis secara rutin akan membantu kita untuk membuat tulisan yang semakin baik. Meskipun mungkin tidak bisa kita menulis setiap hari, yuk coba buat target untuk latihan, misalnya 1 minggu 1 tulisan atau 2 minggu 1 tulisan. Target pastinya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing ya.
2. Menggunakan pembuka tulisan yang menarik
Pembukaan merupakan satu hal yang penting dalam tulisan. Pembukaan yang menarik juga akan semakin menarik orang lain untuk membaca dan mendalami sebuah karya atau tulisan lebih jauh lagi.
3. Mencari dan menemukan metode penulisan yang sesuai. Jika merasa bosan maka carilah metode baru untuk menulis. Metode menulis bisa juga disesuaikan dengan gaya belajar masing-masing ya.

Don'ts
1. Tidak membaca tulisan lainnya
Membaca tulisan atau bacaan lain juga penting ya. Ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan kita.
2. Menjiplak tulisan orang lain
Jangan sampai deh kalo yang ini. Kalaupun ada referensi dari sumber lain yang perlu kita tambahkan, jangan lupa cantumkan sumbernya ya !
3. Menggunakan bahasa dan kata-kata yang sulit dipahami.
Ini penting sekali. Sebelum memilih bahasa dan kalimat yang akan digunakan, kita juga harus tahu siapa target pembaca supaya pesan dari tulisan dapat mudah diterima pembaca.
4. Meniru atau menyalin gaya kepenulisan orang lain.
Be yourself. Meskipun kita punya penulis yang kita idolakan, bolehlah dia menjadi sumber inspirasi menulis kita. Tapi tetaplah berkarya dengan gayamu sendiri ya ! Buatlah karya yang otentik dan orisinil !

Nah itu dia poin - poin penting yang aku dapat dari kelas menulis by skill academy. Terimakasih tim skill academy dan kakak pemateri. Buat teman-teman yang belum tahu apa itu skill academy, bisa banget loh dicoba untuk ikut salah satu kelasnya. Praktis dan pastinya bisa nambah ilmu lho. 😀

Sabtu, 11 April 2020

Mau Baca Buku Sambil Rebahan ? Baca Ebook di Ipusnas : Reclaim Your Heart (Book of This Month)

                Sumber gambar : ipusnas

Apa kabar teman-temanku ? Rasanya sudah lama ya kita tidak saling menyapa lewat suara dan tawa. Meskipun hanya bersapa lewat layar, semoga teman-teman sehat semua ya. 

Awal tahun 2020 ini memang benar-benar menguji semua orang di berbagai belahan dunia. Virus yang tak kasat mata masih menjadi musuh kita selama hampir 1 bulan ini. Akhirnya kita dituntut untuk melakukan perubahan di semua aspek kehidupan. Belajar dari rumah, kerja dari rumah, beribadah dari rumah.

Nah buat para kaum rebahan saat-saat seperti ini jangan sampai terlena ya. Meskipun kondisi membatasi kita untuk tidak keluar rumah, tapi jangan sampai kita dikalahkan rasa malas. Banyak kegiatan bermanfaat yang masih bisa kita kerjakan salah satunya yaitu membaca.

Nah di kondisi saat ini, aku berterimakasih banget sama tim Perpustakaan Nasional RI. Sekarang kita bisa lho baca ebook dari aplikasi ipusnas. Eits, tapi ini bukan ebook ilegal yang abal-abal ya. Tim perpusnas punya izin untuk membagikan ebook ini melalui aplikasi ipusnas. Buat teman-teman yang belum coba, yuks download dulu aplikasinya di playstore bisa lewat ini ya : ipusnas . Gratis lho ! Jadi ngga ada alasan sekarang untuk malas baca buku ya. Oiya buku yang bisa dipinjam juga beragam, mulai dari novel, non fiksi, motivasi, inspirasi, dan masih banyak lainyya.

Buku yang aku pinjam kali ini berjudul "Reclaim Your Heart" karya Yasmin Mogahed. Buku ini berisikan banyak cerita dan tulisan agar kita selalu melakukan introspeksi diri dalam sehari-hari. Mungkin kita sering mengalami atau merasa kehilangan sesuatu, tidak ikhlas, atau merasa banyak impian dan keinginan yang tidak tercapai atau tidak terkabul ? Atau kadang sering kita merasa setiap hari kita disibukkan oleh aktivitas duniawi yang tak ada habisnya ? Nah teman-teman banyak menemukan jawabannya di buku ini. 

Salah satu poin dalam buku ini yang perlu digaris-bawahi adalah janganlah kita menyimpan karunia di hati, tapi simpanlah di tangan. Karena ketika karunia diambil, rasa kehilangannya menimbulkan kepedihan di tangan, bukan di hati. Tapi tetap simpanlah keyakinan pada pemberi karunia di hati kita 😄.

Selamat membaca sambil berintrospeksi ! Semoga kondisi segera membaik aamiin.

Minggu, 26 Januari 2020

Pengalaman Kursus Business English di Jakarta

Hasil gambar untuk business english animation 

Hallo gaes, welcome back to my homepage !
Ini adalah postingan ke-2 di tahun 2020 (penting banget yak :D). Enaknya kita bahas apa ya ? Minggu kemarin kan udah sesi "book review" ya. Gimana kalo kita bahas yang lain ?

Oke langsung aja, kali ini aku mau sharing sedikit barangkali ada teman-teman yang mau berencana ambil kursus bahasa inggris terutama "Business English". Hmm sebenernya apa sih bedanya "Business English" dengan yang lain ? 

Oke dilihat dari namanya ya, tujuan mengikuti kelas ini memang lebih spesifik terutama untuk orang-orang yang perlu belajar mendalam tentang penggunaan bahasa inggris dalam konteks berhubungan dengan pekerjaan atau profesi. Business English nggak cuma diperuntukkan buat businessman atau business woman lho ya hehe.

Terus kalo mau ambil kursus kelas "Business English" di Jakarta bisa dimana aja ya ? Oke, sebenernya banyak banget tempat kursus bahasa Inggris yang menawarkan kelas Business English. Tapi berhubung banyak pertimbangan seperti waktu, biaya, jarak, dan pastinya kualitas, maka aku memutuskan untuk coba ikut kelas Business English di LBI FIB UI aka di Fakultas Ilmu Bahasa Universitas Indonesia. Oiya LBI ini juga punya 2 tempat ya, yaitu di Depok dan di Salemba. Tapi berhubung FBI UI yang di Salemba lebih dekat jadi aku ambil kelas yang di Salemba. Lalu gimana prosesnya ?

Nah sebelum kita join kelas Business English di LBI UI, kita harus ikut yang namanya placement test dulu ya gaes. Jadi placement test nanti buat memastikan apakah kita sudah siap dan layak untuk ikut kelas ini. Karena Business English ini sifatnya lebih applicable, jadi kalau teman-teman masih belum yakin saya sarankan untuk belajar lebih dalam dulu tentang basic english atau basic grammarnya. Soalnya ketika sudah masuk kelas BE, pembahasan mengenai grammar dan teori-teori akan lebih sedikit karena sebagian besar lebih mengajarkan penerapannya untuk konteks business atau pekerjaan.

Nah kelas Business English ini juga ada beberapa level. Dari hasil placement test nanti teman-teman  akan diberi tahu apakah bisa mulai untuk ikut kelas BE. Untuk pemula biasanya masuk ke level BE 1. Setelah hasil placement test keluar, barulah kita bisa daftar ulang dan memulai kelas bahasa inggrisnya. 

Oiya di kelas BE ini memang sebagian besar pesertanya adalah karyawan/ pegawai. Tiap kelas kurang lebih ada sekitar 15 orang. Jadi ya masih cukup kondusif untuk belajar. Lalu apa aja yang dipelajari ? Masing-masing peserta nantinya akan mendapatkan modul kursus yang berisi materi apa aja yang akan dipelajari dalam 1 tingkat. Tiap minggu akan ada tema dan pembahasannya tersendiri, sebagai contoh bagaimana melakukan korespondensi dalam business, menerima atau melayani customer, menghubungi pihak lain untuk merencanakan business trip, melakukan diskusi, dan masih banyak hal lainnya. Semua aspek baik itu listening, speaking, writing, dan reading juga diajarkan di kelas ini. Meskipun begitu, untuk BE level 1, pengajar masih memberikan materi tentang grammar untuk re-calling memory dan juga menjelaskan aplikasi grammar dalam konteks bisnis. Hmm memang kalo soal grammar kadang suka lupa ya hehe. 

Oh ya untuk waktu kursus adalah 52 jam di tiap levelnya. Biasanya ada 2 pilihan yaitu 2 pertemuan dalam 1 pekan, atau 1 kali pertemuan dalam 1 pekan. Untuk jadwal 2 kali dalam 1 pekan, satu kali pertemuan durasinya adalah 2 jam, tapi kalau teman-teman memilih 1 kali pertemuan tiap pekan nanti tiap pertemuan adalah 4 jam hehe. Jadi kelas bisa dipilih sesuai kondisi teman-teman dan sesuai kelas yang tersedia ya. 

Overall aku senang bisa belajar BE di LBI UI dan mengenal teman-teman dan pengajar yang asik. Oiya dan yang perlu ditekankan bahwa belajar bahasa itu memang ngga cukup hanya di tempat kursus saja ya. Kita perlu eksplorasi tempat belajar kita, apalagi sekarang kan banyak banget tuh media-media dari internet yang bisa jadi sarana buat belajar bahasa, iya kan ?

Nah mungkin itu dulu ceritaku. Buat teman-teman yang ingin memperdalam penerapan bahasa inggris untuk konteks bisnis, nggak rugi kok ikut kelas BE. Tapi kalau ngga kursus juga gak dosa hehe, belajar bisa dimana aja kan ? Semangat belajar !

Selasa, 14 Januari 2020

A Book for Opening "2020" : Self Driving


Hasil gambar untuk self driving buku 
sumber gambar : gramedia.com


Halo teman-teman, welcome to my blog !
Sekarang saatnya berbagi info menarik seputar buku ya.

Buku berjudul "Self Driving" ini bukan bercerita tentang tutorial untuk menyetir lho ya :). Buku berjudul "Self Driving" karya Pak Rhenald Kasali ini sebenarnya bukan buku baru, cuma baru sempet selesai dibaca hehe. Buku ini bukan hanya bercerita teori manajemen dan perubahan, tetapi ada banyak contoh kisah-kisah yang bisa kita ambil hikmahnya dan relevan dengan apa yang mau disampaikan oleh Pak Rhenald. Pak Rhenald banyak menjelaskan apa itu driver, passenger, perubahan, mindset, dan banyak hal positif lainnya. Menurut saya, buku ini cocok untuk dibaca siapa saja mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, ASN, dan masyarakat umum. 

Pada salah satu bagiannya Pak Rhenald mengatakan "manusia berdisiplin yang menjadi driver adalah manusia dengan ketertarikan pada bidang tertentu". Ada beberapa cara untuk mencapai hal tersebut (nb : catatan ini saya ambil dari buku dan dibahasakan lagi dengan bahasa sendiri) :
1. Tetapkan sasaran
Tetapkan goal. Goal bisa dikaitkan dengan ketertarikan dan dikorelasikan dengan tujuan hidup. 
2. Pelajari aturan-aturannya
Masing-masing bidang pasti ada aturan mainnya tersendiri. Jika ingin menjadi seorang specialist pahami aturan main secara menyeluruh dan mendalam. Jika mengalami kegagalan, ambil sebagai sebuah pelajaran.
3. Buang perilaku buruk
Keep positive thinking !
4. Jadilah manusia bertanggungjawab
Jadilah orang yang bertanggungjawab atas segala yang diberikan dan diamanahkan kepada kita.
5. Manajemen "deadline"
Berlatih untuk menjadi disiplin dan selalu menghargai waktu.
6. Jadikan gaya hidup
Buat kebiasaan - kebiasaan baik. Jangan dibiasakan menunda-nunda pekerjaan, membuat alasan, dan bekerja tanpa prioritas !
7. Manajemen 3D : Do it, Delegate it, or Dump it ! 
Kuncinya adalah kerjakan, delegasikan kepada orang lain, atau tolak

Sebenarnya masih banyak poin penting yang disampaikan di buku ini. Kalau menurut saya, isi buku ini juga padat sekali sampai-sampai semua bagian rasanya ingin di-highlight. Buat yang belum pernah baca buku ini, sangat disarankan untuk membacanya sampai selesai ya. Buku bisa diperoleh di toko buku terdekat atau pinjam ke teman :). Selamat membaca. Be A Good Driver !

Jumat, 29 November 2019

Mau Perpanjangan Paspor Sekaligus Mengurus E-Paspor ? Proses Cepet dan Anti Ribet !

Halo gaes, welcome back to my digital page !
perpanjang paspor
sumber gambar (ig : @ditjen_imigrasi)
Paspor merupakan salah satu dokumen yang wajib kita punya saat bepergian melewati batas negara. Kebetulan di awal 2020 masa berlaku pasporku akan segera habis, jadilah segera aku urus itu perpanjangan paspor. Di zaman milenial (yang katanya era 4.0 :D) ini udah ga ada lagi istilahnya ngurus paspor lama dan ribet ya guys. Kali ini aku ingin sedikit sharing pengalaman dan langkah-langkah untuk mengurus perpanjangan paspor sekaligus ganti ke e-paspor. Ini dia step-stepnya :

1. Ambil nomor antrian secara online
                                 e-paspor
Tampilan pada aplikasi antrian paspor doc pribadi)
Sebelum datang ke kantor imigrasi, teman-teman wajib hukumnya (fardu 'ain) untuk mengambil nomor antrian dahulu secara online. Nomor antrian bisa diperoleh melalui website antrian paspor dari ditjen imigrasi https://antrian.imigrasi.go.id/ atau melalui aplikasi antrian paspor dari Ditjen Imigrasi ya. Aplikasi tersebut bisa didownload di playstore secara gratis. Untuk bisa mendapat nomor antrian melalui aplikasi, jangan lupa lakukan pendaftaran akun dulu ya dengan menginput data diri yang diminta oleh sistem. Pada pilihan menu, teman-teman bisa memilih sesi jam untuk mengurus paspor, bisa pagi atau siang hari sesuai pilihan jadwal yang disediakan. Kurang lebih seperti ini tampilannya kalau kita sudah berhasil memilih jadwal untuk mengurus paspor. 

2. Dokumen apa yang disiapkan  ?
Untuk perpanjangan paspor sekaligus penggantian ke e-paspor cukup siapkan :
1. ktp asli
2. fotokopi ktp
3. paspor lama yang asli
4. fotokopi paspor lama 
5. form pembuatan e paspor yang dapat diambil dan diisi saat datang ke kantor imigrasi

3. Apa saja yang harus dilakukan saat datang ke kantor imigrasi ?
 bukti pengajuan paspor (doc. pribadi)
Pastikan datang pada hari dan jadwal yang telah dipilih ya. Setelah dokumen semua disiapkan, kita bisa langsung menuju loket penerimaan antrian dengan menunjukkan nomor antrian yang telah diperoleh melalui aplikasi atau website dan menyerahkan berkas untuk perpanjangan paspor. Selanjutnya kita tinggal menunggu berkas diverifikasi dan dipanggil untuk sesi wawancara singkat dan pengambilan foto. Sesi wawancara dan pengambilan foto juga cukup singkat karena disediakan banyak loket. Setelah sesi tersebut selesai, kita akan mendapat lembar bukti permohonan paspor yang mencantumkan billing id untuk melakukan pembayaran PNBP-nya. Untuk e-paspor akan dikenakan PNBP sejumlah 650000 rupiah. Uang tersebut nantinya akan masuk ke negara ya gaes, jadi udah ga ada lagi jastip atau celah untuk KKN. Pembayarannya pun cukup mudah, bisa melalui bank atau m- banking ya gaes. Ohya, lembar ini nanti juga diperlukan saat kita akan mengambil paspor yang sudah jadi. So, jangan sampai hilang ya gaes, harap disimpan baik-baik.

4. Berapa lama proses perpanjangan paspor ?
Dari informasi petugas dan informasi yang ada di lembar bukti permohonan, proses pembuatan paspor kurang lebih membutuhkan waktu 7 hari kerja sejak kita membayar melalui bank. 

5. Bagaimana caranya kita tahu kalau paspor kita sudah jadi ?

 Memantau status permohonan paspor melalui SIGAP Whatsapp (doc. pribadi)
Nah teman-teman tidak perlu khawatir ya. Zaman sekarang serba digital, cepat, transparan, dan anti ribet. Kebetulan di kantor imigrasi yang saya datangi, ada layanan SIGAP (Sistem Informasi Gateway Paspor). Pemohon cukup mengecek proses pembuatan paspor dengan  mengirimkan nomor permohonan melalui nomor whatsapp SIGAP. Jika proses pembuatan paspor sudah selesai, kita juga akan mendapat pemberitahuan melalui whatsapp bahwa paspor kita sudah dapat diambil di kantor imigrasi. Wow mantul dan keren kan !

6. Saatnya ambil paspor yang sudah jadi
Loket pengambilan paspor (doc. pribadi)

Nah setelah kita tahu bahwa paspor sudah bisa diambil, kita bisa mengambil paspor langsung ke kantor imigrasi dengan membawa lembar permohonan, bukti pembayaran, dan ktp asli untuk ditunjukkan kepada petugas. Oh ya jika kebetulan pemohon tidak bisa mengambil secara langsung, teman-teman bisa meminta bantuan kerabat atau rekan dengan menyertakan surat kuasa ya. Untuk mengambil paspor kita bisa langsung menuju ke bagian pengambilan paspor dan mengambil nomor antrian melalui mesin antrian. Caranya juga sangat mudah, cukup scan barcode yang ada di lembar permohonan, lalu keluar deh lembar nomor antrian dan nama pemohon. Sembari duduk manis menunggu nomor kita dipanggil, kita juga bisa memantau nomor antrian sudah sampai mana melalui layar yang ada di depan loket. Setelah nomor kita dipanggil, serahkan berkas untuk pengambilan paspor kepada petugas. Paspor yang lama akan dikembalikan kepada pemohon dan paspor baru siap di tangan !

Nah itu dia sesi sharing mengenai proses mengurus perpanjangan paspor ya gaes. Zaman sekarang tidak perlu khawatir, semua proses transparan, cepat, dan anti ribet. Oh ya, untuk mengakses informasi juga sudah sangat mudah, bisa melalui akun instagram dan website Ditjen Imigrasi yang selalu update. Salut pokoknya dengan layanan di kantor imigrasi yang serba digital dan nyaman untuk pengunjung. Terimakasih bapak/ ibu petugas. Terimakasih teman-teman sudah membaca dan sampai jumpa di sesi sharing selanjutnya !

Minggu, 24 November 2019

Beyond Use Date sama dengan Expired Date ?



Hai gaes ! Siapa yang belum pernah minum obat di sini ? Setidaknya dalam 1 kali, pasti teman-teman pernah mengkonsumsi barang satu ini kan ? Pernah ngamatin ga sih di kemasan obat itu ada kode angka atau huruf yang bertuliskan Exp. date, best before, ED, atau kode sejenis lainnya ? Hmm pasti udah familiar kan sama yang satu ini. Exp. date atau yang biasa disebut expired date atau tanggal kadaluwarsa adalah tanggal terakhir dimana obat masih dapat dijamin keamanan dan kemanfaatannya. Eh, tapi pernah ngga melihat expired date hanya dalam bulan dan tahun ? Menurut USP (United States Pharmacopeia), jika expired date hanya dinyatakan dalam bulan dan tahun, maka expired date produk tersebut adalah hari terakhir di bulan dan tahun yang disebutkan. Tapi pernah sekilas berpikir ga si ? Kalau teman-teman mendapat obat racikan apakah batas maksimal obat tersebut boleh dikonsumsi masih sama dengan expired date ? Oke, kita bahas ya !

Jadi, menurut USP (United States Pharmacopeia) ada istilah yang disebut BUD atau Beyond Use Date. Secara definisi , BUD yaitu "The date or time beyond which a CNSP (Compounded Nonsterile Preparations) must be discarded. The date or time is determined from the date or time when the preparation was compounded". BUD merupakan waktu yang ditetapkan dimana produk farmasi / produk obat masih dapat digunakan setelah obat dibuka dari kemasan aslinya dan diracik. Hmm contohnya gini. Temen-temen mau makan mie instan, nah di bungkus mie instan itu pasti ada keterangan expired date-nya ya. Tapi setelah kita buka bungkusnya lalu kita masak mie instan pastinya ga berlaku lagi expired date yang tercantum di kemasan kan ? Lebih cepat dihabiskan pasti lebih baik dan lebih enak rasanya. Nah, sama aja dengan obat dan produk farmasi lainnya. Meskipun untuk obat-obatan, bukan berarti lebih cepat habis itu lebih baik dan lebih enak ya hehe:). Sebagai contoh, kamu mendapat resep krim racikan dari dokter. Batas waktu maksimal krim tersebut dapat digunakan bisa jadi berbeda dengan expired date produk asalnya karena dalam hal ini berlaku beyond use date.

Yuk kita simak dulu beberapa kategori produk / sediaan farmasi dan pembagian beyond use date-nya menurut USP. 
1. Non-preserved aqueous : 14 hari
Apa saja yag termasuk kategori ini ? Diantaranya adalah sediaan cair yang memiliki nilai Aw (water activity) lebih dari 0.6, seperti emulsi, gel, krim, larutan, spray, dan suspensi.
2. Preserved aqueous : 35 hari 
Sediaan yang termasuk ini sama seperti kategori pertama (non-preserved aqueous). Namun untuk kategori ke 2 ini, biasanya terdapat bahan pengawet pada produk jadi sehingga waktu BUD menjadi lebih panjang.
3. Nonaqueous dosage form : 90 hari 
Sediaan  yang termasuk kategori ini adalah sediaan selain bentuk sediaan padat (solid dosage form) yang memiliki nilai Aw 0.6, seperti supositoria, salep, fixed oil, dan waxes.
4.  Solid dosage form : 180 hari
Contohnya : tablet, granul, serbuk, kapsul

Nah, jadi udah ada gambaran kan apa itu beyond use date ? Masing-masing produk farmasi bisa jadi memiliki beyond use date yang berbeda-beda. Mengapa ? Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, misalnya bentuk sediaan, formulasi, sifat fisika-kimia, dan kemungkinan cemaran mikroba. Coba amati, kalau teman-teman pernah menyimpan obat yang diracik, mana yang beyond use date nya lebih panjang ? Apakah yang bentuknya cair atau kental seperti krim atau yang berbentuk padat seperti tablet ?  :)


Referensi :

United States Pharmacopeia