Minggu, 14 April 2019

Pilih Gluten atau “Gluten-free” ? Sehat nggak sih ?


 Image result for gluten
sumber gambar : https://www.healthline.com/nutrition/gluten-free-diet#what-is-gluten


Beberapa orang mungkin menghindari makanan yang mengandung gluten. Bahkan banyak juga makanan olahan yang mengklaim “gluten free” atau “low gluten”. Hmm sebenarnya aman gak sih gluten ? Atau gluten itu sebenarnya makanan apa ya ? :) Let's check thit out !

Gluten merupakan jenis protein yang ditemukan di kelompok tanaman tanaman berupa grains seperti gandum, rye dan barley. Sumber gluten yang banyak diperoleh adalah gluten dari gandum, karena memang tak bisa dihindari banyak sekali makanan olahan yang berbahan dasar atau mengandung gandum. Gluten terdiri dari 2 komponen utama yaitu glutenin dan gliadin. Ketika tepung gandum dicampur dengan air, protein gluten akan membentuk ikatan sehingga menghasilkan efek lengket seperti “glue”. Efek inilah yang bermanfaat karena adonan kue yang bersumber dari tepung gandum akan bersifat elastis dan mudah mengembang saat dipanggang. Alhasil akan didapatkan roti yang empuk dan enak.  

Nah jadi gluten bermanfaat ya ? Eits tapi tunggu dulu ya, kenapa masih ada orang yang menghindari gluten atau tidak bisa makan makanan yang mengandung gluten ?

Ternyata beberapa orang mengalami kondisi dimana tidak bisa mengkonsumsi bahan yang mengandung gluten. Jika mengkonsumsi makanan yang mengandung gluten dapat timbul reaksi seperti alergi, diare, kemerahan pada kulit, dan efek samping lainnya. Kondisi ini bisa terjadi pada orang yang mengalami celiac disease, gluten sensitivity, irritable bowel syndrome, dan allergi terhadap gandum. Hmm jadi begitu ya.

Nah dari cerita sebelumnya, ada beberapa kondisi yang memang tidak memperbolehkan seseorang untuk mengkonsumsi gluten meskipun dalam jumlah sedikit. Ada peluang maka ada pasar. Industri makanan mulai mempertimbangkan produk untuk kebutuhan tertentu. Beberapa industri makanan olahan banyak yang mencantumkan keterangan “gluten” pada produk tersebut. Lalu bagaimana aturan sebenarnya ?

Di USA, FDA mengatur untuk pencantuman keterangan “gluten” pada produk. Produk yang mencantumkan keterangan “gluten free” harus mengandung kurang dari 20 ppm gluten. Lalu produk makanan apa saja di USA yang boleh mencantumkan keterangan gluten free ? Jawabannya adalah jika produk tersebut tidak mengandung :
1.  bahan dari gandum, rye, barley, atau hasil persilangannya
2. bahan yang berasal dari grains (poin no. 1) yang tidak diproses terlebih dahulu untuk menghilangkan gluten
3. bahan berasal dari grains yang telah diproses untuk dihilangkan glutennya, jika hasilnya mengandung lebih dari atau sama dengan 20 ppm gluten.

Hmm masih bingung ya ? Sebenarnya mau gluten atau gluten free adalah tergantung bagaimana kondisi kesehatan seseorang. Memang sih, gluten bermanfaat untuk proses pembuatan roti dan adonan roti yang empuk. Tapi ada juga loh, roti yang klaimnya tidak mengandung gluten. Pastinya teksturnya berbeda dengan roti pada umumnya. Tapi bagi beberapa orang yang mempunyai kondisi kesehatan tertentu, pemilihan makanan mengandung gluten atau tidak ternyata diperlukan banget loh.

Oke, sekian sharing kita kali ini, terima kasih sudah membaca :)

Referensi :  

Senin, 14 Januari 2019

Mari Move On Berjamaah

Awal tahun banyak yang menyinggung istilah #resolusi, ya kan ?

Nah daripada pusing mikirin, mungkin buku ini bisa jadi salah satu referensi buat temen-temen yang sedang menyusun resolusi hidup !

sumber gambar : google.com


Karena sayang kalau poin penting di buku ini cuma untuk dibaca sendiri, jadi ini dia ...voila..

Bagaimana kita menjalani hidup ?
Pertanyaan ini bisa digambarkan dalam 3 ON, yaitu :
- Vision
- Passion
- Collaboration

Apa sebenarnya yang perlu menjadi fokus utama ?
Terkadang orang lebih mementingkan capaian berupa "memiliki". Lantas kalau sudah memiliki terus mau apa ? Dalam buku ini, dijelaskan bahwa, berpikirlah tidak hanya sekedar memiliki, namun "menjadi". Dengan "menjadi" , seseorang akan lebih memaknai hidup tidak hanya sekedar target namun proses untuk mencapainya sehingga dirinya bisa bermanfaat bagi orang lain. Jadi "to have" or "to be" ?

Optimalisasi Kecerdasan
Ada 5 tipe mesin kecerdasan, yaitu :
1. Sensing
2. Thinking
3. Intuiting
4. Feeling
5. Insting
Jadi termasuk tim yang manakah kita ? Biar semakin khatam apa maksudnya, temen-temen bisa baca langsung di buku ini ya :)

Jadikan kerja ibadah
Kerja juga bagian dari ibadah ya. Nah agar menjadikan kerja bagian dari ibadah, poin penting apa yang harus dilakukan ?
1. Niat
2. Libatkan Allah dalam aktivitas
3. Terapkan motto kerja : kerja ikhlas, kerja keras, kerja cerdas, kerja kualitas, & kerja tuntas 

Hidup itu ngga sendiri
Agar tujuan hidup tercapai, penulis menekankan poin ke 3 yaitu collaboration. Collaboration itu lebih dari  1+ 1 = 2. Kolaborasi bisa membuat 1 + 1 menjadi 100 ! Ada 2 poin penting dalam kolaborasi, yaitu :
1. Cari lingkungan yang mendukung.
 Ambil ilmu sebanyak-banyaknya dari teman-teman kita yang lebih ahli di bidangnya masing-masing,
2. Lakukan timbal balik
Timbal balik disini bisa berupa menggunakan pengetahuan kita untuk membantu orang lain baik itu orang yang pernah membantu kita maupun orang yang tidak kita kenal. 

Lalu apa lagi ?
Pasti akan lebih masuk ke pikiran dan hati kalau membaca bukunya langsung ya. 
Selamat membaca :)

Inspirasi dari The Kite Runner


sumber gambar : gramedia.com

Kabul, Jalalabad, Peshawar..

Pernah denger nama itu ?
Mungkin akan lebih sering dengar dan penasaran saat temen-temen baca novel yang satu ini. 
Berlatar belakang negeri Afghanistan, Pak Khaled banyak mengangkat kisah-kisah kemanusiaan, persaudaraan, kejujuran, kesetiaan, dan keyakinan dalam novel ini. Hmm kok bisa ya ? Meskipun novel biasanya cerita fiksi, tapi latar belakang cerita ini cukup mewakili gambaran negeri Afghanistan yang pernah diberitakan di media massa. Dan, ngga heran kalau ternyata novel ini sudah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa. 

Kata penulis : "sesuatu yang terjadi dalam beberapa hari, kadang kadang bahkan dalam sehari, bisa mengubah keseluruhan jalan hidup seseorang"

Salah satu pelajaran yang bisa digarisbawahi dari novel ini adalah tentang dosa. Seperti banyak yang sudah dijelaskan di berbagai sumber bahwa semua perbuatan baik dan buruk akan kembali kepada yang melakukan. Begitu juga dengan dosa. Bisa jadi kita melakukan dosa kemarin atau hari ini, Allah masih sayang sama kita dan masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Tetapi kalau mungkin udah kelewatan, pasti akan ada teguran yang kita alami, entah itu dalam bentuk musibah, pengalaman yang kurang menyenangkan, ataupun hal lainnya. 

Tapi selalu yakin aja bahwa "selalu ada jalan menuju kebaikan" - kata penulis
Dan kalau kata Aa Gym, ingat selalu PDLT (Perbaiki Diri, Lakukan yang Terbaik).

Selamat membaca !



Sabtu, 22 September 2018

Prebiotik atau Probiotik ?




Pernah minum yoghurt atau sejenisnya ? Pernah minum susu yang katanya diperkaya "prebiotik" ? Atau mungkin pernah denger istilah prebiotik atau probiotik ? Hmm sebenernya itu cuma typo "o" sama"e" ? atau memang probiotik sama prebiotik itu beda ? Yawdah daripada bingung, yuk langsung cekidot.

Probiotik
Sebenernya probiotik itu apa si ? Mungkin banyak buku, jurnal, atau artikel yang udah mbahas tentang definisi probiotik. Menurut  Guidelines for the Evaluation of Probiotics in Food dari WHO "probiotic is live microorganisms which when administered in adequate amounts confer a health benefit on the host". Singkatnya, probiotik itu mikroorganisme yang punya dampak kesehatan buat host-nya. Host di sini maksudnya manusia ya. Mikroorganisme ini wujunya berupa kumpulan bakteri.

Jadi, probiotik itu sebenernya asalnya dari mana ? Apa mereka memang secara alami ada  di tubuh mausia ? Atau mereka sebenarnya hidup di luar tubuh ?
Nah, beberapa sumber menyebutkan bahwa ada beberapa species yang secara alami udah hidup di usus besar manusia. Hmm siapa aja mereka ? Misalnya L. casei, Bifidobacterium bifidum , dan L. fermentii. “L”, di sini maksudnya Lactobacillus ya, nama genus mereka. Mungkin yang L. casei udah sering minum ya. L. casei ini juga banyak dimanfaatkan untuk dikonsumsi sebagai minuman probiotik  seperti yoghurt. Tapi ngga gampang lho buat menentukan bakteri itu bisa sebagai probiotik atau bukan. Menurut Guidelines for the Evaluation of Probiotics in Food dari WHO, ada syarat dan ketentuan yang berlaku, yaitu :
1.    Strain dari bakteri tersebut harus teridentifikasi Strain lebih spesifik lagi dari nama species. Biasanya masing-masing jenis bakteri punya kode tertentu yang menunjukkan strainnya. Beda kode maka beda strain, meskipun nama speciesnya sama.  
2.    Karakterisasi bakteri tersebut mengenai profil, fungsi, dan tentunya keamanannya
3.    Bakteri tersebut perlu diuji dulu secara klinis pada manusia apa betul punya manfaat sebagai probiotik
Jadi ga sembarang asal comot si bakteri itu ya gaes ! :)  

Next, bahas mengenai manfaatnya. Banyak yang bilang kalo probiotik ini adalah bakteri baik. Maksudnya gimana ? Probiotik secara alami bisa ngasih manfaat kesehatan buat manusia. Berkembangnya probiotik di usus besar bisa menekan pertumbuhan bakteri jahat yang bisa menyebabkan penyakit. Logika gampangnya gini, kalo bakteri jahat jumlahnya makin dikit, maka kemungkinan buat muncul penyakit juga makin kecil dong. Nah makanya kenapa bisa berdampak ke sistem imun/ daya tahan tubuh manusia. Meskipun tetep ada syarat dan ketentuan yang berlaku ya. Menurut Nebesny et al 2007, probiotik bisa bermanfaat kalo jumlahnya ngga boleh kurang dari 106 – 107 CFU/g. Kalo penjelasan secara ilmiahnya mungkin lain kali kita bahas mendalam ya (perlu banyak baca lagi hhe).

Oke,sampai di sini udah lumayan ya ada gambaran. Nah terus pernah kepikir ga ? Si probiotik itu kok bisa hidup di usus manusia tapi manusia nya gak sakit ? Sebenernya apa sih yang mereka makan ? Kalo probiotik itu numpang hidup di usus besar dan makan jatahnya manusia itu namanya parasit dong. Nah tapi mereka nggak gitu, mereka punya hubungan simbiosis mutualisme sama manusia (hehe jadi inget pelajran biologi nih). Terus apa sih yang mereka makan ? Nah buat jawab pertanyaan ini lanjut ke pembahasan berikut.

Prebiotik
Biar bisa bertahan hidup, probiotik butuh makanan. Kebanyakan makanan mereka adalah dalam bentuk galactose, glucose, fructose, mannose, mannitol, N-acetylglucosamine, dan tagatose. Masing-masing jenis probiotik bisa jadi berbeda-beda kebutuhannya. Selain sumber makanan, keberhasilan probiotik berkembangbiak juga dipengaruhi suhu, pH, media dan kadar oksigen.

Berbicara mengenai sumber makanan, prebiotik bisa disebut sebagai sumber bahan makanannya probiotik. Prebiotik ini jenis bahan makanan yang susah dicerna di usus halus. Prebiotik biasa ada dalam bentuk karbohidrat atau serat. Prebiotik baru bisa dicerna di usus besar, dipecah jadi bentuk yang sederhana dan bisa dimakan sama probiotik.

Kenapa prebiotik ga ancur dulu sebelum nyampe di usus besar ? Karena struktur kimianya yang unik, prebiotik tahan dari asam lambung dan enzim –enzim pencernaan sehingga mereka bisa sampai di usus besar dan difermentasi / diproses oleh enzim-enzim pada probiotik. Jadi dengan adanya prebiotik bakal membantu perkembangbiakan probiotik yang ada di usus besar/ kolon.

Sebenernya contoh prebiotik apa aja sih, masih abstrak ya ?
Beberapa prebiotik yang udah banyak dikenal misalnya : fructans, oligofructose, inulin, FOS (frukto oligosakarida), GOS (galakto oligosakarida), dan lactulose. Kalo FOS & GOS udah sering denger ya. Beberapa produk susu formula memang ada yang diperkaya dengan prebiotik ini. Nah prebiotik tadi bisa didapatkan dari sumber makanan misalnya ASI, kedelai, sumber pangan mengandung inulin (gandum, umbi-umbian), oats, pisang dan buah lainnya yang banyak mengandung pektin. Jadi ga usah malu ya kalo cuma makan ubi :v . Justru umbi-umbian juga bisa bermanfaat lho sebagai makanan sehat sumber prebiotik..

Nah sampai di sini gimana, udah dong kan bedanya prebiotik vs probiotik ? Jadi kalo ada yang bilang istilah probiotik & prebiotik, atau mungkin liat di bungkus/kemasan makanan sekarang udah tau maksudnya ya ?
Buat yang pengin tau lebih lanjut boleh dibaca referensi di bawah ini ya :)

Referensi : 
Hutkins, et al., 2016, Prebiotics: why definitions matter, Current Opinion in Biotechnology : 37, 1-7
Murray, Michael T., 1996, Encyclopedia of Nutritional Supplements, Prima Publishing, California
Nebesny, E., Zyzelewicz, D., Motyl, I., and Libudzisz, Z. "Dark chocolates supplemented with Lactobacillus strains". European Food Resource Technology. 2007. Volume 225. p. 33-42.
Pandey, et al., 2015, Probiotics, prebiotics and synbiotics-a review, J Food Sci Technol, 52(12), 7577-7587
WHO, 2002, Guidelines for the Evaluation of Probiotics in Food

Rabu, 12 September 2018

3 Keys To Be Great People

Bismillahirrahmanirrahim



Halo..Hmm..Udah lama banget vakum dari dunia blogger.
Kali ini ngga pengin ngebahas tentang kesehatan dulu ya.

Terus enaknya bahas apa ya ?

Oke, ini dia ! 

Suatu sore ngga sengaja kubuka youtube, eh mampir ke akunnya Teh Febrianti. Buat yang belum kenal teteh, bisa dicek aja di akun youtube nya. Bahasannya lugas, singkat, dan sangat mengena pokoknya. Hmm kira2 apa yang dibahas yah ?

"Great Muslimah"

Kalo lihat dari judulnya sih kesannya cuma buat muslimah doang, tapi menurutku bahasan singkat ini wajib buat semua orang yang pengin jadi "great people". "Great" bukan maksud badannya yang gede ya hehe.. Maksudnya adalah bagaimana seseorang bisa memanfaatkan dirinya sebaik mungkin, bisa memberi manfaat untuk orang lain. Nah apa aja tips dari teteh yang wajib digarisbawahi ? 3 kuncinya adalah FOKUS :

1. Focus to Allah (God)
2. Focus to Me
3. Focus to others

Terus bagaimana praktek-nya ya?

1. Focus to Allah - Syar'i
Maksudnya yakin aja bahwa semua itu sudah diatur oleh Alloh. Kita sebagai manusia tinggal menjalani dan menjemput takdir. Jadi jalanin aja apa yang menjadi kewajiban dan tinggalin hal-hal negatif. Ini sih kedengerannya klise yah. Tapi mudah-mudahan bisa menjadi pengingat diri sendiri. 

2. Focus to me - Berprestasi
Focus pada diri bukan berarti sombong atau egois. Focus to me maksudnya adalah kenali diri sendiri. Kenali kelebihan dan kekurangan diri. Dan yang terpenting adalah selalu PDLT. Hmm apa tuh PDLT ? Perbaiki Diri dan Lakukan Yang Terbaik. Jadi berprestasi bukan maksudnya membanding-mbandingkan juga dengan kesuksesan orang lain ya. Yang terpenting adalah di sisa umur yang kita punya, dari hari ke hari selalu PDLT. Yap !

3. Focus to others - Menginspirasi
Nah setelah kita yakin sama no 1 dan no 2, saatnya kita berpikir, apa yang bisa kita lakukan untuk bermanfaat untuk orang lain. Entah itu melalui ilmu, pekerjaan, harta, atau hal-hal bermanfaat lainnya. Jadikan segala aktivitas kita menjadi ibadah. 


Mungkin 3 poin tadi udah sering denger. Gampang diucapkan tapi sulit dipraktekkan. Meskipun udah nulis panjang lebar bukan berarti udah jadi orang bener ya :). Mudah-mudahan tulisan ini bisa jadi pengingat buat siapa saja yang membacanya, termasuk si penulis. :)

Sampai jumpa di coretan selanjutnya :)


Senin, 28 Mei 2018

Green Tea Lagi ...Green Tea Lagi ?

Hasil gambar untuk green tea



Green Tea lagi, green tea lagi ? Bosen ga sih bahas green tea ? Beli minuman ada green tea nya...Beli permen rasa green tea. Beli kopi juga bisa dicampur green tea. Es kepal milo , juga ada green tea nya J. Tapi kali ini bukan mau ngebahas soal makanan minuman rasa green tea ya. Sebenernya jauh di belakang itu ada sesuatu di balik green tea. Hmm penasaran kan ? Yuk cekidot..

Asal-muasal green tea
Green tea atau disebut juga dengan teh hijau berasal dari tanaman Camelia sinensis. Tanaman the banyak tumbuh di daerah beriklim sejuk. Teh hijau dipanen dan diproses sedemikian rupa sehingga kadar antioksidannya masih sangat tinggi dibandingkan jenis teh lainnya seperti black tea ataupun oolong tea. Menurut Reees et al 1987, secara umum teh bisa dikategorikan menjadi 3 non-fermented/aerated green tea, semi-fermented oolong tea, dan fermented black tea.

Kandungan teh hijau
Sebenarnya teh pada umumnya mengandung berbagai macam zat seperti polisakarida, minyak atsiri, mineral, purine, alkaloid (kafein), dan polifenol (katekin dan flavonoid). Polifenol merupakan senyawa antioksidan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Beberapa peneliti juga menemukan bahwa kandungan antioksidan katekin pada teh hijau lebih tinggi dibandingkan pada black tea maupun oolong tea. Senyawa katekin ini pun bermacam-macam diantaranya epicatechin, epigallocatechin, epicatechingallate, epigallocatechingallate, dan gallocatechin gallate. Sedangkan minyak atsiri-lah yang membuat aroma the atau aroma green tea sangat khas. J Penelitian terkait hal tersebut bisa teman-teman baca dalam jurnal pustaka tulisan ini ya.

Manfaat green tea
Teh hijau banyak mengandung antioksidan yang bermanfaat dalam menangkal radikal bebas. Beberapa penelitian juga telah membuktikan manfaat green tea sebagai antibakteri atau antimikroba, salah satunya untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang ada di mulut. Jadi jangan heran ya mungkin beberapa produk untuk kesehatan gigi dan mulut mengandung ekstrak atau bahan tambahan green tea. Konsumsi green tea secara rutin juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Penelitian terkait manfaat the hijau sebenarnya sudah cukup membuktikan efeknya, namun tetap memperhatikan porsinya ya, jangan mengkonsumsi teh secara berlebihan.


Referensi jurnal :